Kamis 19 Maret 2020, 22:34 WIB

Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad Jalani Karantina

Antara | Internasional
Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad Jalani Karantina

AFP
Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad

 

MANTAN Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menjalani karantina sendiri setelah melakukan kontak dekat dengan anggota yang dinyatakan positif covid-19.

"Dia berada di bawah karantina sendiri," kata salah juru bicara Mahathir melalui  kelompok perbincangan dalam Whatsapp, Kamis (19/3).

Negarawan berusia 95 tahun dan pendiri Partai Bersatu itu diduga telah berfoto dengan anggota Parlemen Bandar Kuching Kelvin Yii Lee Wuen, yang sekarang dikarantina di Rumah Sakit Umum Sarawak (SGH).

Yii, melalui Facebook pada Selasa (17/3), mengatakan ia telah dites positif terkena virus korona setelah melakukan kontak dekat dengan anggota parlemen Sarikei Andrew Wong Ling Biu, yang juga dinyatakan positif korona pada 2 Maret. 

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan berita Buletin Utama TV3, Mahathir berbagi pengalamannya di bawah karantina di rumah.

"Saya akan mengikuti (karantina sendiri). Penting untuk mengatasi masalah ini, untuk disiplin. Kita harus melakukan karantina sendiri di rumah selama 14 hari. Jika kita melakukan itu, kemungkinan virus tidak akan menyebar ke orang lain," katanya.

Tidak ada informasi yang diperoleh terkait istrinya, Siti Hasmah. (OL-2)

Baca Juga

AFP/Loic VENANCE

Tingkat Kematian Covid-19 di Prancis Meningkat

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Selasa 07 April 2020, 08:53 WIB
Jumlah total kasus di Prancis, menggabungkan statistik rumah sakit dan panti jompo, meningkat 5.171 selama 24 jam terakhir menjadi 98.010...
AFP/STR

Maroko Wajibkan Warga Gunakan Masker

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 07 April 2020, 08:45 WIB
Maroko telah memberlakukan darurat kesehatan nasional sejak 19 Maret dengan melarang warga meninggalkan rumah kecuali jika memiliki...
AFP/Kena Betancur/Getty Images

WHO: Dunia Kekurangan 6 Juta Perawat

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 07 April 2020, 08:30 WIB
Kepala Eksekutif ICN Howard Catton mengatakan tingkat infeksi, kesalahan medis, dan tingkat kematian lebih tinggi di negara yang kekurangan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya