Sabtu 21 Maret 2020, 09:43 WIB

Cerita dr Handoko ke Ganjar: Situasinya Buruk, Perlu Terobosan

Astri Novaria | Humaniora
Cerita dr Handoko ke Ganjar: Situasinya Buruk, Perlu Terobosan

FACEBOOK NOVIANA KUSUMAWARDHANI
Dokter spesialis paru-paru Handoko Gunawan saat masih ikut menangani pasien covid-19.

 

DOKTER Handoko Gunawan belakangan ini menyita perhatian publik. Tak terkecuali menyita perhatian Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Dokter senior spesialis paru yang berusia 80 tahun ini diapresiasi lantaran semangatnya membantu pasien terjangkit Covid-19.

Jumat (20/3) malam pada pukul 22.31 WIB, Ganjar menyempatkan diri berbincang dengan dokter yang berpraktik di Rumah Sakit Graha Kedoya, Jakarta itu/ lewat sambungan telefon. Perbincangan itu pun direkam oleh Ganjar dan dibagikan lewat instagram pribadinya @ganjar_pranowo.

Baca juga: Mudik Diputuskan Pekan Depan; Normal, Pembatasan atau Dilarang

Ganjar menanyakan kabar dokter Handoko yang saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Persahabatan. "Bagaimana kondisi hari ini?" tanya Ganjar.

"Sudah sehat sih, tidak panas, tidak mual, tapi capek luar biasa," jawab dr Handoko.

"Saya tahu, saya ikuti dari media banyak orang mengirimkan pesan kepada saya tentang pak Handoko, kemudian saya mencari nomer, dan hari ini saya bertemu. Saya menghormati, saya apresiasi bapak, bapak menginspirasi anak-anak muda. Bapak orang yang punya dedikasi yang luar biasa," lanjut Ganjar.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu pun meminta izin kepada dr Handoko untuk bercerita kepadanya saat menangani pasien terjangkit Covid-19.

"Boleh cerita sampai bapak beristirahat? Eh, tapi ini ganggu nggak ya?" tanya Ganjar.

"Enggak, wong lagi nganggur. Udah beberapa hari bengong. Dikarantina pak temen-temen dokter paruh baya," kata dr Handoko yang masih mengalami batuk-batuk ringan itu.

Kepada Ganjar, dr Handoko menyampaikan bahwa situasinya yang dialami Indonesia lantaran wabah Covid-19 buruk dengan meningkatnya banyak korban yang terjangkit. Pihaknya mengharapkan ada terobosan dari pemerintah dalam menangkal virus tersebut.

Baca juga: Ini Tingkat Akurasi Rapid Test untuk Covid-19

"Memang situasinya buruk sekali ya, mesti ada terobosan.  Kalau begini terus, kita tidak tahu, ya PDP (pasien dalam pengawasan) dan ODP (orang dalam pengawasan) dalam menjalani tugasnya. Tidak bisa dengan cara begini," papar dr Handoko. 

Ganjar menerima masukan dari dr Handoko tersebut sekaligus mengingatkan kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap Covid-19 dan menjaga kesehatan agar tidak terjangkit virus tersebut. (OL-6)
 

Baca Juga

Antara

UN Dihapus, Terbitlah AN

👤Syarief Oebaidillah 🕔Senin 26 Oktober 2020, 17:22 WIB
Kendati sepakat Ujian Nasional ( UN) dihapus, namun kesiapan pemerintah melalui Kemendikbud yang akan melaksanakan Asesmen Nasional ( AN)...
Ilustrasi

Hari ini Pasien Covid-19 Sembuh Bertambah 3.908 Orang

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Senin 26 Oktober 2020, 17:15 WIB
Hari ini pasien covid-19 yang sembuh di Indonesia menjadi 317.672 setelah ada penambahan sebanyak 3.908...
Ilustrasi

Ini Lima Fakta Gempa di Selatan Jawa Barat

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Senin 26 Oktober 2020, 16:30 WIB
Gempa berkekuatan 5,6 yang mengguncang Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta pada hari Minggu (25/10) berdampak menyebabkan 29 rumah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya