Senin 23 Maret 2020, 22:19 WIB

Pemkab Lembata Gelontorkan Rp5 Miliar untuk RS Rujukan Covid-19

Alexander P. Taum | Nusantara
Pemkab Lembata Gelontorkan Rp5 Miliar untuk RS Rujukan Covid-19

MI/Palce Amalo
Seorang penumpang mencuci tangan dengan hand sanitizer saat check in di Bandara Komodo di Kabupaten Manggarai Barat, NTT,

 

PEMERINTAH Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur menggelontorkan dana senilai Rp5 miliar guna menyediakan perlengkapan medis menghadapi ancaman covid-19. Opsi reschedule dan sisir ulang anggaran di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terpaksa dilakukan guna  memulai langkah persiapan membenahi fasilitas untuk merawat Pasien Covid-19 di RSUD Lewoleba. 

Langkah tersebut dipersiapakan Pemkab Lembata, menyusul keputusan Gubernur Nusa Tenggara Timur menambah 8 Rumah Sakit rujukan Covid-19 di Nusa Tenggara Timur. Hingga saat ini, Pemerintah Provinsi NTT telah memiliki 11 Rumah sakit rujukan covid-19, meski dalam kondisi serba terbatas.  

Hal tersebut terungkap dalam rapat kerja Gugus Tugas percepatan penanganan pencegahan Covid-19, Senin (23/3/2020), di halaman kantor Bupati Lembata, di Lewoleba. Rapat dipimpin Wakil Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday bersama Sekda Kabupaten Lembata, Paskal Tapobali. 

Dalam kesempatan itu, Sekretris Daerah Kabupaten Lembata, Paskal Tapobali mengatakan, Pemerintah Provinsinsi Nusa Tenggara Timur menambah 8 lagi Rumah sakit rujukan untuk menangani pasien covid-19. Salah satunya RSUD Lewoleba di kabupaten Lembata. 

Untuk percepatan penanganan covid-19, pemerintah setempat berencana menggunakan Dana Pembiayaan Operasional Kesehatan (POK) senilai Rp700 Juta, anggaran untuk pembangunan fisik Dinkes Kabupaten Lembata, dan Belanja Tidak terduga (BTT). 
 
“Meskipun Lembata masih dinyatakan aman karena belum menjadi daerah terjangkit Covid-19, langkah antisipasi kita sangat sulit, sebab para medis kita sangat terbatas. Begitupun peralatan medisnya. Namun kita bisa reoperasi dan realokasi anggaran untuk penanganan covid-19. Dana POK kita senilai Rp700 juta untuk survelence dan pengambilan sampel, ada pula ketersediaan anggaran Rp300 juta untuk pembanguan fisik, bisa digeser untuk belanja medis abis pakai. Sedangkan BTT masih ada sebanyak Rp1,7 miliar  Namun kita siapkan untuk menghadapi bencana alam yang diprediksi pada bulan November dan Desember. Sedangkan ada 5 item kebutuhan mendesak yang harus dipersiapkan guna melengkapi RSUD Lewoleba sebagai rumah sakit Rujukaan covid-19, antara lain, ventilator, sirene Pomp dan mobile x’ray. Khusus untuk mobile V’Ray, dibutuhkan dana senilai Rp2,8 miiar. Untuk kebutuhan percepatan penanganan dan pencegahan covid-19, kita butuhkan anggaran Rp5 Miliar,” ujar Sekda Kabupaten Lembata, Paskalis Tapobali.  
 
Menurut Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Lembata itu, ada dua opsi penganggaran yang ditawarkan yakni rescedule atau sisir kembali belanja belanja di OPD untuk di tunda sehingga dipergunakan untuk penanganan Covid-19. 


Di sisi lain, Sekda Lembata, menjelaskan, Bupati Kabupaten Lembata, Eliazer Yenjti Sunur, Direktur RSUD Lewoleba, Dokter Bernard Yosep Beda, dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata, Dokter Lusia Chandra, kini berada di Jakarta, melakukan koordinasi guna mempersiapkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lewoleba, sebagai salah satu Rumah sakit Rujukan Covid-19. 


Ketiga Pejabat penting di Kabupaten Lembata itu mengambil resiko, meski harus dikarantina 14 hari, setelah kembali dari Jakarta, guna mempersiapkan kebutuhan daerah menghadapi Covid-19. (OL-8)

Baca Juga

Antara

Jatim Waspada, Jumlah Positif Covid-19 Melonjak

👤Faishol Taselan 🕔Minggu 05 April 2020, 20:50 WIB
Total positif covid-19 di Jatim mencapai 187 orang. Tambahan 35 orang ini, berasal dari sejumlah daerah di Jawa Timur. ODP berjumlah 1.0636...
ANTARA/SYIFA YULINNAS

Masyarakat Transportasi Minta Penetapan Tarif Baru Kapal Feri

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 05 April 2020, 20:34 WIB
Kementerian Perhubungan semestinya yang menerbitkan surat keputusan seputar seluruh jasa transportasi laut, udara, dan darat di...
MI/Widjajadi

Pemkot Solo Distribusikan Paket Sembako Warga Terdampak Covid 19

👤Widjajadi 🕔Minggu 05 April 2020, 19:35 WIB
Paket sembako ini untuk warga rentan miskin yang belum pernah menerima bantuan dari pemerintah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya