Kamis 19 Maret 2020, 08:23 WIB

Kalsel Optimistis Sektor Pariwisata Kembali Pulih

Denny Susanto | Nusantara
Kalsel Optimistis Sektor Pariwisata Kembali Pulih

MI/Denny Susanto
Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq

 

SEKTOR pariwisata menjadi salah satu sektor yang terdampak dari kasus merebaknya virus korona di berbagai negara termasuk Indonesia. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tetap optimis wabah virus korona segera teratasi dan sektor pariwisata kembali bergairah seperti sebelumnya.

Di Kalsel sebagai langkah antisipasi penyebaran virus korona adalah dengan menutup sejumlah obyek wisata di antaranya obyek wisata Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam dan Bukit Batu Sungai Luar di Kabupaten Banjar yang merupakan obyek wisata di bawah pengelolaan Dinas Kehutanan.

Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq, Kamis (19/3), mengungkapkan pihaknya tetap optimistis wabah korona ini akan segera teratasi dan sektor pariwisata akan kembali pulih. 

"Sebagai langkah pencegahan penyebaran corona maka sejumlah obyek wisata kita tutup sementara. Selanjutnya kita akan membenahi fasilitas di kawasan obyek wisata termasuk upaya sterilisasi kawasan obyek wisata," ungkapnya.

Konsekuensi dari penutupan obyek wisata ini Pemprov Kalsel kehilangan PAD dari dua obyek wisata andalan ini yang diperkirakan sekitar Rp100 juta selama dua pekan masa penutupan. Obyek wisata Tahura Sultan Adam dan Bukit Batu Sungai Luar ini merupakan salah satu obyek wisata andalan di Kalsel dan pada 2019 lalu berhasil meraup PAD sebesar Rp2,8 miliar.

Sementara obyek wisata lainnya diserahkan pada kebijakan masing-masing pemerintah kabupaten/kota. Hanif juga mengatakan pengembangan sektor pariwisata ini menjadi prioritas Pemprov Kalsel. Bahkan Kalsel sudah menargetkan pengembangan sejumlah geosite yang tersebar di sejumlah daerah dan menargetkan Geopark Pegunungan Meratus menjadi Global Geopark pada 2021 mendatang.

Kepala UPT Tahura Sultan Adam, Ainun mengatakan sepanjang 2020 ini Tahura Sultan Adam telah mengantongi PAD sebesar Rp700 juta dan hingga akhir 2020 ditargetkan mencapai Rp3 miliar. 

baca juga: Pasien Positif Korona di Jateng Bertambah dan Satu Lagi Meninggal

"Penutupan sementara dua obyek wisata Tahura Sultan Adam Mandiangin dan wisata Bukit Batu Sungai Luar, terhitung sejak 16 – 29 Maret," ujarnya.

Penutupan ini untuk mengantisipasi hal-hal yang lebih berbahaya seperti penyebaran virus corona, terlebih untuk kesehatan binatang yang ditangkarkan di Tahura Sultan Adam. Kebijakan ini harus dilakukan kendati akan mengalami kerugian finansial karena pertimbangan kesehatan masyarakat lebih utama. (OL-3)


 

Baca Juga

MI/Rendy Ferdiansyah.

BMKG : Aceh Harus Waspadai Cuaca Ekstrem Hingga Pekan Depan

👤Mediaindonesia 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 21:30 WIB
Hingga awal pekan depan 'share line' (belokan angin) masih akan terjadi di...
Istimewa

Penyuluh Harus Masif Kawal Petani Food Estate Kalteng

👤Surya Sriyanti 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 20:55 WIB
PENYULUH pusat dan daerah harus lebih masif mendampingi petani ditarget lokasi food estate di Kabupaten Kapuas, Kalteng. Sebab olah...
ANTARA

Ke Yogya Dalam Kondisi Tidak Fit? Bersiap Dihukum Menyapu Jalan

👤Ardi Teristi 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 18:50 WIB
Wisatawan yang ingin datang ke Yogyakarta juga diminta memastikan diri tidak mempunyai kontak erat dengan orang positif Covid-19 atau...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya