Minggu 22 Maret 2020, 08:35 WIB

Polisi Grebeg Judi Kemiri di Pasar Cikirubuk

Kristiadi | Nusantara
Polisi Grebeg Judi Kemiri di Pasar Cikirubuk

MI/Kristiadi
Wakapolres Tasikmalaya Kota, Kompol Ricky Aries Setiawan (kaos biru) memimpin penggrebegan judi kemiri di pasar Cikurubuk, Tasikmalaya.

 

PULUHAN anggota Sabhara Polres Tasikmalaya Kota berhasil menggerebeg sebuah permainan judi kemiri (muncang) yang dilakukannya oleh 13 orang di Pasar Induk Cikurubuk, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya. Penggerebegan tersebut dipimpin langsung Wakil Kepala Kapolres Tasikmalaya Kota, Sabtu (21/3).

Wakapolres Tasikmalaya Kota, Kompol Ricky Aries Setiawan mengatakan, penggerebegan judi muncang yang dilakukan oleh anggotanya berada di pasar HPKP Cikurubuk. Para pemain menggunakan mobil mewah berjenis Alpahard hingga motor berbagai jenis. Mereka berupaya melarikan diri saat petugas mengepungnya meski anggota sempat melakukan pengejaran hingga akhirnya tertangkap.

"Kami telah berhasil membongkar perjudian adu muncang (kemiri) massal yang dilakukan oleh para remaja dan orang tua, tetapi mereka berupaya melarikan diri menggunakan mobil dan motor yang terparkir. Anggota berupaya mengejar mereka dengan meletuskan pistol yang dimilikinya supaya jangan melarikan diri, upaya tersebut berhasil menangkap mereka," kata Ricky Aries Setiawan, Minggu (22/3).

Ricky mengatakan, adu kemiri yang dilakukan mereka sejak dahulu terkenal sebagai mainan tradisional dan identik ciri khas Tasikmalaya. Namun permainan tradisional itu dimanfaatkan oleh oknum orang dewasa menjadi ajang taruhan hingga perjudian yang dilakukan baik siang maupun malam hari.

"Perjudian adu buah kemiri ini, polisi berhasil mengamankan 13 orang termasuknya 18 unit kendaraan bermotor dan 3 unit mobil mewah berjenis Alpahard, Jazz dan Katana. Anggota juga telah mengamankan saksi-saksi di area lokasi untuk dilakukan pemeriksaan berkaitan dengan adu buah kemiri tersebut," ujarnya.

baca juga: Kantor Walikota, Gedung DPRD dan Fasum Disemprot Disinfektan

Menurutnya, perjudian yang dilakukan oleh 13 orang itu dilakukan pada tengah malam untuk mengelabuhi petugas jaga pasar. Selain itu kondisi pasar juga sudah sepi. Barang bukti berupa uang berjumlah Rp7 juta berada di atas meja judi yang dijadikan taruhan telah diamankan. (OL-3)
 

Baca Juga

ANTARA

Daerah Bersiap Hadapi PHK

👤Lina Herlina 🕔Rabu 08 April 2020, 03:50 WIB
GELOMBANG pemutusan hubungan kerja (PHK) ataupun yang dirumahkan mulai terjadi pada ribuan pekerja di berbagai...
MI/ Akhmad Saufa

Gegara Covid, 2500 Karyawan Hotel di Sumbar Dirumahkan

👤Ant 🕔Rabu 08 April 2020, 01:51 WIB
Sampai saat ini,  tercatat 26 dari 80 hotel di Sumbar yang sudah tutup. Bahkan, dia memperkirakan ada beberapa hotel lagi yang akan...
MI/Alexander P.Taum

Bupati Sikka Relakan Rumdinnya Jadi Area Karantina KM Lambelu

👤Alexander P. Taum 🕔Rabu 08 April 2020, 00:56 WIB
Sebanyak 233 orang akan dikarantina di rumah dinas Bupati Sikka menyusul ditemukannya 3 orang positif terinfeksi covid-19 di kapal yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya