Senin 23 Maret 2020, 18:25 WIB

Insentif bagi Tenaga Medis, Rachmat Gobel : Saya akan Kawal

Raja Suhud | Ekonomi
 Insentif bagi Tenaga Medis, Rachmat Gobel : Saya akan Kawal

Antara/Puspa Perwitasari
Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel (kanan) berbincang dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali.

 

DPR mengajak kepada seluruh komponen bangsa memberikan penghargaan, dukungan, dan motivasi sebesar-besarnya kepada seluruh tim medis  yang kini berjibaku di  garda terdepan menangani pandemi corona.

Mereka tidak hanya totalitas dalam bekerja, tetapi juga menomorduakan kepentingan pribadinya hingga rela kehilangan jiwa demi menyelamatkan ribuan warga yang terpapar virus Corona dari kematian.

“Saya tak akan pernah berhenti untuk mengajak masyarakat bahu-membahu membangun solidaritas dalam bentuk apapun, termasuk memenuhi ajakan pemerintah melakukan social distancing. Jika  upaya ini berhasil menekan dan menghentikan pandemi corona, pada akhirnya tidak saja menolong sesama rakyat dan negara, tetapi juga menolong tim medis yang kini berjibaku di puluhan ribu puskesmas, ratusan rumah sakit rujukan, dan karantina memutus mata rantai pandemi,” tegas Wakil Ketua DPR-RI  Bidang Industri dan Perdagangan Rachmat Gobel, di Jakarta, Senin (23/3).

Rachmat menyatakan, bersama Ketua DPR dan seluruh wakil Ketua DPR, ia akan membantu pemerintah menemukan cara tercepat menangani  dan menghentikan merebaknya pandemi yang lebih luas dan lebih besar lagi. Apakah itu dalam bentuk percepatan pembahasan di sektor anggaran, pencairan, maupun menemukan terobosan memutus hambatan yang akan memperlambat proses penanganan Covid-19.

Sebagai Anggota Komisi XI, Rachmat  akan terus mengawal langkah yang akan diambil dalam kepentingan penanganan masalah ini.

“Saya akan memprioritaskan fungsi pengawasan sebagai anggota dan pimpinan dewan untuk menjaga kebijakan pemerintah dalam menangani wabah corona ini, termasuk tentunya pemberian penghargaan dan insentif yang layak kepada seluruh tim medis yang telah berjibaku. Ini penting, karena mereka tak hanya memberikan tenaga, keahlian, juga jiwanya kepada negara di atas kepentingan pribadi dan keluarganya,” ujar legislator Nasdem ini.

Dokter spesialis akan mendapat insentif terbesar yakni mencapai Rp15 juta per bulan. Disusul dokter umum dan gigi yang akan memperoleh Rp10 juta per bulan. Bidan dan perawat mendapat insentif sebesar Rp7,5 juta per bulan dan tenaga medis lain sebesar Rp5 juta per bulan.

Santunan mencapai Rp300 juta akan diberikan kepada tenaga medis yang meninggal karena terinfeksi Covid-19.

"Kemarin kita telah rapat dan telah diputuskan, telah dihitung oleh Menteri Keuangan bahwa akan diberikan insentif bulanan kepada tenaga medis. Tetapi, ini hanya berlaku untuk daerah yang menyatakan tanggap darurat," tandas Jokowi. (E-1)

 

Baca Juga

Antara/Galih Pradipta

UU Cipta Kerja Mengantisipasi Bonus Demografi

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 01:56 WIB
Pada 2030, sekitar 60% penduduk Indonesia merupakan usia produktif. Sehingga, dibutuhkan penciptaan lapangan kerja lebih besar melalui...
Antara/Dhemas Revityanto

Kemenaker Gandeng Pengusaha dan Serikat Pekerja Susun Empat RPP

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 01:04 WIB
"Kami menyiapkan empat RPP sebagai turunan dari UU Cipta Kerja. Kalau di UU Cipta Kerja itu kan kita punya waktu tiga bulan, tapi...
MI/Reza Sunarya

​​​​​​​Kemenhub Ungkap Calon Kuat Operator Pelabuhan Patimban

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 23:59 WIB
Dari lima peserta lelang, hanya satu konsorsium yang memenuhi semua kriteria. Namun, Kemenhub optimistis calon operator dapat...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya