Kamis 19 Maret 2020, 13:00 WIB

Glastonbury 2020 Resmi Batal

Melalusa Susthira K | Weekend
Glastonbury 2020 Resmi Batal

Unsplash/ Joe Green
Glastonbury 2020 semestinya menjadi perayaan ke-50 tahun festival musik di Inggris itu.

SALAH satu acara musik terbesar dunia, Festival Glastonbury, baru saja mengumumkan resmi membatalkan agenda musik tahunannya akibat pandemi covid-19. Pengumuman tersebut diambil setelah pekan lalu penyelenggara Glastonbury 2020 optimis menghelat festivalnya pada Juni mendatang, di tengah banyaknya festival atau acara hiburan lainnya yang memilih menunda lantaran pandemi covid-19. 

Pendiri sekaligus penyelenggara Glastonbury, Michael Eavis dan Emily Eavis, mengatakan terpaksa membatalkan Glastonbury 2020 yang akan menjadi perayaan 50 tahun festival itu karena mengikuti langkah-langkah pemerintah Inggris yang baru diumumkan pada pekan ini. Tiket Glastonbury 2020 maka akan digulirkan ke Glastonbury tahun depan, dan bagi yang berhalangan dapat mengajukan pengembalian uang dalam beberapa hari mendatang.

"Kami sangat menyesal mengumumkan ini, tetapi Glastonbury 2020 terpaksa dibatalkan, dan ini akan menjadi 'fallow year' yang diberlakukan untuk festival," terang Michael dan Emilly dalam pernyataan resminya seperti dikutip The Guardian, Rabu (18/3). 

"Pembatalan festival tahun ini tak diragukan lagi menjadi pukulan telak bagi kru dan sukarelawan kami yang luar biasa dan bekerja sangat keras untuk membuat acara ini terwujud. Selain itu akan ada implikasi keuangan yang parah sebagai akibat dari pembatalan ini - tidak hanya bagi kami, namun juga mitra amal festival, pemasok, pedagang, pemilik tanah lokal, dan komunitas kami," sambungnya. 

Festival yang sejatinya digelar pada 24-28 Juni di Somerset, Inggris itu akan dihadiri oleh penampil utama seperti Taylor Swift, Paul McCartney, Kendrick Lamar. Selain itu, ada pula Dua Lipa, Diana Ross, Camila Cabello, Charli XCX, FKA Twigs, Lana Del Rey, Noel Gallagher's High Flying Birds, HAIM, Thom Yorke, Cage The Elephant, Big Thief, Pet Shop Boys, The Jesus and Mary Chain, dan masih banyak lagi. 

Festival Glastonbury telah menjadi salah satu acara budaya paling terkenal di Eropa sejak pertama kali digelar pada 1970 lalu yang hanya dihadiri oleh 1500 orang, hingga kini berkembang menjadi acara akbar dengan lebih dari 200 ribu pengunjung.

Setiap beberapa tahun festival tersebut absen untuk menerapkan 'fallow year' yang dimaksudkan sebagai proses pemulihan tanah selepas ratusan ribu pengunjung memadati Glastonbury yang dilangsungkan di lahan peternakan sapi perah Worthy Farm tersebut. (Bus/M-1)

Baca Juga

AFP/Mark RALSTON

Ayo, Main Bersama Hewan Kesayangan untuk Mengusir Bosan di Rumah

👤Galih agus Saputra 🕔Minggu 05 April 2020, 08:10 WIB
Mereka bahagia karena ada seseorang yang akan menghabiskan banyak waktu...
MI/Heryus Saputro Samhudi

Ondel-Ondel Betawi, Warisan Budaya yang Kini Telantar di Jalan

👤Heryus Saputro Samhudi 🕔Minggu 05 April 2020, 06:45 WIB
Ondel-ondel, warisan budaya tak benda (WBTB) Indonesia dan ikon budaya Kota Jakarta sekaligus kebanggaan orang Betawi,  ngamen masuk...
Dok. Katonvie

Delapan Sudut Kreasi dalam Selembar Hijab Katonvie

👤(Try/M-1) 🕔Minggu 05 April 2020, 06:35 WIB
HIJAB scarf segi empat banyak dikenakan wanita muslim karena selain ringkas, juga bisa dikreasikan bentuknya untuk mempercantik...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya