Minggu 22 Maret 2020, 17:29 WIB

Khofifah Pantau Penyemprotan Disinfektan untuk Ojek Online

Aries Wijaksena | Nusantara
Khofifah Pantau Penyemprotan Disinfektan untuk Ojek Online

istimewa
Proses penyemprotan disinfektan pengendara ojek online di Jatim.

 

SEBAGAI salah satu pencegahan virus corona atau Covid-19, penyemprotan disinfektan terus dilakukan di berbagai tempat  fasum fasos dan ruang publik lainnya di Jatim.

Kali ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Perhubungan Jatim, yang menjadi kordinator gugus tugas preventif dan kuratif, melakukan penyemprotan yang ditujukan untuk pengendara ojek online (ojol) di Tugu Pahlawan, Frontage A. Yani dan  depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu (22/3) siang. Diperkirakan total tiga titik  sebanyak 600  ojol yang disemprot disinfektan tersebut.

Untuk memastikan penyemprotan disinfektan terhadap ojol dapat berjalan dengan lancar, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memantau langsung di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Dijelaskan, penyemprotan disinfektan ini secara efektif sudah dilakukan sejak Senin (16/3) lalu. Pemyemprotan telah dilakukan di tempat ibadah, fasilitas umum, fasilitas sosial, terminal  hingga pondok pesantren.

“Kita menyisir ada masjid, ada pesantren, ada gereja, kemudian ada tempat-tempat fasilitas umum, fasilitas sosial. Kemudian tiga hari yang lalu mulai menyemprot disinfektan untuk kendaraan-kendaraan transportasi  umum dan roda dua. Kalau transportasi umum sudah dari Senin yang lalu,” ujar orang nomor satu di Jatim.

Lebih lanjut disampaikannya, hari Senin itu sudah disisir semua  Terminal Tipe B dalam koordinasi Pemprov Jatim secara bertahap  sudah dilakukan penyemprotan mulai dari tempat duduk serta  armada bus. Ada sekitar 16 Terminal Tipe B dalam
koordinasi Pemprov Jatim.

Menurutnya, penyemprotan disinfektan juga akan dilakukan di lima Bakorwil Pemprov Jatim. Melalui lima Bakorwil ini akan menyasar fasilitas umum dan fasilitas sosial di sekitarnya.

Adapun terkait pemberian vaksin pada awak media di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Gubernur Khofifah mengatakan, ini sebagai bentuk pencegahan penularan Covid-19.

“Hari ini anak muda dan  sehat, bisa saja bet potensi terpapar jika tidak diantisipasi  dengan berbagai langkah pencegahan.  Konfirmasi dinamika berbagai penyebaran Covid-19 ternyata perlu kewaspadaan serius. . Maka kehati-hatian kita, kewaspadaan kita itu menjadi kunci utama bagaimana kita tetap sehat dan tidak terpapar,” jelas gubernur perempuan pertama di Jatim.

Mantan Mensos RI di era Presiden Jokowi pun kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat Jatim secara personal melakukan berbagai ikhtiar pencegahan agar diri sendiri dan lingkungan di sekitarnya sehat. (A-2)

Baca Juga

MI/Alexander P. Taum

Pemda Ngada Siapkan Bantuan Bagi Mahasiswa dan Petani Gagal Panen

👤Alexander P. Taum 🕔Rabu 08 April 2020, 16:00 WIB
Pemda Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, mempersiapkan bantuan keuangan kepada mahasiswa, pedagang kecil, pengendara ojek dan petani...
MI/Palce Amalo

Laboratorium Covid-19 di NTT Beroperasi Akhir April 2020

👤Palce Amal 🕔Rabu 08 April 2020, 15:55 WIB
Pembangunan laboratorium (lab) untuk pemeriksaan swab pasien terjangkit virus korona (covid-19) di Nusa Tenggara Timur, rampung akhir April...
Facebook @institutteknologibandung

Tiadakan Wisuda, ITB Terbitkan Ijazah Digital

👤Bayu Anggoro 🕔Rabu 08 April 2020, 15:13 WIB
"Cara membedakan yang asli dengan yang palsu, masyarakat dapat memeriksanya di laman...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya