Selasa 24 Maret 2020, 07:52 WIB

Inggris Putuskan Lakukan Lockdown

Willy Haryono | Internasional
Inggris Putuskan Lakukan Lockdown

AFP/Oli Scarff
Konsumen melewati rak kosong akibat panic buying karena wabah Covid-19 di sebuah supermarket di Manchester, Inggris,

 

PERDANA Menteri Inggris Boris Johnson memberlakukan penutupan menyeluruh atau lockdown di tengah semakin meningkatnya jumlah kasus serta kematian terkait penyakit virus korona (Covid-19). Lewat lockdown itu, pergerakan masyarakat sangat dibatasi, termasuk dilarang berkumpul yang melibatkan lebih dari dua orang.

Keputusan lockdown diambil PM Johnson pada Senin (23/3) malam. Ia memperingatkan warga untuk tetap berada di dalam rumah dan hanya boleh keluar untuk membeli makanan atau obat-obatan.

Semua toko nonesensial di seantero Inggris harus ditutup begitu juga dengan taman bermain dan perpustakaan.

Dikutip dari Guardian, peningkatan kebijakan ini merupakan respons PM Johnson terhadap tudingan bahwa dirinya kurang tegas dalam menyerukan apa yang harus publik Inggris lakukan di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga: Myanmar Konfirmasi Kasus Pertama Covid-19

"Anda semua sebaiknya tidak perlu pergi dan bertemu teman. Jika teman Anda meminta bertemu, tolong katakan tidak. Anda juga tidak perlu bertemu keluarga yang tidak tinggal serumah," kata PM Johnson.

"Dilarang untuk keluar rumah, kecuali untuk membeli makanan atau obat-obatan. Kegiatan ini juga tidak boleh terlalu sering dilakukan," lanjutnya.

"Jika Anda tidak mengikuti aturan ini, polisi memiliki wewenang untuk menindak, termasuk melalui denda atau pembubaran paksa," tegas Johnson.

Jumat (20/3), Johnson mengumumkan semua bar, restoran, dan pusat kebugaran di seantero Inggris harus ditutup. Namun, kala itu, ia belum mau membicarakan mengenai lockdown seperti yang sudah dilakukan beberapa negara lain.

"Dalam pertempuran ini, semua orang harus terlibat dan berjuang bersama. Saya yakin masyarakat Inggris dapat melewati tantangan ini," ungkap Johnson.

Berdasarkan data terbaru Universitas Johns Hopkins, jumlah kasus Covid-19 di Inggris mencapai 6.726 dengan 336 kematian dan 140 pasien sembuh. (OL-1

Baca Juga

AFP/William WEST

Victoria Tunda Umumkan Pelonggaran Karantina Wilayah

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 19:30 WIB
Karantina tersebut telah membatasi sebagian besar bisnis ritel di ibu kota negara bagian tersebut untuk menyediakan layanan hanya secara...
DOK MI

Raja-Raja Melayu Tolak Usulan Darurat Nasional di Malaysia

👤Widhoroso 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 19:00 WIB
Anggota-anggota partai politik untuk menghentikan segala politicking terkait pandemi covid-19 yang mengganggu kestabilan...
DOK MI

Pasukan Afganistan Tewaskan Pimpinan Senior al Qaeda

👤Widhoroso 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 14:30 WIB
Al-Masri, yang diyakini sebagai orang kedua di al Qaeda, tewas dalam operasi khusus di provinsi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya