Jumat 20 Maret 2020, 15:50 WIB

IDI: Tingkat Akurasi Deteksi Covid-19 dengan Rapid Test Capai 95%

Atalya Puspa | Humaniora
IDI: Tingkat Akurasi Deteksi Covid-19 dengan Rapid Test Capai 95%

AFP/JUNG YEON-JE
Ilustrasi rapid test covid-19

 

KETUA Lembaga Riset Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia Marhaen Hardjo menyebut, deteksi virus novel korona (Covid-19) menggunakan alat rapid test memiliki tingkat akurasi sebesar 95%.

Memang berbeda dengan pemeriksaan menggunakan PCR yang memiliki tingkat akurasi 100%. Namun, deteksi Covid-19 menggunakan alat rapid test dapat mempercepat penemuan kasus sehingga diharapkan mampu menekan laju penyebaran virus.

"Ini Tiongkok yang pertama kali menggunakan. Kemudian Korea dan Italia. Berdasarkan pengalaman di negara-negada yang menggunakan rapid test, menunjukan keberhasilan dalam penanganan cepat," kata Marhaen kepada Media Indonesia, Jumat (20/3).

Adapun, alat rapid test memiliki kemampuan untuk mendeteksi imunoglobulin IgG/IgM covid-19. Jadi, alat tersebut akan mengukur kadar antibodi dalam tubuh seseorang.

"Karena orang yang terinfeksi berarti akan memproduksi antibodi untuk melawan protein virusnya," katanya.

Baca juga: Agar Rapid Test Berjalan Efektif, Pemerintah Harus Jemput Bola

Marhaen menyebut nantinya pemeriksaan akan dilakukan dengan mengambil sample tepi darah seseorang, dan hasilnya bisa didapatkan dalam waktu 15 menit saja.

Terpisah, Ketua PB IDI Daeng Mohammad Faqih, alat rapid test lebih praktis digunakan dibanding PCR. Sehingga, targetnya dengan penggunaan alat ini, deteksi dini Covid-19 dapat dilakukan secara masif di seluruh fasilitas kesehatan.

"Ini kan untuk screening step awal. Kalau positif hati-hati, mungkin nanti akan langsung ada tindakan, apakah diisolasi atau diobservasi. Kalau sudah tau screeningnya tanggapnya bisa lebih awal. Itu yang kita harapkan," ujarnya.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar diadakan rapid test untuk mendeteksi secara cepat sebaran Covid-19. Adapun, alat rapid test tersebut telah diimpor sebanyak 500 ribu dari Tiongkok oleh Kementerian BUMN, dan akan didistribusikan ke Rumah Sakit di Indonesia. (OL-4)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani

Citra Pemerintah Terdongkrak oleh Bantuan Sosial

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 06:44 WIB
"Pemerintah terbantu dengan program-program bantuan selama pandemi dan itu mendapat respon positif di...
Ilustrasi

Ivermectin Bisa Jadi Alternatif Pengobatan Pasien Covid-19

👤Syarief Oebaidillah 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 02:10 WIB
Sejumlah negara Amerika Selatan juga telah menggunakan Ivermectin sebagai pengobatan dan tindakan...
Dok. Pribadi

Kowani : Sumpah Pemuda juga Momen Perjuangan Perempuan

👤Syarief Oebaidillah 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 02:01 WIB
"Dua bulan setelah peringatan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928, para perempuan Indonesia menginisiasi pembentukan Perikatan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya