Jumat 20 Maret 2020, 20:26 WIB

Ini Tingkat Akurasi Rapid Test untuk Covid-19

Atalya Puspa | Humaniora
Ini Tingkat Akurasi Rapid Test untuk Covid-19

MI/Indriyani Astuti
Fasilitas Produksi Rapid Test Kimia Farma

 

UPAYA menekan laju virus novel korona (covid-19) dengan rapid test akan berjalan efektif jika dibarengi dengan perintah isolasi yang ketat.

"Untuk rapid test bisa dilakukan, dengan syarat, apapun hasilnya baik positif atau negatif, asal inividu yang bergejala batuk, demam, pilek, sesak, tetap wajib isolasi. Kalau gejala ringan di rumah, sedang hingga berat di Rumah Sakit," kata Kepala Dokter YesDok Indonesia, Marshell T Hartanto, di Jakarta, Jumat (20/3).

Pasalnya, tingkat akurasi rapid test terbilang rendah dibanding dengan pemeriksaan menggunakan PCR yang secara spesifik dapat mendeteksi adanya virus covid-19.

Pemeriksaan rapid test hanya memungkinkan untuk mendeteksi antibodi yang muncul dalam diri seseorang akibat adanya satu virus tertentu.

"Rapid test ini bisa dideteksi hasilnya di atas paparan 10 hari ketika tubuh, sudah menunjukan respon atas imunoglobin IgG/IgM. Sehingga rentan menghasilkan false positif (positif yang salah) dan false negatif (negatif yang salah)," bebernya.

Namun, hasil pemeriksaan rapid test bisa didapatkan dengan cepat. Karena, pemeriksaan ini hanya membutuhkan sample tepi darah pasien yang dapat dianalisis dalam waktu 15 menit.

"Kalau hasilnya positif harus dilakukan swab tenggorok dan dibaca PCR DNA untuk memberikan hasil yang lebih akurat," ucapnya.

Seperti diketahui, pemerintah mulai menggunakan metode pemeriksaan rapid test untuk menemukan kasus Covid-19 secara cepat dan masif.

Adapun, pemerintah telah mengimpor sebanyak 500 ribu unit alat rapid test dari Tiongkok yang akan dikirim secara bertahap. Nantinya, alat tersebut akan didistribusikan ke Rumah Sakit di Indonesia. (OL-2)

Baca Juga

Dok. BIN

BIN Donasikan Alkes kepada RSUP Persahabatan

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 04 April 2020, 20:13 WIB
Bantuan itu merupakan langkah nyata dan bentuk kolaboratif dalam membantu penanganan...
Istimewa

Gas Hidrogen Disebut Bermanfaat untuk Bantu Pasien Covid-19

👤Wisnu AS 🕔Sabtu 04 April 2020, 19:23 WIB
Sitokin atau protein kecil berfungsi dalam sistem...
Twitter @BNPB_Indonesia

BNPB: Pasien Sembuh Tambah 16 Orang, Meninggal Dunia 10 Orang

👤Henri Siagian 🕔Sabtu 04 April 2020, 18:40 WIB
Di sisi lain, pasien positif korona yang sembuh juga bertambah 16 orang sehingga menjadi 150...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya