Senin 23 Maret 2020, 17:00 WIB

Trump Distribusikan Ribuan Tempat Tidur Hadapi Covid-19

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Trump Distribusikan Ribuan Tempat Tidur Hadapi Covid-19

AFP/ERIC BARADAT
Presiden Amerika Serikat ketika membahas covid-19 di White House pada 22 Maret 2020

 

Presiden Donald Trump memerintahkan badan manajemen darurat FEMA untuk mendirikan rumah sakit (RS) darurat di beberapa hotspot virus covid-19 di Amerika Serikat (AS). Untuk melengkapi RS darurat, ribuan tempat tidur dikirimkan. Ini dilakukan Trump ketika kematian yang disebabkan covid-19 terus bertambah.

"Kita sedang berperang, dalam arti sebenarnya kita berperang," kata Trump, Minggu (22/3).

Lebih dari sepertiga orang AS terdampak lockdown, antara lain New York dan Los Angeles. Namun, jumlah orang yang terinfeksi covid-19 di Negeri Paman Sam terus meningkat.

Baca juga: Perangi Pandemi, Trump Akan Kerahkan Kapal Rumah Sakit

Oleh karena itu, Trump memerintahkan pembangunan RS darurat dan 4.000 tempat tidur ke California dan wilayah lainnya yang punya penderita covid-10 paling banyak.

Menyoroti keadaan ini, Wali Kota New York mengatakan kotanya akan mengalami kehabisan ventilator hanya 10 hari lagi.

Perintah Trump datang saat rancangan undang-undang (RUU) untuk membantu rumah tangga dan perekonomian AS dengan kucuran dana senilai US$1 triliun di tengah wabah virus covid-19 gagal lolos karena tidak didukung oleh Demokrat.

Keputusan itu membuat trauma para investor yang menyaksikan pasar saham meledak di seluruh dunia. (AFP/Hym/OL-14)

 

Baca Juga

Ilustrasi

520 Juta Jarum Suntik Diamankan UNICEF

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 18:35 WIB
Pengadaan tersebut merupakan bagian dari dorongan yang lebih luas untuk mengakumulasi 1 miliar jarum suntik sampai 2021 untuk membantu...
AFP

Imbas Pemenggalan Guru, Otoritas Prancis Tutup Masjid Paris

👤Faustinus Nua 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 18:32 WIB
Kementerian Dalam Negeri mengatakan masjid di Pantin, yang memiliki sekitar 1.500 jemaah, akan ditutup pada Rabu malam selama enam bulan ke...
ARCHAMBAULT / AFP

Masjid Ditutup Karena Pembunuhan Guru oleh Kelompok Islam Radikal

👤Faustinus Nua 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 18:18 WIB
Kementerian Dalam Negeri mengatakan masjid di Pantin, yang memiliki sekitar 1.500 jamaah, akan ditutup pada Rabu malam selama enam bulan ke...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya