Jumat 20 Maret 2020, 17:11 WIB

Empat Pelaku Pemerkosaan Digantung di India

Deri Dahuri | Internasional
Empat Pelaku Pemerkosaan Digantung di India

STR / AFP
Asha Devi (tengah), ibu dari korban pemerkosaan datang ke lokasi eksekusi hukum gantung para pelaku di New Delhi, India, Jumat (20/3).

 

EMPAT pelaku pemerkosaan dieksekusi gantung di India, Jumat (20/3). Hukuman gantung dilakukan setelah lebih dari tujuh tahun peristiwa pemerkosaan yang diiringi pembunuhan terjadi. 'Negeri Hindustan' tersebut menghadapi banyak kasus pemerkosaan.  

Salah satu korban pemerkosaan adalah Jyoti Singh, 23, yang hendak pulang ke rumah dari bioskop pada Minggu, 16 Desember 2012. Ia pulang dengan ditemani seorang teman prianya.   

Malam itu, Jyoti dan teman prianya naik bus milik perusahaan swasta.Tiba-tiba, enam pria memukuli teman pria dari Jyoti. Sementara itu, Jyoti diseret ke bagian belakang kendaraan dan diperlakukan tak senonoh secara ramai-ramai. Tak hanya itu, Jyoti dipukul dengan sebatang besi.   

Setelah satu jam insiden pemerkosaan dan pembunuhan, Jyoti dan teman laki-lakinya yang sudah tak bernyawa dibuang ke tempat sampah.

Jyoti sempat dibawa ke rumah sakit dan bahkan dibawa ke sebuah rumah sakit di Singapura. Sebelum meninggal, Jyoti masih sempat mengingat para pelaku dan mengungkap identitas pelaku.  

Jyoti sempat mendapat dukungan dari media India dan dijuluki 'Nirbhaya' atau 'Jangan Takut'.  

Akhirnya, polisi India bisa menangkap sopir bus dan kemudian menangkap tiga pelaku lainnya pada 18 Desember 2012. Dua pelaku justru hanya mendekam selama satu pekan di kantor polisi. 

Akhirnya, setelah proses pengadilan, lima pria dewasa dituntut dengan dakwaan 13 penyerangan pada Februari 2013.  

Satu bulan setelah divonis, pelaku utama Ram Singh ditemukan tewas dalam sel. Petugas menyatakan bahwa pelaku melakukan aksi bunuh diri. Namun pihak keluarga dan pengacaranya meyakini bahwa Ram dibunuh.    

Pada Agustus 2013, seorang pelaku yang masih remaja juga dinyatakan bersalah melakukan pemerkosaan dan pembunuhan dan divonis hukuman penjara 3 tahun.

Empat pelaku yang dewasa dinyata bersalah dan divonis hukuman mati. Namun membutuhkan waktu lebih dari 6 tahun untuk dilakukan eksekusi hukuman mati dengan cara digantung karena pengacara terus melakukan banding.

Selama persidangan, keluarga Jyoti harus pindah dari perdesaan ke kota dan ayahnya hanya mendapat US$100 dari pekerjaan sebagai porter di bandara. 

Para pelaku yang berada dalam bus adalah Ram Singh, Mukesh Singh, Vinay Sharma, Akshay Thakur, dan Pawan Gupta. Semuanya adalah buruh kasar dan tinggal di kawasan kumuh yang berada di selatan Kota New Delhi.  

Angka kekerasan seksual di India tergolong tinggi.Pada 2018, tercatat 34 ribu kasus pemerkosaan di India dan banyak korban yang tak berani untuk melaporkan yang dialaminya. Bahkan pada 2017, dilaporkan 150 ribu kasus pemerkosaan di negara tersebut.    

Terkait kasus pemerkosaan yang diiringi pembunuhan dengan korban Jyoti telah mengundang para simpatisan.Ribuan orang berunjuk rasa yang menuntut hukuman mati bagi para pemerkosa termasuk para pembela pemerkosa. (AFP/OL-09)   

 

Baca Juga

AFP/KENA BETANCUR

​​​​​​​Pandemi Covid-19, WHO: Dunia Butuh Tambahan 6 Juta Perawat

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 07 April 2020, 15:07 WIB
"Perawat adalah tulang punggung sistem kesehatan apa pun," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam sebuah...
AFP

Untuk Pertama Kali, Tiongkok Laporkan Nol Kematian Kasus Covid-19

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Selasa 07 April 2020, 15:05 WIB
Total kasus positif covid-19 di negara itu menjadi 81.740 kasus dan 3.331...
AFP/Mandel Ngan

AS Gencar Uji Coba Vaksin, Trump: Ada Secercah Harapan

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 07 April 2020, 14:44 WIB
Trump melihat beberapa pengujian dan pengembangan vaksin covid-19 menunjukkan hasil...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya