Selasa 24 Maret 2020, 11:06 WIB

Social Distancing Ditaati, Penumpang Angkutan Massal Terus Turun

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Social Distancing Ditaati, Penumpang Angkutan Massal Terus Turun

MI/ BARY FATAHILAH
Penumpang menjaga jarak saat menunggu jadwal keberangkatan Commuter Line di Stasiun Depok Lama, Selasa (24/3).

 

JUMLAH penumpang angkutan umum terus berkurang. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyebut penurunan penumpang terjadi karena masyarakat dan perusahaan sudah mulai menerapkan kerja dari rumah atau work from home (WFH).

Sebelumnya, pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau agar masyarakat mengurangi mobilitas di rumah dan menerapkan kerja dari rumah atau work from home.

"Tren penurunan penumpang itu terjadi karena masyarakat mematuhi anjuran pemerintah," kata Syafrin saat dihubungi, Selasa (24/3).

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta dan PT Kereta Commuterline Indonesia (KCI) menerapkan pembatasan layanan transportasi dimulai Senin (23/3).

MRT, LRT, dan PT TransJakarta, serta KRL telah membatasi layanan transportasi dengan hanya beroperasi pada pukul 06.00-20.00 WIB.

MRT dan LRT memperpanjang waktu tunggu (headway) dari 5 menit pada jam sibuk dan 10 menit di waktu reguler menjadi 20 menit. Untuk KRL waktu tunggu di semua relasi bervariasi antara 15 menit hingga 30 menit.

Baca juga: PT KAI Batalkan 19 Perjalanan Jarak Jauh

Sementara TransJakarta menghentikan layanan rute-rute nonkoridor dan perbatasan. Rute TransJakarta yang masih beroperasi hanya pada 13 koridor. Pembatasan layanan transportasi ini akan berlaku selama dua pekan

Jumlah penumpang TransJakarta pada 17 Maret atau sebelum terjadinya pembatasan mencapai 507.805 penumpang. Sementara kemarin, di hari pertama pembatasan, jumlah penumpang terjun ke angka 156.041 penumpang atau turun sebanyak 69%.

Sementara untuk MRT pada 17 Maret jumlah penumpangnya 31.628 penumpang dan turun sebanyak 57,5% ke 13.430 penumpang.

Untuk LRT pada 17 Maret jumlah penumpang mencapai 1.350 penumpang. Sesudah dilakukan pembatasan operasional pada 23 Maret jumlah penumpang turun menjadi 773 penumpang atau turun 42,7%.

Pada KRL juga terjadi penurunan sebanyak 44% dari 610.207 penumpang pada 17 Maret menjadi 341.252 pada 23 Maret. (OL-1)

Baca Juga

Istimewa

Ilham Bintang Gugat Indosat Ooredoo dan Commonwealth Bank Rp100 M

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 26 Oktober 2020, 08:35 WIB
Meski pelaku pembobolan bank dan pencurian data ponsel telah dijatuhi hukuman penjara, Ilham Bintang tetap menggugat perdata Indosat...
ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

BPBD DKI Jakarta Ingatkan Potensi Hujan Lebat Hingga 27 Oktober

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 26 Oktober 2020, 06:57 WIB
Siklon tropis Molave di daratan Filipina bergerak ke arah barat berpotensi terjadinya hujan lebat dan angin mengguyur Jakarta hingga...
Dok. Pribadi

Hari Listrik Nasional, PLN Bekasi Santuni Ratusan Anak Yatim

👤Gana Buana 🕔Senin 26 Oktober 2020, 03:55 WIB
YBM PLN UP3 Bekasi memberikan bantuan pendidikan senilai Rp20 juta kepada sanggar Kabasa yang bekerjasama dengan Teladan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya