Sabtu 21 Maret 2020, 22:45 WIB

160 Ton Gula Pasir Ditimbun dalam Gudang di Tasikmalaya

Adi Kristiadi | Nusantara
160 Ton Gula Pasir Ditimbun dalam Gudang di Tasikmalaya

Antara
Ilustrasi gula ilegal

 

SEBANYAK 160 ton gula pasir dan terigu yang ditimbun disebuat gudang distributor, Jalan Ir Juanda, Kecamatan Mangkubumi, Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) di temukan oleh satgas pangan, setempat, Sabtu (21/3).

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kota Tasikmalaya, Firmansyah mengatakan, pihaknya pihaknya sangat prihatin selama ini keberadaan gula putih sudah mengalami kelangkaan tapi ternyata masih ada distributor gula yang memiliki stok sangat banyak masih berada di dalam gudang dan jumlahnya 160 ton.

"Saya sangat prihatin dengan kondisi sekarang ini di setiap pasar tradisional di Tasikmalaya sudah mengalami kekosongan dan harganya juga merangkak naik, kami juga sangat ironis menemukan gula pasir dengan jumlah banyak yang ditemukan di dalam gudang. Penemuan itu terindikasi ada unsur penimbunan secara sengaja atau bukan dilakukan distributor," katanya, Sabtu (21/3).

Menurutnya, gula pasir yang disimpan cukup lama dan jumlahnya banyak memang adanya indikasi penimbunan dilakukan distributor tapi benar atau tidak bukan ranah Satgas Pangan tapi temuan tersebut sepenuhnya diserahkan kepada kepolisian supaya mereka melakukan pemeriksaan berkaitan dengan gula pasir itu.

"Kami meminta kepada pihak distributor untuk segera mendistribusikan kepasaran. Karena, masyarakat sekarang banyak mencarinya dan di beberapa pedagang maupun pasar modern telah mengalami kekosongan. Karena, untuk harga gula pasir pengakuan distributor sudah di atas Rp 15 ribu perkilogram namun harga eceran tertinggi sebesar Rp 12.500 per kg tapi dipasaran dijual seharga Rp 18 ribu," ujarnya.

Inpeksi mendadak yang dilakukan oleh Satgas Pangan Kota Tasikmalaya melibatkan Satpol PP,  Kepolisian, Bagian Perekonomian, Dinas Ketahanan pangan Pertanian dan perikanan. Petugas juga berupaya mendatangi sejumlah apotek dengan melakukan pengecekan antara lain ketersediaan masker, hand sanitizer, obat dan distributor peralatan medis diperuntukan untuk rumah sakit dan puskesmas. (OL-2)

 

Baca Juga

ANTARA/Gusti Tanati

Papua Tingkatkan Status Jadi Tanggap Darurat Covid-19

👤Antara 🕔Kamis 09 April 2020, 09:06 WIB
Status tanggap darurat ditetapkan dari 9 April hingga 6 Mei...
MI/Djoko Sardjono

Bantu Stok Darah PMI, Kodim 0723 Klaten Gelar Donor Darah

👤Djoko Sardjono 🕔Kamis 09 April 2020, 08:52 WIB
Komando Daerah Militer (Kodim) 0723 Klaten melaksanakan aksi donor darah untuk membantu stok darah PMI yang kini kekurangan akibat pandemi...
MI/ROMMY PUJIANTO

Petani NasDem Bangka Barat Manfaatkan Lahan 7 Ha Untuk Pertanian

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Kamis 09 April 2020, 08:40 WIB
Ketua Petani NasDem Bangka Barat, Wanara mengatakan sayap NasDem yakni petani Nasdem sangat konsen terhadap sektor pertanian,dengan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya