Selasa 24 Maret 2020, 06:55 WIB

Alat Kesehatan dari Tiongkok Didistribusikan

Cah/Ata/Pra/X-7 | Humaniora
Alat Kesehatan dari Tiongkok Didistribusikan

MI/ANDRI WIDIYANTO
Petugas menurunkan alat-alat kesehatan yang dibawa dari Shanghai, Tiongkok, di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, kemarin.

 

TENAGA kesehatan yang sedang merawat pasien covid-19 kini bisa bekerja lebih tenang setelah ketersediaan alat pelindung diri (APD) mulai dipenuhi. Pasalnya, Presiden Joko Widodo akan mendistribusikan 105 ribu APD yang baru tiba dari Tiongkok ke seluruh wilayah
Indonesia.

Sebanyak 45 ribu unit APD akan didistribusikan ke rumah sakit di DKI Jakarta, Bogor, dan Banten. Lalu, 40 ribu unit APD akan diberikan ke rumah sakit di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta, serta Bali. 10 ribu akan didistribusikan ke seluruh provinsi di luar Jawa dan 10 ribu APD lagi akan disimpan sebagai cadangan.

Presiden menjelaskan, tidaklah mudah untuk menda pat kan APD sebanyak itu. Terlebih seluruh negara kini juga memperebutkan hal yang sama untuk kepentingan masing-masing. “Semuanya berebut untuk mendapatkan APD, masker, hand sanitizer, dan semuanya,” kata Jokowi seusai meninjau Wis ma Atlet, Jakarta Pusat, ke marin.

Presiden juga mengatakan Indonesia (Kimia Farma) telah mampu memproduksi obat yang mampu meringankan gejala covid-19 yakni chloroquin (klorokuin). Satu obat lainnya adalah avigan yang harus diimpor dari Tiongkok. “Kita punya stok 3 juta butir,” ujar Jokowi

Hal senada dikatakan juru bicara wakil pemerintah untuk penanganan kasus covid-19 Achmad Yurianto. Menurutnya, klorokuin merupakan obat antimalaria yang sementara dipakai untuk proses penyembuhan pasien covid-19 sembari menunggu penemuan vaksin covid-19. “Tetapi, saya mohon masyarakat tidak mengonsumsi sendiri tanpa resep dokter,” ujarnya.

Terpisah, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyerahkan bantuan alat kesehatan berupa APD dan rapid test tersebut secara simbolis kepada perwakilan rumah sakit yang di tunjuk sebagai rujukan penanganan covid-19, di Base Ops TNI-AU, Halim Perdanaku suma, Jakarta.

Kementerian Pertahanan bersama Mabes TNI sukses menggelar operasi bantuan kemanusiaan guna membawa alat-alat kesehatan dari Tiongkok untuk membantu Indonesia melawan penyebaran covid-19 di Tanah Air.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan menerjunkan kurang lebih 300 tenaga kesehatan untuk bertugas di Wisma Atlet yang kini menjadi salah satu tempat penanganan pasien covid-19. Tenaga kesehatan tersebut merupakan tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri,
Poltekkes, Nusantara Sehat Individu, organisasi profesi, dan relawan. (Cah/Ata/Pra/X-7)

Baca Juga

MI/Pius Erlangga

SNMPTN 2020 Diumumkan, Peserta Diminta Cermati Syarat Penerimaan

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Rabu 08 April 2020, 13:56 WIB
Rektor Universitas Airlangga ini menuturkan, pengumuman yang dilaksanakan siang ini merupakan pengumuman lulus atau tidak lulus seleksi...
MI/Wibowo Sangkala

Peran Menko PMK Dinilai Minim Dalam Tanggani Covid-19

👤Wibowo Sangkala 🕔Rabu 08 April 2020, 13:20 WIB
Wewenang Menko PMK  besar sehingga bisa berkoordinasi lintas sektoral. Penanganan Covid-19 jangan diserahkan lembaga di bawahnya,...
ANTARA

Pemeriksaan Covid-19 Masih Terkendala Alat dan SDM

👤Atalya Puspa 🕔Rabu 08 April 2020, 13:09 WIB
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Ari Fahrial Syam menyatakan kendala yang dihadapi saat ini,yakni terbatasnya alat dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya