Kamis 19 Maret 2020, 11:06 WIB

Masuki Hari Terakhir, Pelaksanaan UN SMK Berjalan Lancar

Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora
Masuki Hari Terakhir, Pelaksanaan UN SMK Berjalan Lancar

Medcom.id/ Mohammad Rizal.
Ilustrasi

 

MEMASUKI hari terakhir pelaksanaan Ujian Nasional (UN), baik Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) maupun Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di beberapa provinsi secara umum berjalan lancar dengan memperhatikan protokol kesehatan.

“Pelaksaan ujian nasional sampai saat ini di beberapa daerah yang melaksanakan, kami melihat berjalan baik dan pelaksana di daerah pun menerapkan protokol kesehatan,” kata Plt. Kepala Biro Kerja Sama dan Humas Kemendikbud, Ade Erlangga Masdiana, Kamis (19/3).

Baca juga: Terapkan Social Distancing, KCI Tambah Jadwal Pemberangkatan KRL

Protokol kesehatan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Mendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan Coronavirus Disease (Covid-19) pada satuan pendidikan, dan informasi lainnya dari Kementerian Kesehatan, serta Protokol Operasional Standar (POS) Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) berupa Surat Edaran Nomor 0114/SDAR/BSNP/III/2020.

Kepala Sekolah SMKN 3 Sorong Umar Singgih menjelaskan bahwa sekolahnya menerapkan protokol yang telah ditetapkan oleh BSNP selaku panitia penyelenggara UN tingkat pusat.

"Kami juga menerapkan protokol kesehatan yang ditetapkan BSNP walaupun anak-anak merasa peraturan ini sedikit merepotkan mereka, tapi kami meyakinkan mereka bahwa ini demi kesehatan mereka sendiri. Jadi anak-anak masih tetap semangat untuk melanjutkan sampai hari terakhir,” terangnya.

Kepsek Umar menjelaskan protokol yang dijalankan di lingkungan sekolahnya antara lain, teknisi menyemprotkan disinfektan setiap pergantian sesi di meja, bangku dan perangkat papan ketik komputer, mengganti jabat tangan dengan melipat tangan di dada, serta wajib mencuci tangan menggunakan sabun bagi setiap orang di sekolah.

Sementara itu, Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Mutu Pendidikan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Didik Wardaya mengatakan bahwa pelaksanaan UN tahun ini berbeda karena adanya penyebaran Covid-19.

"Teknis pelaksanaan berbeda dengan sebelumnya karena harus ada tambahan cuci tangan, pembersihan tempat ujian, dan sebagainya,” terangnya.

Disampaikan Didik, proses belajar mengajar di jenjang SMA dan SMK tetap berjalan seperti biasa dengan menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: Seluruh Angkutan Umum Harus Terapkan Social Distancing

“Penekanan kepada kedisiplinan dalam menjaga kebersihan diri, ketersediaan hand sanitizer dan tempat cuci tangan dengan sabun untuk seluruh warga sekolah, meningkatkan frekuensi pembiasaan cuci tangan menggunakan sabun di semua satuan pendidikan, menangguhkan terlebih dahulu kegiatan sekolah yang melibatkan orang banyak atau kegiatan di luar lokasi sekolah, dan memastikan kepada orang tua siswa agar siswa langsung pulang ke sekolah setelah jam pulang sekolah,” pungkasnya.

Ujian Nasional pada jenjang SMK dilaksanakan pada 16 sampai 19 Maret 2020 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Teori Kejuruan. (OL-6)

Baca Juga

DOK PARTAI GOLKAR

Golkar Kembali Sumbang Alat Pencegahan Covid-19 Untuk Tangsel

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 April 2020, 17:13 WIB
Selain disinfektan, Golkar juga menyumbang 15 galon hand sanitizer untuk...
ANTARA FOTO/Moch Asim

Kebutuhan Ventilator di Indonesia Baru Terpenuhi Separuh

👤Hilda Julaika 🕔Selasa 07 April 2020, 16:57 WIB
Saat ini jumlah ventilator di ruang ICU rumah sakit pemerintah (BUMN) baru mencapai 50%. Padahal kebutuhan ventilator untuk penanganan...
Antara

Pegadaian Donasi Ambulans dan Peralatan Medis

👤Atalya Puspa 🕔Selasa 07 April 2020, 15:40 WIB
PT Pegadaian (Persero) menyerahkan satu unit ambulans yang telah dimodifikasi dan peralatan medis ke PMI DKI Jakarta untuk membantu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya