Kamis 19 Maret 2020, 10:15 WIB

Antisipasi Covid-19 Hipmi Jaya Tunda Musda ke XVII

Selamat Saragih | Megapolitan
Antisipasi Covid-19 Hipmi Jaya Tunda Musda ke XVII

Istimewa
Hipmi Jaya menunda pelaksanaan Musda XVII sebagai dukungann cegah wabah covid-19

 


BADAN Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia DKI Jakarta Raya (Hipmi Jaya) menunda pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XVII yang dijadwalkan 15 April di Hotel Sultan Jakarta sebagai antisipasi kewaspadaan virus korona (Covid-19).

"Kalau dilihat dari tahapan musda, ada beberapa kegiatan yang belum terlaksana antara lain kuliah umum, debat calon ketua umum dan puncaknya yaitu pelaksanaan musda dimana salah satu agendanya yaitu pemilihan Ketua Umum Hipmi Jaya Masa Bakti 2020-2023," kata Ketua Steering Committee/ SC (Panitia Pengarah) Musda XVII Hipmi Jaya, Lexyndo Hakim di Jakarta, Rabu malam (19/3)

Namun dari arahan Gubernur DKI Jakarta dan Ketua Umum BPD Hipmi Jaya, terkait wabah korona dan upaya mencegah penyebarannya, maka pihaknya menunda pelaksanaan musda tersebut.

"Hal ini merupakan kondisi 'force majeur' yang ada di luar kuasa kami selaku penyelenggara kegiatan," kata Lexyndo.

Lexyndo mengatakan sesuai dengan jadwal, SC telah melakukan tahapan musda yaitu pendaftaran bakal calon ketua umum HIPMI Jaya dari tanggal 23 Januari 2020 dan ditutup tanggal 23 Februari 2020, verifikasi dan klarifikasi terhadap dokumen pendaftaran bakal calon ketua umum, menetapkan bakal calon ketua umum menjadi calon ketua umum.

Selanjutnya yaitu tahapan presentasi pokok-pokok pikiran kepada tim nominasi dan steering committee (SC), pengambilan nomor urut, penandatanganan pakta integritas dan penyampaian visi misi caketum di depan anggota, dan tahap kampanye sampai menjelang musda.

Ketiga Calon Ketua Umum yang akan bersaing dalam Musda XVII Hipmi Jaya adalah: Nomor Urut 1: Andi Indra Hardiansyah Rukman, Nomor Urut 2: Noor Sona Maesana Mushonnif dan Nomor Urut 3: Muhammad Alipudin.

Sementara itu, Afifuddin Suhaeli Kalla, Ketua Umum Hipmi Jaya mengatakan dengan mempertimbangkan hasil pertemuan asosiasi serta pimpinan perusahaan dalam acara “Sosialisasi Terkait Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Risiko Penularan Infeksi Covid-19” yang diadakan pada hari Kamis, 12 Maret 2020 di Balaikota DKI Jakarta, yang dihadiri oleh BPD Hipmi Jaya.

Kemudian hasil diskusi BPD HipmiJaya dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk menyikapi dan menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan terkait penularan infeksi Covif-19, maka BPD Hipmi Jaya mengeluarkan surat instruksi organisasi, diantaranya adalah menunda semua acara yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat atau yang akan diadakan beberapa waktu depan. Juga mengimbau ke seluruh anggota BPD Hipmi Jaya, untuk selalu menjaga kesehatan dan mentaati hal-hal yang sudah diatur oleh pemerintah.

Afie menambahkan, penundaan tersebut merupakan keputusan yang sangat berat karena calon ketua umum telah mempersiapkan jauh-jauh hari, baik itu tim materi kampanye dan lain-lainnya.

"Saya pernah mengalami sendiri ketika maju menjadi calon ketua umum HipmiJaya Masa Bakti 2017-2020," ujar Afie. (OL-13)

Baca Juga: Plt Bupati Muara Enim Batalkan Salat Hajat Berjamaah

Baca Juga: Dana Asrama Haji Jadi Bancakan

Baca Juga

Antara/Risky Andrianto

BPTJ Terbitkan Edaran, Dishub DKI Sebut Harus Ikuti PP PSBB

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 01 April 2020, 20:41 WIB
Dalam Surat Edaran No. 5 tahun 2020 itu BPTJ meminta seluruh moda transportasi umum dari dan menuju Jabodetabek dihentikan termasuk...
MI/Andry Widyanto

Arus Keluar Masuk Jabodetabek Segera Dibatasi

👤Hilda Julaika 🕔Rabu 01 April 2020, 20:22 WIB
Pembatasan ini dilakukan untuk memutus rantai penyebaran virus korona (Covid-19) di wilayah...
Antara

Rawa Bokor Ditutup karena Zona Merah, Polisi: Hoaks

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 01 April 2020, 20:21 WIB
Yusri menjelaskan dalam rekaman tersebut, sebenarnya pihak Dinas Perhubungan Kota Tangerang sedang merapikan beton...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya