Selasa 24 Maret 2020, 05:41 WIB

DKI Dapat 100 Ribu Alat Rapid Test, Anies: Bukan untuk Cek Massal

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
DKI Dapat 100 Ribu Alat Rapid Test, Anies: Bukan untuk Cek Massal

Instagram @aniesbaswedan
Alat rapid test yang merupakan bantuan dari Yayasan Budha Tzu Chi tiba di Balai Kota DKI Jakarta.

 

PEMPROV DKI Jakarta kembali mendapat bantuan alat terkait penanganan virus korona atau Covid-19.

Senin (23/3) malam, bantuan datang dari swasta yakni Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia yakni berupa 100 ribu alat rapid test Covid-19 dan 50 ribu masker.

Hal itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui akun resmi Instagram miliknya @aniesbaswedan.

"Alhamdulillah, malam ini, tiba 100 ribu alat rapid test dan 50 ribu masker untuk digunakan di Jakarta. Terima kasih kami pada Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia. Sabtu (21/3), mereka mengabarkan dan sesuai janji, Senin (23/3) tiba di Jakarta," ungkap Anies, Senin (23/3).

Baca juga: Pemprov DKI Dapat Bantuan 100 ribu Alat Rapid Test Covid-19

Anies, dalam keterangan foto, menyebut alat rapid test itu tidak akan digunakan dalam kebijakan rapid test massal yang dicanangkan pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan.

Alat itu akan digunakan mandiri dan hati-hati oleh Dinas Kesehatan untuk mengecek warga yang terindikasi Covid-19 dan menunjukkan gejala.

"Alat rapid test ini bukan untuk digunakan secara random. Bukan pula untuk pengetesan massal di kawasan terbuka. Dinas Kesehatan telah memiliki prosedur dan kriteria orang-orang yang diprioritaskan untuk memeriksakan diri," ungkapnya.

Ia pun mengajak warga mematuhi imbauan pemerintah untuk terus berada di rumah agar tidak menulari maupun mendapat infeksi virus dan mau memeriksakan diri apabila memiliki gejala. Sementara untuk warga yang tidak memiliki gejala harap bersabar dan tidak tergesa-gesa ingin dites Covid-19.

"Pada fase ini, kita perlu mengetes mereka yang berisiko menularkan terlebih dulu. Mari kita semua menaati kriteria dan prosedur itu demi kebaikan kita semua di Jakarta," pungkasnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI juga mendapat bantuan berupa 40 ribu unit baju alat pelindung diri (APD) 'disposable protective cover-all' dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang merupakan ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-29 di bawah pemerintah pusat.

Sementara itu, hingga berita ini dibuat, ada 356 kasus pasien positif Covid-19 di Jakarta dengan 31 pasien di antaranya meninggal dunia dan 22 pasien sembuh.

Adapun masih ada 218 pasien yang dirawat dan 85 orang melakukan isolasi mandiri. (OL-1)

Baca Juga

ANTARA/Hafidz Mubarak A

Satu Penggerak STM se-Jabodetabek Diburu Polisi

👤Siti Yona Hukmana 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 08:47 WIB
Dia adalah admin akun Facebook STM...
MI/ANDRI WIDIYANTO

UMP DKI 2021 Diperkirakan tidak Naik

👤Hilda Julaika 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 08:39 WIB
Hal itu merupakan dampak wajar dari kondisi perekonomian di tengah pandemi covid-19 yang terpukul...
ANTARA/Hafidz Mubarak A

Ini Alasan DPRD Minta Dilibatkan dalam Penerapan PSBB

👤Kautsar Bobi 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 08:11 WIB
Gubernur DKI harus menginformasikan terlebih dahulu kepada DPRD terkait diterapkanya PSBB. Kemudian DPRD akan melakukan pendalaman terlebih...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya