Sabtu 21 Maret 2020, 22:10 WIB

Di Tengah Wabah Covid-19, Bisnis Fintech Masih Stabil

mediaindonesia.com | Ekonomi
Di Tengah Wabah Covid-19, Bisnis Fintech Masih Stabil

Ilustrasi
Ilustrasi bisnis Fintech.

 

DUNIA termasuk Indonesia sedang dihadapkan dengan kehadiran wabah virus korona tipe baru atau Covid-19. Wabah yang telah menewaskan lebih dari 11 ribu orang di dunia telah memberi dampak cukup serius pada aktivitas perekonomian.

Sebelumnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah merumuskan kebijakan yang dapat diterapkan industri jasa keuangan dalam menghadapi Covid-19. Terdapat tiga poin utama yaitu penyesuaian operasional, menunda perjalanan ke luar kota dan luar negeri, dan tidak melakukan pertemuan internal ataupun eksternal.

Wabah Covid-19 cukup menghawatirkan namun belum ada dampak significant yang dialami fintech peer to peer lending Asetku. Hingga kini, kinerja Asetku terbilang stabil dengan akumulasi penyaluran dana hingga Rp8,7 triliun di seluruh Indonesia.

Andrisyah Tauladan, Direktur Asetku menegaskan meskipun belum ada dampak akibat pandemik Covid-19 tidak menjadikan Asetku lengah dan tetap waspada akan potensi risiko yang mungkin terjadi. Beberapa strategi bisnis telah diterapkan Asetku untuk menjaga kualitas layanan.

“Kondisi saat ini tentunya memprihatinkan, khususnya di indonesia. Oleh karena itu, sebagai bentuk mitigasi risiko Asetku bekerja sama dengan seluruh tim dan partner di dalam negeri untuk memastikan semua operasi dapat berjalan normal,” jelasnya di Jakarta, Sabtu (21/3).

Menurut Andrisyah, mitigasi risiko yang telah dilakukan ialah bekerja sama dengan asuransi. Asetku terus meningkatkan kerja sama dengan perusahaan Asuransi Staco Mandiri untuk menjaga agar dana pokok lender tetap aman apapun kondisinya.

“Tim Risk Asetku telah melakukan upaya pencegahan dan modelling-modelling risiko, serta langkah-langkah mitigasi untuk menjamin keamanan transaksi dan data selama kondisi krisis pandemik ini berlangsung”

Jimmi Adhe Kharisma, Chief Risk Officer (CRO) Asetku menambahkan sebagai mitigasi risiko, Asetku telah meningkatkan dan menyesuaikan algoritma sistem mitigasi risiko yang disesuaikan dengan kondisi saat ini.

“Hal ini diharapkan dapat menyeleksi lebih ketat calon-calon peminjam sehingga pendanaan tetap aman dan nyaman. Walaupun sejauh ini Tingkat Keberhasilan Bayar 90 Hari kami masih di angka 100%. Namun tidak mengurangi antisipasi kami,” jelasnya.

Untuk menekan risiko, Asetku juga memberikan batasan untuk tenor produk berjangka waktu lebih lama.

“Pendanaan untuk produk pinjaman tenor 4 bulan keatas untuk saat ini tidak akan tersedia untuk didanai oleh retail/individual Lender di Asetku, berdasarkan kebijakan strategi bisnis yang telah diputuskan oleh Management”

Andrisyah menambahkan, produk-produk dan kegiatan promosi akan terus dilakukan untuk menunjukkan Asetku masih berkelanjutan melakukan ekspansi pasar dan masih berkegiatan usaha secara aktif.

“Salah satu bentuk promosi yaitu Asetku memberikan ‘kupon tambahan bunga 1%” untuk pengguna yang sudah terdaftar maupun sudah pendanaan,” tutur Andrisyah.

Promo ini sebagai bentuk ketulusan Asetku agar Pendanaan dapat terus berjalan di situasi seperti ini, dan lender dapat kembangkan dananya. Lender dapat secara fleksibel memilih berbagai jangka waktu produk sesuai dengan kebutuhannya.

“Tidak ada yang tahu kapan virus akan berakhir, tetapi layanan kami terus berjalan dan berusaha memberikan yang terbaik. Kami berharap kita semua dapat melewati pandemik ini bersama dengan tenang,” ujarnya. (RO/OL-09)

 

Baca Juga

DOK MANDIRI SYARIAH

BI Dorong Penggunaan Wakaf Lintas Negara untuk Bangun Ekonomi

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 08:29 WIB
Bank Indonesia (BI) menilai, wakaf yang tertata dengan baik dan didukung oleh teknologi diharapkan dapat mendorong mobilisasi dana...
Dok Kementan

PUPR Pastikan Irigasi di Food Estate Kalteng Mengalir Baik

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 08:16 WIB
Pengembangan food estate di Kalteng untuk tanaman padi di lahan aluvial seluas 165.000 hektare (Ha) yang merupakan lahan eks-Pengembangan...
Ist/Kementan

Kementan Apresiasi Ekspor Perdana Telur Tetas oleh CJ PIA

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 08:03 WIB
Ekspor yang dilakukan PT CJ PIA ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengembangkan ekspor komoditas...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya