Jumat 20 Maret 2020, 14:01 WIB

Antisipasi Pandemi Covid-19, Pemerintah Jamin Ketersediaan Pangan

mediaindonesia.com | Ekonomi
Antisipasi Pandemi Covid-19, Pemerintah Jamin Ketersediaan Pangan

Istimewa/Kementan
Penandatanganan kesepakatan bersama suplier dan produsen pangan tentang ketersediaan, stabilisasi pasokan, dan harga pangan di Jakarta.

 

MENGATISIPASI dampak merebaknya wabah Covid-19 dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) tahun 2020, pemerintah terus berupaya menjaga ketersediaan, stabilisasi pasokan, dan harga komoditas pangan strategis. 

Upaya tersebut salah satunya ditunjukkan dengan penandatanganan kesepakatan bersama suplier dan produsen pangan tentang ketersediaan, stabilisasi pasokan, dan harga pangan di Jakarta, Jum'at (20/3).

"Penandatanganan ini merupakan bentuk komitmen kita semua untuk menjaga pasokan dan stabilitas harga menghadapi wabah virus korona serta menjelang puasa dan lebaran," demikian dikatakan Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) Agung Hendriadi seusai penandatanganan kesepakatan bersama. 

Lebih lanjut Agung menjelaskan bahwa penandatanganan ini sesuai dengan arahan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo agar semua pihak menjalin kerja sama dan sinergi menjaga pangan terutama menghadapi wabah Korona dan HBKN. 

Dirjen Perkebunan Kementan Kasdi Subagyono mewakili Menteri Pertanian dalam penandatanganan tersebut menyampaikan apresiasi kepada para produsen dan suplier pangan atas komitmen menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan. 

“Ini tugas bersama untuk negara dan bangsa dalam menyediakan pangan yang cukup bagi 267 juta orang,” kata Kasdi. 

Kasdi juga mengungkapkan, dari perspektif neraca pangan, ketersediaan komoditas pangan pokok strategis cukup. Akan tetapi, dari aspek distribusi dan stabilitas harga membutuhkan peran dari semua pihak terutama supplier untuk memenuhi pasokan pangan di pasaran.  

Ruang lingkup kesepakatan meliputi penyediaan, penyaluran, dan stabilisasi harga 11 komoditas pangan pokok meliputi beras, jagung, daging ayam, daging sapi, telur, minyak goreng, gula pasir, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih.

Kesepakatan bersama ditandatangi oleh produsen dan suplier komoditas pangan tersebut yaitu Perpadi, PT Food Station, PT Datu Nusantara Agribisnis, PT Asian Agro, PT Musim Mas, PT Wilmar Nabati, PTPN Holding Company, PT Makassar Tenee, PT Permata Dunia Sukses Utama, PT Binagloria Enterprindo, Poktan Kembang Sari, Asosiasi Champion Cabai Jateng, Gabungan Usaha Pembibitan Unggas, PT Duta Putra Perkasa, PT Suri Nusantara Jaya, dan PT Berkat Mandiri Prima.(OL-09)

Baca Juga

Antara/Adeng Bustomi

Jaga Daya Beli, Presiden Minta Program Padat Karya Diperbanyak

👤Andhika Prasetyo 🕔Selasa 07 April 2020, 12:38 WIB
Dengan begitu, kegiatan perekonomian di level bawah tetap berjalan dan daya beli masyarakat...
MI/Susanto

Maret, Cadangan Devisa Turun Jadi US$ 121 Miliar

👤Despian Nurhidayat 🕔Selasa 07 April 2020, 11:03 WIB
Bank Indonesia memastikan cadangan devisa masih cukup untuk stabilitas nilai tukar rupiah, kebutuhan impor dan pembayaran utang luar negeri...
Istimewa

Gandeng BRI, Kakorlantas Polri Cek Suhu Tubuh Driver Ojol

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 April 2020, 10:35 WIB
Korlantas Polri menggelar operasi keselamatan dengan menggunakan drone untuk mendeteksi suhu tubuh kepada para pengguna jalan, khususnya...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya