Selasa 24 Maret 2020, 16:09 WIB

Pulang dari All England, Pelatih Indonesia Berstatus PDP Covid-19

Akmal Fauzi | Olahraga
Pulang dari All England, Pelatih Indonesia Berstatus PDP Covid-19

AFP
Ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti menyabet gelar All England 2020.

PENGURUS Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) mengonfirmasi bahwa Kepala Pelatih Tunggal Putra PBSI, Hendry Saputra, kini berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19.

Hendry diketahui sempat merasakan gejala pada hari ketujuh isolasi mandiri di Pelatnas Cipayung, seusai pulang mengikuti kejuaraan All England di Birmingham, Inggris.

PP PBSI telah melakukan tindakan sesuai prosedur, berupa mengisolasi semua orang yang berkontak langsung dengan Hendry. Terhitung sejak dia menyampaikan keluhan seputar kondisi kesehatannya yang menurun.

Baca juga: Jadi Juara All England, Praveen/Melati Bangga

Selain itu, kondisi Pelatnas Cipayung saat ini sudah ditutup dan tidak aktivitas keluar masuk. Tim dokter PBSI juga memantau semua tim All England secara intens. Durasi isolasi mandiri tim All England juga diperpanjang hingga awal April.

"Memang betul, saat ini Hendry Saputra dinyatakan sebagai PDP dan masih harus mengikuti serangkaian tes Covid-19. Kami menerima laporan dari tim dokter bahwa Hendry tengah menunggu swab test, untuk memastikan apakah positif Covid-19 atau tidak," ujar Sekretaris Jenderal PP PBSI, Achmad Budiharto, dalam keterangan resmi, Selasa (24/3).

Setelah mengaku demam, lemas hingga mual, tim dokter PBSI kemudian melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan kondisi kesehatan Hendry.

“Setelah dilakukan CT Scan, ada flek di paru-paru kiri. Sedangkan Coach Hendry tidak ada riwayat sakit paru sebelumnya. Untuk memastikan apakah terjangkit Covid-19, memang harus dilakukan swab test. Ini yang masih kami tunggu sampai sekarang," jelas Octaviani, salah satu anggota tim dokter PBSI.

Baca juga: Indonesia Targetkan Gelar Juara di All England

PBSI juga akan melaporkan kasus ini kepada Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). "Betul, akan kami laporkan ke BWF. Karena Hendry merupakan salah satu dari anggota tim yang ke All England. Saat ini, PBSI juga berusaha menekan potensi penyebaran Covid-19 di Indonesia. Salah satunya dengan kebijakan menutup full akses pelatnas," tutur Budiharto.

Lebih lanjut, Budiharto mengatakan para pelatih yang tidak tinggal di asrama Pelatnas Cipayung, juga diinstruksikan untuk tidak datang ke Pelatnas Cipayung hingga akhir pekan ini. Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti, menyatakan sesi latihan di pelatnas akan disesuaikan.

"Sampai hari ini latihan jalan terus, tapi menyesuaikan dengan kondisi kesehatan atlet. Hanya untuk jaga performa saja, atau sifatnya bebas aktif. Jadwal latihan pun diatur, agar tidak bersamaan. Kami juga selalu mengimbau atlet untuk jaga jarak satu sama lain," pungkas Susy.(Badmintonindonesia/OL-11)

Baca Juga

AFP

Olimpiade Ditunda, Atlet Disarankan Jaga Kesehatan Mental

👤Ant 🕔Selasa 07 April 2020, 02:19 WIB
"Anda menghabiskan empat tahun dan tahu pasti kapan saatnya beraksi, tubuh sudah siap, tetapi tiba-tiba dipaksa menanti," kata...
AFP

Nadal dan Djokovic Bertanding di Turnamen Tenis Online

👤Ant 🕔Selasa 07 April 2020, 01:34 WIB
Turnamen ini juga bertujuan menggalang dana bagi tokoh olah raga serta masyarakat yang terdampak pandemi virus...
The Ring Magazine

Tyson Rela Rogoh Ratusan Juta Demi Melawan Gorila

👤Rudy Polycarpus 🕔Selasa 07 April 2020, 01:09 WIB
Uppercut Tyson melawan kekuatan Gorila. Siapa yang akan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya