Selasa 24 Maret 2020, 19:50 WIB

ODP Covid-19 Sumut Bertambah 628 Orang Dalam Sehari

Yoseph Pencawan | Nusantara
ODP Covid-19 Sumut Bertambah 628 Orang Dalam Sehari

MI/Yoseph Pancawan
Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Utara, Riadil Akhir Lubis

 

CEPATNYA penyebaran virus korona (covid-19) terjadi di Sumatra Utara, hanya dalam tempo satu hari, jumlah masyarakat berstatus orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19 bertambah menjadi 628 orang. 

"Hari ini terjadi perkembangan yang sangat drastis, sangat signifikan," ujar Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Utara, Riadil Akhir Lubis, Selasa (24/3) malam.

Menurut Riadil, terjadi peningkatan jumlah masyarakat dan pasien yang terkait Covid-19 pada setiap level dari sehari sebelumnya. Sampai dengan pukul 17.00 WIB, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDO) bertambah tiga menjadi 53 orang.

Saat ini mereka dirawat di 24 rumah sakit di enam kabupaten/kota di Sumut. Yaitu Kota Medan, Kabupaten Deliserdang, Kabupaten Langkat, Kabupaten Toba Samosir dan Kabupaten Serdangbedagai.

Selain itu, lanjutnya, terjadi juga peningkatan jumlah pasien positif Covid-19. Dari sebelumnya yang secara kumulatif hanya dua orang, pada hari ini bertambah enam menjadi delapan pasien. Satu orang di antaranya telah meninggal pada 17 Maret 2020 lalu, sehingga yang masih dirawat sebanyak tujuh pasien.

Sementara jumlah masyarakat yang melapor ke rumah sakit dan berstatus ODP mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Dari sebelumnya yang masih berjumlah 763, pada hari ini bertambah 628 menjadi 1.391 orang. "Terjadi kenaikan hampir 89 persen," ujarnya.

Dari jumlah tersebut, lanjut Riadil, ODP terbanyak berada di Kota Medan. Diikuti Kabupaten Deliserdang, Kota Pematangsiantar, Kabupaten Asahan, Kota Binjai, Kabupaten Pakpak Bharat dan daerah lainnya.

Untuk merespon perkembangan ini, pemerintah daerah dan Gugus Tugas mengeluarkan beberapa kebijakan terbaru yang salah satunya adalah penambahan fasilitas kesehatan. Pemda dan Gugus Tugas Sumut telah menambah lebih dari dua kali lipat jumlah fasilitas kesehatan yang siap menghadapi peningkatan penyebaran wabah di provinsinya.

Yakni dengan mulai mengoperasikan rumah sakit evakuasi rujukan utama serta menyiagakan 206 rumah sakit dari sebelumnya yang hanya 62 rumah sakit. (OL-13)

Baca Juga: Bertambah Lagi, Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Jadi 427 Orang
baca Juga: Penanganan Kasus Covid-19 Berpotensi Perbaiki Nilai Tukar Rupiah

Baca Juga

Antara

Imbas Covid-19 Ribuan Karyawan Hotel di Lombok Barat Dirumahkan

👤Yusuf Riaman 🕔Minggu 05 April 2020, 14:40 WIB
SEDIKITNYA 1.316 karyawan hotel di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) terpaksa dirumahkan akibat merebaknya...
Ilustrasi/Media Indonesia

Dana Reses DPRD Bengkulu Rp6 Milar untuk Penanganan Covid-19

👤Marliansyah 🕔Minggu 05 April 2020, 14:15 WIB
DPRD Provinsi Bengkulu sepakat mengalihkan dana reses atau kegiatan penjaringan aspirasi dari masyarakat untuk penanganan penyebaran wabah...
ilustrasi/mediaindonesia.com

Peran Wartawan Vital untuk Edukasi Covid-19 tapi Minim Dukungan

👤Ardi Teristri Hardi 🕔Minggu 05 April 2020, 13:40 WIB
Wartawan bisa memperjuangkan orang lain, tapi susah memperjuangkan dirinya. Bahkan, untuk mendapatkan masker dan hand sanitizer pun...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya