Jumat 20 Maret 2020, 21:12 WIB

Hadis Dhaif Kerap Dipakai jadi Seruan ke Masjid Saat Wabah Korona

Akhmad Mustain | Humaniora
Hadis Dhaif Kerap Dipakai jadi Seruan ke Masjid Saat Wabah Korona

Antara
Sebuah Masjid tetap menggelar salat jumat di tengah himbauan untuk menggantinya dengan saat dhuhur karena wabah virus korona.

 

Muhammadiyah memberikan himbauan kepada umat muslim untuk hati-hati dengan seruan sejumlah tokoh dalam menghadapi pandemi covid-19. Banyak pihak yang menggunakan sejumlah hadis berkategori dhaif, berkategori lemah dan mestinya tidak dijadikan sumber hukum.

Dalam situs resminya www.muhammdyah.or.id disebutkan sejumlah hadis yang kerap muncul di tengah merebaknya pandemi virus korona di Indonesia ini. Berikut penjelasan yang dimuat dalam laman http://www.muhammadiyah.or.id/id/news-18651-detail-hindari-penggunaan-hadis-dhaif-dalam-mencegah-penyebaran-virus-corona.html

1. Dari Anas bin Malik Radi-Allahu anhu, Rasulullah bersabda:

"Sesungguhnya apabila Allah ta'ala menurunkan penyakit dari langit kepada penduduk bumi maka Allah menjauhkan penyakit itu dari orang-orang yang meramaikan masjid." Hadits riwayat Ibnu Asakir (juz 17 hlm 11) dan Ibnu Adi (juz 3 hlm 232).

Hadis ini dinyatakan sebagai hadis dhaif oleh Nashir al-Din al-Albani dalam kitab Silsilat al-ahadits al-Dho'ifat wa al-Maudhu'at, juz IV, hal. 222, hadis no. 1851.

 

2. Dari Anas bin Malik Radi-Allahu anhu, Rasulullah bersabda:

"Apabila Allah menghendaki penyakit pada suatu kaum, maka Allah melihat ahli masjid, lalu menjauhkan penyakit itu dari mereka." Riwayat Ibnu Adi (juz 3 hlm 233); al-Dailami (al-Ghumari, al-Mudawi juz 1 hlm 292 [220]); Abu Nu'aim dalam Akhbar Ashbihan (juz 1 hlm 159); dan al-Daraquthni dalam al-Afrad (Tafsir Ibn Katsir juz 2 hlm 341).

Hadis ini adalah hadis dha'if menurut pedapat lihat Nashiruddin al-Albani dalam Shahih wa Dha'if al-Jami' al-Shoghir, juz IV, hal. 380, hadis no. 1358.

 

3. Sahabat Anas bin Malik Radi-Allahu anhu berkata: "Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda:


Allah swt berfirman: "Sesungguhnya Aku bermaksud menurunkan azab kepada penduduk bumi, maka apabila Aku melihat orang-orang yang meramaikan rumah-rumah-Ku, yang saling mencintai karena Aku, dan orang-orang yang memohon ampunan pada waktu sahur, maka Aku jauhkan azab itu dari mereka." Riwayat al-Baihaqi, Syu'ab al-Iman [2946].

Hadis ini dikategorikan dho'if Jiddan menurut Nashiruddin al-Albani dalam Kitab Shahih wa Dha'if al-Jami' al-Shaghir, juz 9, hal. 121, hadis no. 3674.

4. Sahabat Anas bin Malik Radi-Allahu anhu berkata: "Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda:

"Apabila penyakit diturunkan dari langit, maka dijauhkan dari orang-orang yang meramaikan masjid." Riwayat al-Baihaqi, Syu'ab al-Iman [2947]; dan Ibnu Adi (juz 3 hlm 232). Al-Baihaqi berkata: "Beberapa jalur dari Anas bin Malik dalam arti yang sama, apabila digabung, maka memberikan kekuatan (untuk diamalkan)".

Hadis ini juga dikategorikan Dha'if oleh Nashiruddin al-Albani dalam kitab Al-Silsilah al-Dha'ifah, juz IV, hal. 350, hadis no. 1851.

Untuk itulah, Muhammadiyah menghimbau dalam keadaan yang genting seperti saat ini ketika pandemi Covid-19 telah menjadi wabah yang mengglobal dan telah menginfeksi ratusan ribu ummat manusia dan menyebabkan puluhan ribu manusia meninggal dunia, para ulama dan ahli agama supaya meninggalkan hadis-hadis berkategori dhaif seperti di atas.

Sebaliknya hendaknya hanya menggunakan hadis-hadis yang shahih dalam memberikan seruan kepada umat muslim. Adapun hadis-hadis shahih yang bisa dijadikan sebagai hujjah dalam membimbing ummat antara lain sebagai berikut:

1. Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tha'un (wabah penyakit menular) adalah suatu peringatan dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala untuk menguji hamba-hamba-Nya dari kalangan manusia. Maka apabila kamu mendengar penyakit itu berjangkit di suatu negeri, janganlah kamu masuk ke negeri itu. Dan apabila wabah itu berjangkit di negeri tempat kamu berada, jangan pula kamu lari daripadanya." (HR Bukhari dan Muslim dari Usamah bin Zaid).

2. Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Janganlah  yang sakit dicampurbaurkan dengan yang sehat." (HR Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah)

Baca Juga

MI/Ramdani

Ahli: Covid-19 Akan Berlalu, Tapi Tetap Jaga Jarak Sosial

👤Rudy Polycarpus 🕔Sabtu 28 Maret 2020, 23:03 WIB
Berdasarkan analisanya, pandemi corona tidak akan berlangsung berbulan-bulan seperti prediksi banyak...
Antara

Pemprov DKI Dapat Tambahan 15 ribu APD

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Sabtu 28 Maret 2020, 21:24 WIB
"Kita setiap hari membutuhkan seribu. Itu kemarin. Bisa jadi nanti karena ada perkembangan jumlah yang dibutuhkan lebih besar,"...
Antara

Ganjar: Jika Sayang Keluarga, Jangan Pulang Kampung

👤Rudy Polycarpus 🕔Sabtu 28 Maret 2020, 20:06 WIB
Menurut Ganjar, pulang kampung saat pandemi korona ialah tindakan nekat karena membahayakan orang lain, terutama orang lanjut...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya