Jumat 20 Maret 2020, 16:35 WIB

Yurianto: Positif Covid-19 Tidak Harus Dirawat di RS

Antara | Humaniora
Yurianto: Positif Covid-19 Tidak Harus Dirawat di RS

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto

 

JURU bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan seseorang yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona belum tentu perlu dirawat di rumah sakit apabila tidak ada gejala yang darurat.

"Kalau semua yang positif dirawat, rumah sakit akan penuh. Yang penting adalah melakukan isolasi mandiri dengan tetap dipantau oleh tenaga kesehatan," kata Yurianto saat jumpa pers di Graha BNPB, Jakarta, hari ini.

Yurianto mengatakan yang perlu langsung dirawat saat diketahui positif terinfeksi virus corona adalah orang-orang yang memiliki penyakit bawaan seperti diabetes dan hipertensi.

Bila gejala yang muncul masih berupa demam, batuk, dan pilek saja, maka hanya perlu melakukan isolasi mandiri di rumah dan mengonsumsi obat-obatan yang bisa mengurangi gejalanya.

"Kalau misalnya demam, maka minum obat penurun panas. Begitu juga yang batuk cukup diberi obat batuk. Namun, bila sudah mengalami gangguan pernafasan atau sesak nafas, maka harus langsung dirawat di rumah sakit," tuturnya.

Baca juga: IDI: Tingkat Akurasi Deteksi Covid-19 dengan Rapid Test Capai 95%

Yurianto mengatakan seseorang yang positif terinfeksi virus corona bisa mengalami gangguan pernafasan karena dahak yang banyak di saluran pernafasan sudah mulai masuk ke paru-paru.

"Kalau sudah mengalami gangguan pernafasan, maka di rumah sakit perlu langsung di-rontgent untuk mengetahui penyebabnya secara pasti," katanya.

Dalam jumpa pers tersebut, Yurianto menyebutkan hingga Jumat pukul 12.00 WIB, jumlah kasus positif virus corona bertambah 60 kasus menjadi 369 kasus. Jumlah kasus meninggal dunia juga bertambah tujuh kasus menjadi 32 kasus.

Sementara itu, pasien yang dinyatakan sembuh juga bertambah satu orang, sehingga sudah ada 17 orang yang dinyatakan sembuh dari COVID-19. (OL-4)

Baca Juga

ANTARA/MUHAMMAD ADIMAJA

​​​​​​​Seruan Paskah, Kemenag Ajak Gereja Muliakan Kehidupan

👤Syarief Oebaidillah 🕔Kamis 09 April 2020, 15:17 WIB
Kemenag telah mengeluarkan imbauan agar umat Kristen melaksanakan ibadah di rumah dengan memanfaatkan tekhnologi informasi atau...
MI/Mohamad Irfan

Istana: Revisi Perpres BPJS Kesehatan Masih Dibahas Kementerian

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 09 April 2020, 15:03 WIB
Landasan hukum yang baru dibutuhkan, menyusul keputusan Mahkamah Agung terkait pembatalan kenaikan iuran BPJS...
Ilustrasi

MUI Dukung Gelar Istihotsah dan Zikir Nasional

👤Syarief Oebaidillah 🕔Kamis 09 April 2020, 14:54 WIB
Majelis Ulama Indonesia ( MUI) mendukung penyelenggaraan kegiatan Istighotsah dan Zikir Nasional untuk memohon doa kepada Allah SWT dalam...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya