Selasa 24 Maret 2020, 17:14 WIB

Cegah Penularan Covid-19, Mall Ramai-ramai Batasi Jam Operasional

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Cegah Penularan Covid-19, Mall Ramai-ramai Batasi Jam Operasional

MI/RAMDANI
uasana sepi di salah satu tempat makan yang ada di pusat perbelanjaan, Jakarta, Selasa (24/3).

 

MULAI hari ini, Selasa (24/3), sebagian besar mall di ibu kota mulai membatasi jam operasional. Pembatasan jam operasional ini berkaitan pencegahan penularan virus korona (covid-19).

Jika sebelumnya rata-rata jam operasional mall-mall di Ibu Kota dimulai pukul 10.00 WIB dan tutup pada 22.00 WIB, mulai hari ini sebagian mall buka lebih siang yakni pukul 11.00 WIB dan tutup lebih awal yakni pukul 20.00 WIB.

Mall-mall yang menerapkan jam operasional ini adalah Senayan City, Plaza Indonesia, Central Park dan seluruh mall di bawah pengelolaan Lippo Grup.

Sementara untuk Kuningan City memberlakukan dua jenis jam operasional yakni pada hari kerja pada pukul 11.00-20.00 dan pada akhir pekan pukul 12.00-20.00.

Di sisi lain, mall-mall tersebut juga sudah menutup tenan yang masuk kategori tempat wisata dan hiburan yang diimbau Pemprov DKI untuk ditutup berkenaan pencegahan infeksi virus korona atau covid-19.

Tenan yang ditutup seperti arena olahraga (gym), bioskop, seluruh jenis karaoke, dan tempat bermain anak-anak.

Baca juga: Pusat Perbelanjaan di Jakarta Tutup Sementara Cegah Covid-19

Sebelumnya, pada Jumat (20/3) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Cucu Ahmad Kurnia menyebut ada 14 jenis tempat hiburan dan wisata yang diimbau harus tutup mulai 23 Maret hingga 5 April 2020.

Keputusan penutupan tempat usaha diterbitkan melalui Surat Edaran nomor 160 tahun 2020.

"Mengingat peredaran virus korona semakin meningkat maka untuk usaha hiburan dan kreatif kita minta penutupan selama 2 pekan sejak 23 Maret sampai 5 April," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kreatif DKI Cucu Ahmad Kurnia dalam konferensi pers di Balai Kota, Jumat (20/3).

Dalam surat edaran itu juga tertera 14 jenis usaha hiburan dan pariwisata yang harus tutup yakni klab malam, diskotek, pub, karaoke keluarga, karaoke eksekutif, bar, griya pijat, spa, bioskop, bola gelinding, bola sodok, mandi uap, seluncur, dan arena permainan ketangkasan manual/elektronik bagi orang dewasa.

Cucu menyebut selain tempat hiburan dan wisata, sarana lainnya yang ditutup adalah tempat pertemuan serta usaha 'Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition' (MICE).

"Diharapkan untuk usaha ballroom, tempat pertemuan dan MICE bisa membatalkan dan meniadakan agenda hingga batas waktu tersebut," kata Cucu. (A-2)

Baca Juga

Dok. Humas DPRD DKI

Soal DKI-2: PKS Jelas Tak Mampu Tandingi Lobi Kuat Gerindra

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 06 April 2020, 19:20 WIB
Pengamat politik Usep S Ahyar menilai terpilihnya Ahmad Riza Patria sebagai wakil gubernur DKI Jakarta karena pengaruh Gerindra yang...
Metrotvnews.com/ Kuntoro Tayubi.

Seorang Transgender di Jakarta Utara Tewas Dibakar

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Senin 06 April 2020, 19:16 WIB
Seorang transgender perempuan atau transpuan bernama Mira diduga dibakar hidup-hidup oleh sejumlah orang di kawasan Cilincing, Jakarta...
Dok. Perempuan Tangguh Indonesia

Aksi Kemanusiaan Gotong Royong Siaga Covid-19

👤Sri Purwandhari 🕔Senin 06 April 2020, 18:15 WIB
Pandemi covid-19 berdampak terhadap berbagai sektor di mana-mana. Banyak yang menjadi korban, tapi gerakan kemanusiaan terus bermunculan....

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya