Sabtu 21 Maret 2020, 13:15 WIB

Survei: Mayoritas Penduduk Indonesia tak Lakukan Panic Buying

Putri Rosmalia Octaviyani | Megapolitan
Survei: Mayoritas Penduduk Indonesia tak Lakukan Panic Buying

AFP
Ilustrasi - Orang-orang mengenakan masker di tengah kekhawatiran tentang virus korona.

 

MESKI khawatir, ternyata mayoritas masyarakat Indonesia memilih untuk tidak melakukan panic buying atau berbelanja kebutuhan pokok secara berlebihan di tengah wabah korona (Covid-19)

Hal itu terlihat dari hasil survei yang dilakukan oleh RRI dan Indo Barometer yang berjudul Isu Virus Corona di Indonesia. Survei tersebut dilakukan di 7 provinsi di Indonesia yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, Banten, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan. Tujuh provinsi tersebut setara dengan 64.9% populasi nasional.

Baca juga: Jadi RS Darurat Covid-19, Wisma Atlet Disemprot Disinfektan

Waktu pengumpulan data Tanggal 10--16 Maret 2020. Metode penarikan sampel yang digunakan adalah quota and purposive sampling dengan jumlah sampel sebesar 400 responden.

Margin of error survei sebesar ±4.90%, pada tingkat kepercayaan 95%. Responden adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah yang bertempat tinggal di wilayah survei.

Dari survei tersebut diketahui bahwa hanya 0,3% masyarakat yang melakukan panic buying saat wabah korona mulai menyebar. Selebihnya 99,7% responden memilih untuk tidak menimbun bahan makanan berlebih.

Masyarakat yang melakukan panic buying beralasan hanya bertujuan untuk persediaan saja.

Seperti diketahui, sejak pertama kali pemerintah mengumumkan adanya warga positif korona, mayoritas supermarket ramai diserbu pembeli. Beberapa bahan makanan hingga saat ini juga sudah mulai langka dan dibatasi penjualannya, seperti gula dan minyak goreng. (OL-6)
 

Baca Juga

MI/Vicky Gustiawan

Ragunan Batasi Pengunjung 5.000 Orang per Hari Saat Normal Baru

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 29 Mei 2020, 23:10 WIB
Mekanisme untuk mengatur batasan jumlah pengunjung ke Ragunan dilakukan dengan mewajibkan pengunjung mendaftar secara...
MI/ Barry F

Masa Tanggap Darurat Depok Diperpanjang hingga 30 Juni

👤Kisar Rajagukguk 🕔Jumat 29 Mei 2020, 23:06 WIB
Sementara itu, Idris menyampaikan hingga saat ini terjadi penambahan kasus konfirmasi positif sebanyak 4 kasus menjadi 551...
Antara/Adfitya Pradana Putra

Total Denda Pelanggaran PSBB DKI Jakarta Hampir Rp600 Juta

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 29 Mei 2020, 22:38 WIB
" Jumlah Total Denda capai Rp599.850.000, hampir 600 juta. Paling banyak tempat usaha ya," kata...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya