Senin 23 Maret 2020, 08:10 WIB

Ada Social Distancing, Pembangunan MRT Fase 2 Terapkan WFH

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Ada Social Distancing, Pembangunan MRT Fase 2 Terapkan WFH

Antara
Pembangunan konstruksi MRT

 

HINGGA saat ini, social distancing terus digalakkan untuk mencegah upaya penyebaran virus korona. Hal yang sama berlaku di Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta.

Penerapan social distancing berdampak pada perkembangan konstruksi MRT Jakarta Fase 2 yang direncanakan dimulai pada Maret 2020 ini.

Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta (Perseroda) Silvia Halim mengatakan pekerjaan utama untuk Fase 2 MRT Jakarta saat ini adalah aktivitas desain yang dapat tetap dilakukan secara jarak jauh dengan skema Work From Home.

“Untuk pekerjaan fisik masih sangat minim dilakukan, hanya sebatas penyelidikan tanah (soil investigation) saja, yang melibatkan jumlah pekerja dan pengawas yang sangat minim,” ujar Silvia dalam keterangan resminya, Minggu (22/3).

Baca juga: Jam Operasional Transportasi Kota Dibatasi

“Pekerjaan ini pun dilakukan dengan mitigasi measures untuk memonitor kondisi kesehatan para pekerja atau pengawas dengan mengacu kepada Protokol Pencegahan Covid-19 di Proyek Konstruksi yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR,” lanjutnya.

Sementara itu, sehari-harinya, angkutan massal berbasis rel itu sudah mampu mencapai 100 ribu penumpang per hari. Namun, sejak imbauan social distancing terus disosialisasikan termasuk di MRT, jumlah penumpang MRT menurun jauh.

Menurut Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT MRT Jakarta Muhamad Kamaluddin, Sabtu (21/3) lalu, tercatat jumlah penumpang MRT Jakarta sebanyak 7.000 penumpang, atau hanya sekitar 7% dari rata-rata jumlah penumpang harian dalam kondisi normal yang berkisar 100 ribu penumpang per hari.

"Kondisi ini menggambarkan penurunan yang sangat signifikan dari mobilitas masyarakat menggunakan MRT Jakarta. Penurunan ini sejalan dengan imbauan pemerintah kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah," kata pria yang akrab disapa Kamal itu.

Untuk mendukung imbauan Pemerintah tersebut, PT MRT Jakarta (Perseroda) menetapkan perubahan jam operasional MRT Jakarta dari pukul 06.00 WIB sampai dengan 20.00 WIB yang akan dilakukan mulai hari ini, Senin (23/3) sesuai dengan Imbauan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam Pembatasan Sektor Transportasi Publik di DKI Jakarta untuk mencegah penyebaran virus korona (Covid-19).

Sementara itu, selain adanya dampak terhadap kebijakan operasional MRT Jakarta, hal ini juga sebagai bagian dari upaya bersama menekan laju penyebaran Covid-19.

PT MRT Jakarta (Perseroda) juga akan tetap menerapkan protokol pencegahan penyebaran virus korona Covid-19 di lingkungan MRT Jakarta, seperti pemeriksaan suhu tubuh calon penumpang, penyediaan cairan pembersih tangan (hand sanitizer) di seluruh stasiun, serta mengimbau masyarakat senantiasa menjaga kesehatan dan kebersihan diri dengan rutin mencuci tangan, membatasi bepergian hanya untuk kebutuhan mendesak, selalu terapkan physical distancing dengan menjaga jarak antar penumpang minimal 1 meter saat duduk dan berdiri, dan kenakan masker jika dalam kondisi kurang sehat/sakit.

Sebelumnya, pada Minggu (22/3) pagi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan disinfeksi serentak fasilitas umum di beberapa wilayah DKI Jakarta, salah satunya stasiun MRT Jakarta.

Personel gabungan baik dari Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Satpol PP, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Dinas Perhubungan, dan PPSU terlibat dalam kegiatan ini. (OL-1)

Baca Juga

Antara

Polri Usut 63 Kasus Hoaks Soal Covid-19

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 01 April 2020, 21:46 WIB
"Polri bakal terus melakukan patroli siber untuk mencegah beredarnya berita-berita hoaks di media sosial yang meresahkan dan menindak...
Antara/Aprilio Akbar

Kemenhub Sebut Surat Edaran BPTJ Bersifat Rekomendasi

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 01 April 2020, 21:14 WIB
Surat edaran tersebut bertujuan memberikan rekomendasi kepada daerah apabila sudah dikategorikan sebagai daerah yang diperkenankan untuk...
Antara/Risky Andrianto

BPTJ Terbitkan Edaran, Dishub DKI Sebut Harus Ikuti PP PSBB

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 01 April 2020, 20:41 WIB
Dalam Surat Edaran No. 5 tahun 2020 itu BPTJ meminta seluruh moda transportasi umum dari dan menuju Jabodetabek dihentikan termasuk...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya