Jumat 20 Maret 2020, 17:37 WIB

Tiba di Tanah Air, Bos BUMD Cianjur Diisolasi di Vila di Puncak

Benny Bastiandy | Nusantara
Tiba di Tanah Air, Bos BUMD Cianjur Diisolasi di Vila di Puncak

MI/Benny Bastiandy
Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur, Jawa Barat

 

LIMA pejabat Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, bersama tiga orang perempuan yang merupakan istri mereka, harus menjalani isolasi mandiri seusai pulang pelesiran di Eropa. Mereka ditempatkan di sebuah vila di kawasan Bogor untuk menjalani tahap isolasi selama 14 hari.

Satgas Rescue Covid-19 Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, menjelaskan kelima pegawai Perumdam Tirta Mukti bersama tiga orang istri tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis (19/3) sekitar pukul 16.00 WIB.

Tangkapan layar dari video pejabat Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur saat di Eropa. (Dok Pri)

Hasil pemeriksaan tim medis di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Bandara Soekarno-Hatta, kelima pegawai beserta tiga orang istri dinyatakan sehat.

"Semuanya ada 8 orang. Kemarin (Kamis) tiba di Bandara Soetta sekitar pukul 16.00 WIB. Langsung diperiksa KKP. Setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan, mereka dinyatakan sehat. Walaupun begitu, mereka direkomendasikan self monitoring dengan cara mengisi formulir yang sudah disiapkan," kata Yusman yang juga Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur itu, Jumat (20/3).

Baca juga: Abaikan Covid-19 Pejabat BUMD Cianjur Liburan ke Eropa

Tim Khusus dari Dinkes Kabupaten Cianjur yang sudah siaga mengawal kepulangan 8 orang yang baru pelesiran di Eropa sejak 13 Maret itu. Mereka tak langsung dibawa pulang ke Cianjur, tapi ditempatkan dulu di sebuah vila di kawasan Bogor.

"Sesuai kebijakan bapak bupati, isolasi rumahnya di luar Cianjur. Di vila. Lokasinya di Bogor," terang Yusman.

Baca juga: Batal Umrah, Pejabat BUMD Cianjur Liburan ke Eropa

Selama 14 hari masa isolasi mandiri, kata Yusman, petugas dari Dinas Kesehatan terus memantau perkembangan mereka. Jika selama dua pekan tidak ada keluhan apapun, mereka bisa dinyatakan sehat.

"Kalau ada gejala, harus diperiksa. Kita akan ambil sampelnya," tuturnya.

Baca juga: Polah Pejabat BUMD Cianjur di Eropa Terekam Video Dikecam

Secara kasat mata, kata Yusman, kedelapan orang tersebut terlihat bugar. Tidak tampak mengalami stres atau gejala-gejala lainnya.

"Informasi yang saya dapat, negara yang terakhir yang dikunjungi mereka adalah Belanda," pungkasnya. (X-15)

Baca Juga

Istimewa

Warga Surabaya Apresiasi Bantuan Sembako Cak Machfud saat PSBB

👤Faishal Taselan 🕔Minggu 05 April 2020, 10:15 WIB
WARGA Surabaya begitu mengapresiasi kepedulian Tokoh Masyarakat Surabaya Machfud Arifin, di tengah himbauan pembatasan sosial berskala...
ANTARA/Abriawan Abhe

Cegah Covid-19, Umat Kristen di Kupang Ibadah di Rumah

👤Palce Amalo 🕔Minggu 05 April 2020, 10:00 WIB
Ada juga sejumlah gereja yang melakukan siaran langsung prosesi ibadah kepada jemaat melalui live streaming di Facebook, serta radio milik...
Dok  BPBD Toraja

Tiga Warga Meninggal Tertimbun Longsor di Toraja

👤Lina Herlina 🕔Minggu 05 April 2020, 09:25 WIB
Ketiganya ialah bapak bernama Bottong, 80, ibu bernama Rita, dan anak laki-laki bernama Yen, 12. Ketiganya tewas tertimbun longsor di dalam...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya