Senin 23 Maret 2020, 14:20 WIB

Tim Velox Pejaten Bergerak Cegah Sebaran Covid-19

Selamat Saragih | Humaniora
Tim Velox Pejaten Bergerak Cegah Sebaran Covid-19

Istimewa
Tim Velox seusai menyemprotkan disinfektan di panti asuhan Pejaten.

 

PENYEBARAN virus korona makin massif di Indonesia, salah satu yang terbanyak kasusnya ada di DKI Jakarta. Untuk memutus mata rantai penyebaran korona tim Velox Pejaten yang menyisir dan mendatangi lokasi yang banyak dijadikan lokasi berkumpul. 

Kali ini Tim Velox mendatangi beberapa tempat. Salah satunya Panti Asuhan di daerah Tanjung Barat, Jakarta. Tim datang menggunakan seragam lengkap untuk melakukan sosialiasi dan edukasi gerakan masyarakat hidup sehat (Germas). Tak hanya itu, Tim Velox juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan di seluruh area lingkungan panti asuhan, mulai ruang belajar bermain dan kamar tidur.

Semua itu disemprot agar semua area bisa terbebas dari virus corona. Tak lupa, Tim Velox juga menyerahkan masker dan hand sanitizer kepada perwakilan pengurus panti.Tak sampai disana, kegiatan sterilisasi juga dilakukan Tim Velox di Gereja ST Theresia, Menteng. Disana tim juga menyemprotkan cairan disinfektan ke seluruh area lingkungan gereja. 

Setelah itu, Tim Velox memberikan pemahaman sekaligus sosialisasi untuk melakukan Germas kepada seluruh pengurus gereja. Tak lupa mereka juga menyerahkan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker dan hand sanitizer.

Menghentikan wabah corona atau covid19 memang harus dilakukan dengan gotong royong seluruh masyarakat seperti dilakukan Tim Velox yang bermarkas di Pejaten ini. Dalam beberapa hari belakangan rajin mengunjungi sejumlah tempat untuk melakukan sosialisasi dan dekontaminasi. 

Seperti dilakukan pada 21 Maret 2020, di Plaza Kalibata. Tim yang terdiri dari regu dekontaminasi, regu sosialisasi dan regu medis itu mendatangi pusat perbelanjaan itu untuk melakukan dekontaminasi di seluruh areal gedung.

Mereka lakukan itu sebelum pengunjung diperbolehkan berbelanja. Dengan sigap tim dengan seragam putih-putih menelusuri seluruh lorong di gedung tersebut untuk disemprot disinfektan, termasuk lif. 

Begitu juga bagian luar pusat perniagaan yang dekat dengan pusat keramaian lain seperti stasiun commuter line dan mal lainnya Selain menyemprotkan disinfektan, Tim Velox juga melakukan sosialisasi gerakan hidup sehat dengan membagikan masker serta memberikan cairan antiseptik untuk membersihkan tangan.  

Gerakan Tim Velox ini sejalan dengan gerakan elemen masyarakat lainnya melawan virus corona covid19 seperti melalui akun kitabisa.com untuk mengumpulkan donasi yang bakal diberikan dalam pengadaan alat-alat kesehatan yang diperuntukan tenaga kesehatan dalam merawat pasien-pasien positif covid19. Semua yang dilakukan untuk menimalisir penyebaran virus corona yang mewabah di Indonesia. (OL-13)

Baca Juga: Alhamdulillah Dua PDP di Kota Malang Sembuh 

Baca Juga: Langka Jadi Alasan RSUD dr Moewardi Bikin APD Sendiri 

Baca Juga

MI/ Adi Kristiadi

Minim APD, Petugas Medis di Kalsel Terpaksa Pakai Jas Hujan

👤Denny Susanto 🕔Minggu 05 April 2020, 23:30 WIB
Kalau para tenaga medis terpapar korona, lalu siapa yang akan menyembuhkan...
Ilustrasi

IDI Catat Total 24 Dokter Meninggal Terkait Covid-19

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Minggu 05 April 2020, 22:54 WIB
Di antara para korban yang meninggal akibat Covid-19, terdapat tenaga medis yang telah berjuang di garda depan untuk merawat para...
MI/ Ramdani

MPR Minta Pemerintah Lindungi Tenaga Medis Secara Maksimal

👤Ade Alawi 🕔Minggu 05 April 2020, 22:43 WIB
Menurutnya, sebagai garda terdepan dalam penanganan wabah Covid-19 ini, dokter dan para tenaga kesehatan adalah kelompok yang paling rawan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya