Senin 23 Maret 2020, 18:46 WIB

Gara-gara Korona, Tidak Ada Mudik Gratis Lebaran Tahun Ini

Antara | Humaniora
Gara-gara Korona, Tidak Ada Mudik Gratis Lebaran Tahun Ini

Antara
Ilustrasi

 

KEMENTERIAN Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat resmi menghapus program mudik gratis pada masa Angkutan Lebaran 2020.

Kebijakan ini diambil setelah mempertimbangkan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit akibat Virus Corona di Indonesia yang berlaku selama 91 hari terhitung sejak tanggal 29 Februari – 29 Mei 2020 mendatang.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi dalam keterangannya di Jakarta, Senin menyatakan bahwa baik program mudik gratis yang diadakan oleh Kementerian Perhubungan, BUMN, hingga swasta akan ditiadakan.

“Melihat kondisi penyebaran virus corona yang begitu masif belakangan ini, saya rasa ini keputusan yang tepat walau berat, mudik gratis akan dibatalkan. Oleh karena itu saya harap masyarakat pun dapat mengerti dan mematuhi apa yang sedang dilakukan pemerintah. Saat ini kami juga aktif mendorong masyarakat untuk tidak mudik, meminimalisir mobilisasi agar tidak memperluas kemungkinan penularan corona,” jelas Dirjen Budi.

Baca juga: Mudik Diputuskan Pekan Depan; Normal, Pembatasan atau Dilarang

Ia mengatakan untuk di Ditjen Perhubungan Darat, baik mudik gratis dengan bus dan kapal penyeberangan semuanya akan dihapuskan.

“Saat ini kita akan berganti fokus, saling bantu-membantu antara pemerintah pusat maupun daerah untuk mengatasi penularan corona. Karena kita tahu dengan mudik, artinya ada arus orang banyak yang akan melakukan perjalanan. Ini tentu berbahaya dan beresiko tinggi jika tetap dilakukan,” ujarnya.

Tambahnya lagi Dirjen Budi mengharapkan peran serta masyarakat untuk tidak bepergian apalagi melakukan mudik pada saat libur Lebaran nanti.

“Oleh karena itu kami sampaikan kepada masyarakat yang sudah mendaftar mudik gratis, kami mohon maaf atas pembatalan ini. Saya imbau juga untuk masyarakat pada umumnya untuk tidak melakukan perjalanan dulu hingga situasi kondusif. Mudik ini melibatkan banyak massa, berpotensi menjadi titik penyebaran virus tersebut, yang mudik bepergian ke daerahnya masing-masing akan berpotensi membuat wilayah persebaran corona semakin luas. Kami akan gencarkan kampanye ini secara terus menerus,” kata Dirjen Budi.(OL-4)

Baca Juga

ANTARA/PUSPA PERWITASARI

Sinergi Perkuat Kapasitas Perempuan Pelaku Koperasi

👤Suryani Wandari Putri 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 17:50 WIB
Jika perempuan bersinergi untuk mengembangkan pengetahuan dan keahlian niscaya pasti bisa bersaing dan beradaptasi dengan perkembangan...
Ilustrasi

Percepat Penurunan Stunting, Perlu Kolaborasi Multisektoral

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 17:36 WIB
Untuk mewujudkan target penurunan angka stunting sebesar 14% seperti yang tertuang pada RPJMN 2020-2024, dibutuhkan kolaborasi multi...
ANTARA/Fakhri Hermansyah

Empat Jurus Pelindung Mata saat Pandemi

👤 Atikah Ishmah Winahyu 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 16:09 WIB
Setiap 20 menit alihkan pandangan dari layar komputer dengan memandang benda berjarak 20 kaki (6 meter) selama 20...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya