Minggu 22 Maret 2020, 01:50 WIB

Doni Monardo: Harus Disiplin Menjaga Jarak Sosial

Retno Hemawati | Humaniora
Doni Monardo: Harus Disiplin Menjaga Jarak Sosial

Antara
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo.

 

MEREBAKNYA pasien yang terpapar virus korona semakin membuat penduduk Indonesia khawatir. Namun di tengah kekhawatirannya, imbauan untuk menjaga jarak sosial juga tidak diindahkan.

Padahal, apa saja akibat yang akan timbul jika kemudian masyarakat tidak mematuhi kewajiban untuk menjaga jarak sosial ini? Berikut petikan wawancara jurnalis senior Metro TV Tommy Suryopratomo dengan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo. Wawancara ini juga disiarkan di Metro TV pada Sabtu (21/3), pukul 21.00 WIB.

Doni Monardi menjelaskan kita sendiri tidak tahu di antara kita ada yang terpapar atau tidak. "Kalau mereka sudah di rumah sakit dapat kita antisipasi, kita bisa menghindarinya. Atau orang-orang yang sudah positif kita umumkan atau kita beritahukan kita bisa menghindarinya," ucap dia.

Yang menjadi persoalan menurut Doni yang merupakan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana itu adalah ketika ada orang yang belum diketahui tetapi yang bersangkutan ternyata sudah positif sebagai pembawa virus. "Saat dia berada di tempat umum kalau di sekitarnya orang-orang di sekitarnya orang-orang yang sehat dan imunitas yang bagus stamina bagus mungkin tidak terpapar."

Dia kemudian merinci, orang-orang dengan kesehatan terganggu adalah orang yang memiliki penyakit diabetes, jantung, dan penyakit bawaan lainnya. Selain itu juga perlu waspada jika ada orang dengan usia yang sudah lanjut. "Sangat mungkin virus ini menular kepada orang-orang tersebut. Setelah beberapa waktu orang-orang terjangkit karena kondisi fisiknya tidak bagus bisa jadi ini sangat membahayakan bahkan bisa menimbulkan kematian."

Kemudian terkait imbauan kepada penduduk Indonesia untuk mengurangi dan tidak melakukan ibadah dalam konteks menjaga jarak sosial pada waktu ini, Doni Monardo juga berharap imbauan ini bisa dilakukan oleh seluruh masyarakat.

Dia berharap seluruh pemuka agama dan tokoh masyarakat bisa menyampaikan pesan tersebut kepada seluruh warga negara dari berbagai latar belakang agama. "Virus ini tidak mnegenak latar belakang suku, agama, ras apapun juga. Bisa menyerang siapa saja dengan waktu yang sangat cepat. Mereka yang secara fisik kurang sehat inilah yang kita lindungi. Karenanya kami semua, organisasi gugus tugas akan berusaha semaksimal mungkin dan mengingatkan masyarakat dan kita harus berusaha membuat masyarakat yang sehat tetap sehat, yang sudah terlanjur sakit kita obati sampai sembuh termasuk yang kurang sehat tetap diuapayan untuk dirawat sampai sembuh."

Dia melanjutkan memberi gambaran apa yang terjadi jika di antara keluarga besar ada yang positif terkena virus COVID-19. Dia kembali mengingatkan agar disiplin untuk menjaga jarak. "Jika ada keluarga besar ada yang positif maka akan dengan mudah menulari yang lain, apalagi jika dalam keluarga yang secara fisik kesehatannya terganggu atau usianya sudah lanjut. Oleh karena itu kesadaran pribadi meningkatkan disiplin untuk tidak berhubungan dan selalu menjaga jarak. Itu hal yang sangat penting," tutup dia. (OL-12)

Baca Juga

MI/Andri Widiyanto

Ahli Perkirakan Covid-19 di Indonesia Baru Reda Dalam 3 tahun

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Kamis 09 Juli 2020, 12:50 WIB
Ahli epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Pandu Riono menyebut covid-19 baru akan mereda di Indonesia dalam...
ANTARA FOTO/Rony Muharrman

BBKSDA Sumut Gagalkan Penyelundupan Ribuan Burung tanpa Dokumen

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Kamis 09 Juli 2020, 12:41 WIB
Satwa liar tersebut langsung dilepasliarkan di beberapa Taman Wisata Alam di wilayah Provinsi Sumatra...
ANTARA/Muhammad Arif Pribadi

Dahlan Iskan: Cuma Sumbar yang tidak Beli Alat Rapid Test

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 09 Juli 2020, 12:31 WIB
"Di sana, test swab bisa dilakukan dengan cepat. Hasilnya bisa diketahui dalam 24 jam. Dengan kapasitas yang sangat besar yakni 3.500...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya