Kamis 19 Maret 2020, 12:23 WIB

Persi Sebut Stok APD Hanya Cukup untuk Tiga Hari ke Depan

Atalya Puspa | Humaniora
Persi Sebut Stok APD Hanya Cukup untuk Tiga Hari ke Depan

Antara/Idhad Zakaria
Petugas mengenakan APD saat menangani pasien virus korona

 

PERHIMPUNAN Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) menyatakan stok alat pelindung diri (APD) untuk menangani pasien yang terinfeksi virus korona (Covid-19) semakin menipis.

Anggota Persi Daniel Wibowo menyebut, stok APD yang kini tersedia di RS hanya bisa digunakan untuk tiga hari ke depan.

"Kalau mau dipakai sebagaimana mestinya, tiga hari saja tidak cukup," kata Daniel kepada Media Indonesia, Kamis (19/3).

Stok APD tersebut meliputi masker, baju pelindung, sarung tangan, penutup kepala, hingga sepatu pelindung.

Baca juga: MUI Tegaskan Tebar Kepanikan dan Hoaks Covid-19 Haram

Daniel menyebut, hingga saat ini, belum ada tindakan khusus dari pemerintah untuk memenuhi kebutuhan APD di RS yang menangani pasien Covid-19.

"Belum ada dukungan pemerintah soal APD, karena memang stok tidak tersedia di dalam negeri. Sampai saat ini, kami pun belum menerima bantuan dari pihak lain," kata Daniel.

Namun, Daniel menyatakan pihaknya harus tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat, meski dengan risiko yang tinggi.

"RS menggunakan seadanya, memang berisiko membahayakan diri sendiri, tapi demi pelayanan," imbuh Daniel.

Selain APD, dalam menangani pasien Covid-19, Daniel mengaku RS memiliki sejumlah kendala lainnya, antara lain ketersediaan sarana lab seperti swab kit dan rapid test yang jumlahnya minim, ketersediaan ruang isolasi dan ventilitator, serta ketidakpastian prosedur klaim biaya layanan.

Namun, Daniel menegaskan pihaknya akan tetap melayani pasien, sebagai bagian tugas sosial rumah sakit.

"Ini adalah kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) wabah, sehingga rumah sakit menggunakan prinsip tolong dulu, urusan lain di belakang. Dengan segala keterbatasan, rumah sakit tetap melayani," tandasnya.

Di lain pihak, Kementerian Kesehatan masih belum memberikan komentar apapun terkait krisis APD ini. Sampai berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari pihak Kemenkes, langkah apa yang akan diambil ke depannya. (OL-1)

Baca Juga

Antara

Achmad Yurianto Ingatkan Penggunaan Masker Untuk Semua

👤Ihfa Firdausya 🕔Minggu 05 April 2020, 17:55 WIB
Juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19 Achmad Yurianto menegaskan penggunaan masker untuk semua harus...
Antara

Kemenkes Sebut PSBB Lebih Ketat Atur Kegiatan Penduduk

👤Ihfa Firdausya 🕔Minggu 05 April 2020, 17:45 WIB
Sekjen Kemenkes Oscar Primadi dalam teleconference di Gedung BNPB hari ini (5/4) menyebut PSBB diharapkan lebih ketat mengatur masyarakat...
Ilustrasi

Menag Dorong Percepatan Pembayaran dan Pendistribusian Zakat

👤Syarief Oebaidillah 🕔Minggu 05 April 2020, 17:24 WIB
Menteri Agama Fachrul Razy mendorong Baznas dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) untuk mempercepat pembayaran dan pendistribusian zakat harta (mal)...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya