Rabu 25 Maret 2020, 07:23 WIB

Arab Saudi Catat Kematian Pertama Akibat Covid-19

Nur Aivanni | Internasional
Arab Saudi Catat Kematian Pertama Akibat Covid-19

AFP
Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengumumkan kasus kematian pertama akibat covid-19, Selasa (24/3/2020).

 

OTORITAS Kesehatan Saudi pada Selasa (24/3) meminta warga untuk menghindari bahkan pertemuan kecil yang bisa terbukti sangat berbahaya dalam penyebaran penyakit virus korona (Covid-19). Peringatan itu datang ketika Kerajaan melaporkan kematian pertama dari virus itu, yaitu seorang warga Afghanistan berusia 51 tahun di Madinah, dan 205 kasus infeksi baru. Juru bicara Kementerian Kesehatan, Mohammed Al-Abd Al-Aly, meminta warga untuk tinggal di dalam rumah selama mungkin untuk membantu upaya Kerajaan untuk memperlambat penyebaran Covid-19.

"Kami meminta semua orang untuk tidak menghadiri pertemuan, apakah pertemuan ini jumlahnya terbatas atau tidak. Tentu saja, kumpulan orang dalam jumlah yang lebih besar sangat berbahaya, bahkan dalam jumlah terbatas di dalam rumah atau di luar rumah sangat berbahaya," katanya, seperti dikutip dari Arab News, Selasa (24/3).

Dalam konferensi pers harian tentang krisis kesehatan, Al-Aly menunjukkan bahwa jumlah kasus infeksi yang dilaporkan di seluruh dunia masih meningkat, seperti halnya kematian.

Dari 205 kasus yang baru tercatat di Arab Saudi, lebih dari setengah (119) telah dikaitkan dengan perjalanan dan orang-orang yang datang ke negara itu dari luar negeri. Mereka, tambahnya, berada dalam isolasi.

"Fakta ini memberikan pentingnya langkah pencegahan dini untuk mengisolasi kasus secara sehat sejak mereka masuk ke Arab Saudi, dan dengan demikian munculnya kasus-kasus ini, dikendalikan dan dipantau secara proaktif," kata Al-Aly.

Pejabat mengungkapkan rincian kota atas kasus baru dan yang diumumkan di Kerajaan menunjukkan Jeddah tertinggi dengan 82 kasus, Riyadh (69), Al-Baha (12), Bisha (8), Najran (8), Abha (6), Dammam (6) ), Qatif (6), Jazan (3), Alkhobar (2), Dhahran (2) dan Madinah (1).

"Jumlah total yang dikonfirmasi di Arab Saudi, sejak awal pencatatan kasus, adalah 767," tambah juru bicara kementerian itu.

Pria Afghanistan yang meninggal itu telah mengajukan permohonan perawatan kesehatan di unit gawat darurat, tetapi kondisinya sudah pada tahap lanjut dan kritis. 

baca  juga: Tembok China Kembali Dibuka, Pengunjung Harus Penuhi Syarat Ini


"Kesehatannya memburuk dengan cepat, dan dia meninggal semalam," kata Al-Aly.

Namun, sembilan pasien lagi telah pulih dari infeksi Covid-19 sehingga total menjadi 28. (Arab News/OL-3)
 

Baca Juga

ANTARA FOTO/REUTERS/Mike Hutchings/foc/djo

Menteri Komunikasi Afsel Kena Sanksi Disiplin Langgar Karantina

👤Antara 🕔Rabu 08 April 2020, 20:01 WIB
Berdasarkan aturan yang diterapkan, masyarakat hanya diizinkan keluar rumah untuk kegiatan yang sangat...
AFP

Setelah Vanuatu, Topan Harold Hantam Fiji

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Rabu 08 April 2020, 17:56 WIB
Badai dahsyat meninggalkan jejak kehancuran. Banyak atap rumah rusak,dan sejumlah wilayah mengalami...
Dok Indonesia Bersatu

Indonesia Bersatu di AS Kirim Pesan untuk Tenaga Medis di RI

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Rabu 08 April 2020, 16:54 WIB
Tercatat video yang masuk sampai saat ini datang dari Atlanta, Carolinas, Chicago, Dallas, Denver, Las Vegas, Los Angeles, Minnesota, New...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya