Selasa 24 Maret 2020, 11:00 WIB

Ada Wabah Virus Korona, JomRun Gelar Lomba Lari Virtual

Antara | Olahraga
Ada Wabah Virus Korona, JomRun Gelar Lomba Lari Virtual

ANTARA/Anis Efizudin
Ilustrasi--lomba lari

PEMBATASAN sosial bukan alasan untuk tidak berolahraga. Anda bisa terus menjaga kebugaran, bahkan ikut lomba lari, meski berdiam diri di rumah.

Aplikasi lari JomRun meluncurkan lomba lari secara virtual berjudul Covid-19 Battle Virtual Half Marathon sebagai bentuk dukungan memerangi pandemi virus korona (Covid-19) di Indonesia.

Karena diadakan secara virtual, perlombaan itu dapat diikuti secara individu di mana saja dan kapan saja, tanpa harus mengumpulkan massa. Lomba lari itu bertujuan mendorong masyarakat agar tetap aktif walau dalam masa pembatasan sosial di rumah masing-masing.

Founder & CEO JomRun Chang Yi Hern bercerita inisiatif itu diawali oleh keresahannya saat wabah virus korona menyerang berbagai belahan dunia. Berbagai acara olahraga yang sudah dijadwalkan, bahkan hingga beberapa bulan ke depan, terpaksa dibatalkan untuk menanggulangi tersebarnya virus korona.

"Berbagai acara olahraga dibatalkan, beberapa orang pun akhirnya mengurung diri di rumah dan mengabaikan aktivitas fisik,” ungkap Chang dalam keterangan resmi.

“Padahal, bila mengacu pada anjuran Kementerian Kesehatan dalam GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat), melakukan aktivitas fisik seperti bekerja dan berolahraga menjadi langkah pertama menjaga badan tetap sehat dan bugar,” tambah dia.

Lomba lari marathon virtual ini jadi solusi alternatif acara olahraga tanpa mengumpulkan massa. Seluruh proses mulai dari registrasi, hingga pengukuran dan unggahan data jarak tempuh dapat diakses dengan mudah melalui aplikasi seluler JomRun.

Para peserta dapat mendaftar lomba lari half marathon virtual ini melalui aplikasi seluler JomRun mulai 17 Maret 2020 hingga 17 Juni 2020. Ada dua pilihan jarak tempuh yaitu 5 km dan 21 km (half marathon).

Tidak ada batasan waktu tempuh lari (cut off time) bagi kedua kategori, sehingga tiap peserta dapat memilih jarak tempuh dan mengakumulasi jarak berlari sesuai kemampuan masing-masing hingga batas pengunggahan data pada 17 Juni 2020 nanti.

Aturan pengukuran jarak tempuh lari fleksibel. Peserta bisa berlari di luar ruangan atau mengakumulasi jarak tempuh dengan berlari menggunakan treadmill di dalam ruangan.

Lomba lari ini memperbolehkan step counter (penghitung langkah) sebagai acuan jarak tempuh, sehingga peserta dapat terus beraktivitas di dalam rumah sambil mengakumulasi jarak tempuh sepanjang 3 bulan masa lomba.

Baca juga: Cerita Juara All England di Tengah Wabah Korona

“Kami paham tidak semua orang mempunyai ruang gerak yang cukup namun juga mengerti beberapa ragu beraktivitas di luar rumah, sehingga kami memberikan tiga pilihan yang cukup fleksibel untuk mengakumulasi jarak lari selama tiga bulan dalam perlombaan kali ini,” jelas Chang.

Para partisipan lomba lari virtual ini akan menerima medali, kaos, serta paket lari berisi produk sanitasi dan kesehatan seperti masker dan hand sanitizer.

Sebanyak 30% hasil pendapatan tiket lomba lari virtual akan disumbangkan untuk pengadaan masker dan hand sanitizer bagi sekolah yang membutuhkan. (OL-1)

Baca Juga

PAU BARRENA / AFP

MotoGP Italia dan Catalunya Resmi Ditunda

👤Akmal Fauzi 🕔Selasa 07 April 2020, 21:17 WIB
Keputusan itu disepakati oleh Dorna Sports selaku promotor bersama Federasi Balap Motor Dunia (FIM) dan Asosiasi Tim MotoGP...
ANTARA/Gusti Tanati

Keputusan Soal Penyelenggaraan PON 2020 jangan Gegabah

👤Akmal Fauzi 🕔Selasa 07 April 2020, 20:05 WIB
Jika PON 2020 ditunda setahun, berbagai hal harus dipertimbangkan pemerintah terutama soal...
ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Persiapan PON 2020 Terhambat Covid-19

👤Akmal Fauzi 🕔Selasa 07 April 2020, 18:55 WIB
Penundaan PON 2020 akan diputuskan setelah pemerintah mendapat masukan dari berbagai...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya