Sabtu 21 Maret 2020, 17:58 WIB

Menteri LHK: Langkah Presiden Jokowi Atasi Wabah Covid-19 Terukur

mediaindonesia.com | Humaniora
Menteri LHK: Langkah Presiden Jokowi Atasi Wabah Covid-19 Terukur

Istimewa
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.

 

PRESIDEN Jokowi terus memantau langkah-langkah semua kementerian dan lembaga dalam rangka pengendalian wabah virus korona atau Covid-19. Semua upaya tersebut demi untuk mencegah penyebaran virus dan upaya penanggulangannya lebih efektif.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menyatakan bahwa kebijakan dan langkah Presiden Joko Widodo sangat jelas dan terukur serta dapat dijalankan oleh kementerian dan lembaga termasuk KLHK. 

Rapat terbatas (Ratas) kabinet dilakukan Presiden setiap hari dalam memantau pengendalian Covid-19.  Rapat juga digelar tingkat Kemenko seperti Rapat Koordinator Kemenko Maritim dan Investasi Jumat (20/3) sore setelah Ratas Kabinet pagi hari dipimpin Presiden.  

 “Sangat jelas arahan Bapak Presiden dan dilaksanakan oleh KLHK,” ujar Menteri Siti sambil menambahkan  bahwa pihaknya juga secara ketat memonitor jajaran di bawahnya.

Dalam keterangan persnya, Sabtu (21/3), Menteri LHK, Siti Nurbaya menjelaskan sejumlah upaya pengendalian wabah Covid-19. 
Penerapan bekerja di rumah atau work from home (WFH) dijalankan dan pelayanan publik berjalan normal dengan penerapan piket kantor.

Dalam kaitan WFH, diwajibkan ada laporan jurnal harian personel selama WFH yang diserahkan tiap pekan kepada Sekjen KLHK melalui sekretaris komponen eselon 1 masing-masing. 

Menteri Siti mengatakan, dilakukan penyemprotan ruangan dengan desinfektan di kantor-kantor dan sudah sebagian selesai dilakukan.

“Sekjen membentuk posko informasi online untuk menerima  laporan perkembangan staf yang sakit atau alami gejala seperti bersin, batuk, pilek, demam dan sesak napas. Laporan disiapkan harian oleh posko secara berantai melalui sekretaris komponen eselon  1 melalui  kepegawaian/bagian umum,” papar Menteri Siti. 

Jika ada personel yang hasil tesnya menunjukkan positif Covid-19 atau sebagai OPD (orang dalam pemantauan), akan dibimbing untuk self isolation dan dipantau secara ketat mengikuti arahan Satgasnas atau rumah sakit (RS) 

“Selain itu Sekjen menyiapkan terbatas hand sanitizer dan masker bagi staf yang memerlukan  atau masyarakat, secara  terbatas,”  ujar Menteri Siti 

Pelaksanaan kegiatan

Meski situasi mengharuskan ada pembatasan kerja di rumah, tetapi menurut Menteri Siti Nurbaya, kegiatan Kementerian LHK disesuaikan dan direncanakan serta dilaksanakan. 

Sementara itu, terkait rangkaian Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2020 dengan melibatkan banyak orang yang dilaksanakan Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, Bahan Beracun dan Berbahaya pada 15 Maret 2020 di Candi Borobudur, pada 22 Maret 2020 di Mandalika, dan pada 25 Maret 2020 di Likupang ditunda.

Pelatihan pendidikan masyarakat yang dilaksanakan KLHK diganti dengan sistem jarak jauh online. Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BP2SDM) KLHK telah menyiapkan rencana paket 2 unit pelatihan sistem jarak jauh  sebagai substitusi  pelatihan masyarakat dengan sekolah lapang. Ini ditujukan bagi kelompok tani hutan sosial. 

“Sistem pelatihan masyarakat jarak jauh antarkelompok masyarakat tani dilakukan dengan referensi kelompok tani yang sudah maju membimbing kelompok tani lainnya. Untuk pelatihan disediakan honor untuk masyarakat sesuai standard seperti uang saku dan lain lain  menurut standard APBN. Menteri memerintahkan untuk dikerjakan paket seperti ini dan dilakukan  dalam 1-2 minggu ke depan, meski masih terbatas,” ujar Siti Nurbaya. 

Ia juga menugaskan Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) untuk sedapat mungkin paket-paket bantuan yang mendorong ekonomi masyarakat di perhutanan sosial dan kemitraan lingkungan agar direalisasikan dan dilaksanakan terbatas.

“Yang penting bisa terus mendorong aktivitas masyarakat dan para pendampingnya di lapangan, karena aktivitas tidak boleh ada yang terhenti karena virus korona,” tutur Menteri LHK. 

Dalam kaitan hasil kelompok  tani hutan seperti madu, bahan jamu, minyak kayu putih dan lain lain perlu segera dibeli dan dikumpulkan  KLHK melalui Dirjen PSKL. Hasil kelompok tani hutan akan disiapkan ruangan di Kantor Pusat Gedung Manggala dan untuk distribusi kepada paramedis dan masyarakat.

Untuk menenangkan pekerja dunia usaha, Menteri Siti mengungkapkan, Ditjen Pengelolaan Hutan Produksi Lestari ( PHPL) sudah mengeluarkan surat edaran pepada pemegang izin untuk tidak ada pemutusann hubungan kerja (PHK) dan memantau perkembangan dunia usaha kehutanan. 

“Ditjen PHPL menyiapkan surat Menteri LHK kepada Menkeu untuk segera meminta relaksasi kewajiban Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) terkait industri kayu lapis yang mengalami penyendatan ekspor,” kata Menteri Siti. 

Dalam kaitan langkah-langkah konservasi dan antisipasi cegah wabah Covid-19, Menteri  Siti Nurbaya menjelaskan 15 dari 54 taman nasional sudah dilakukan penutupan untuk wisatawan.

Tercatat sebanyak 15 taman nasional  dan taman wisata alam ditutup sementara  oleh Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem  (KSDAE) termasuk Labuan  Bajo, Rinjani, Ijen, Kepulauan Seribu, Merapi, Tangkuban perahu, dan lain lain. (RO/OL-09)

Baca Juga

Instagram @RENATTA MOELOEK

Chef Renatta Terjebak Jadi Juri

👤Suryani Wandari Putri 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 03:45 WIB
LULUS dari sekolah kuliner ternama, Le Cordon Bleu Culinary Art, Paris, Perancis, pada 2018, koki selebritas Renatta Moeloek, 26, justru...
AFP

Sam Smith Cari Pasangan Secara Daring

👤MI 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 03:20 WIB
PENYANYI asal Inggris, Sam Smith, 28, mengaku selalu kesulitan mencari...
AFP

Anggun Kembali Gabung Mask Singer

👤MI 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 03:00 WIB
MUSIKUS Anggun, 46, kembali bergabung dalam panel juri Mask Singer musim terbaru di Prancis untuk musim...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya