Senin 23 Maret 2020, 12:18 WIB

Tetapkan Status Waspada Meski Belum Ada Korban

mediaindonesia.com | Nusantara
Tetapkan Status Waspada Meski Belum Ada Korban

Dok.Pemprov.Sumsel
Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan setelah melalui berbagai pertimbangan, pada 16 Maret lalu menetapkan status Waspada Covid-19.

 

MESKI belum ada warga yang positif covid-19, Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan (Pemprov Sumsel) setelah melalui berbagai pertimbangan, pada 16 Maret lalu menetapkan status Waspada Covid-19

“Saya sudah menekankan agar satgas (satuan tugas) waspada covid-19. Penetapan status tersebut setelah melalui berbagai pertimbangan dan kondisi terakhir Sumsel,” kata Gubernur Sumsel Herman Deru.

Gubernur mengemukakan terus mengoptimalkan tugas pokok dan kewenangannya dengan melihat perkembangan informasi covid-19 secara nasional. “Ajak semua pihak untuk melakukan pencegahan dan meminimalisir terjadinya gejolak ketakutan di tengah masyarakat akibat isu covid-19 ini,” terangnya.

Meski sudah menetapkan status waspada, ia menegaskan bukan berarti kondisi di Sumsel saat ini sedang genting. Sumsel sendiri masih aman terhadap ancaman covid-19.

Menurutnya, waspada yang dimaksud meliputi berbagai sektor yang mungkin dipengaruhi oleh isu covid-19 ini seperti ketersediaan stok pangan, serta alat pelindung seperti masker dan cairan pencuci tangan instan dan sektor lainnya.

“Kita juga harus mewaspadai turunan dari isu covid-19 ini. Isu covid-19 ini dapat menurunkan produktivitas kita di semua sektor. Jangan sampai karena dibayangi rasa takut, produktivitas kita menjadi terganggu. Termasuk juga dengan perekonomian kita yang memang sangat baik,” bebernya.

Ia juga meminta masyarakat waspada dengan berita bohong terkait covid-19 yang dimanfaat oleh segelintir oknum untuk mencari keuntungan. “Hoax juga haru kita cegah. Saya juga minta masyarakat agar tidak mudah percaya dengan informasi yang belum tentu kebenarannya,” imbuhnya.

Herman Deru mengaku akan mengajak diskusi bersama organisasi kemasyarakatan, baik di bidang agama, politik, sosial, dan sebagainya untuk antisipasi penyebaran virus tersebut. “Saya akan panggil semua ormas yang ada di Sumsel untuk bersama-sama mencegah masuknya virus covid-19.”

Terkait anggaran untuk penanganan covid-19, Pemprov Sumsel menyediakan anggaran tak terbatas. “Kami tidak pernah membatasi dan membuat limit untuk penanganan covid-19 ini. Berapapun kebutuhannya akan di realokasikan dana agar covid-19 tidak menyebar dan bisa ditangani di Sumsel," ungkap Herman Deru.

Meski covid-19 terus merebak di Tanah Air, namun Herman Deru memastikan bahwa stok pangan di daerahnya tetap aman. Hal itu dibuktikan dengan kegiatan inspeksi mendadak ke Gudang Bulog di KM 9 Palembang, kemarin.

Sidak tersebut guna memastikan langsung ketersediaan pangan khususnya beras untuk masyarakat Sumsel di tengah mewabahnya covid-19 itu di Indonesia. “Di saat isu covid-19 ini masih berlangsung, tentu kita tidak boleh lupa dengan persediaan pangan kita,” kata dia.

Menurutnya, persediaan beras untuk seluruh wilayah Sumsel masih aman. “Saya tidak ingin hanya mendengar laporan. Tapi setelah melihat kenyataannya seperti ini, saya pastikan pangan kita tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” tegasnya.

Bahkan, Gubernur memastikan persediaan beras tersebut bisa digunakan sampai lima bulan ke depan. “Pascalebaran nanti masih tercukupi. Yang membanggakan, persediaan beras ini adalah hasil dari petani Sumsel,” terangnya.

Herman Deru menyebut, persediaan beras yang ada di gudang bulog tersebut saat ini mencapai 16 ribu ton. “Apalagi saat ini di beberapa lumbung pangan Sumsel lagi masa panen. Saya yakini persediaan ini terus stabil. Apalagi dengan stabilitas mental masyarakat Sumsel yang terjaga tentu akan mendorong stabilitas pangan,” tuturnya.

Hanya saja, untuk menghindari kepanikan pembelian di tengah masyarakat, Pemprov Sumsel akan menerapkan pembatasan pembelian pangan. “Tetap Dinas Perdagangan dan pihak kepolisian untuk melakukan pengawasan dan pembatasan pembelian untuk menghindari panic buying,” imbuhnya.

Usai melakukan sidak, ia pun segera melakukan peninjauan ke sejumlah tempat termasuk pasar. “Tentu dalam waktu dekat saya akan lakukan peninjauan ke tempat lain seperti pasar dan lainnya. Spirit kita harus tetap terjaga dalam menghadapi covid-19 ini,” tandasnya. (S1-25)

Baca Juga

MI/Januari Hutabarat

Petani Tapanuli Utara Diminta tidak Jual Beras ke Luar Daerah

👤Januari Hutabarat 🕔Selasa 07 April 2020, 17:43 WIB
Menurutnya  luas lahan panen padi sawah dan padi gogo di daerah tersebut 2020 49.253,34 hektare dengan produksi gabah kering ...
MI/Palce Amalo

PDP Sembuh di NTT Lima Orang, 18 Sampel Negatif Korona

👤Palce Amalo 🕔Selasa 07 April 2020, 17:39 WIB
"Saat ini ODP yang dirawat enam orang dan PDP yang dirawat sembilan orang,"...
blog.ajengnurbayanti

Puskesmas Kejaksaan Cirebon Buka Pelayanan Daring

👤Nurul Hidayah 🕔Selasa 07 April 2020, 17:35 WIB
PUSKESMAS Kejaksan, Kota Cirebon, Jawa Barat membuka layanan daring/online. Hal ini untuk mencegah sebaran virus korana (Covid-19) dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya