Kamis 19 Maret 2020, 06:19 WIB

107 Museum dari Aceh hingga Jayapura Ikut Perangi Covid-19

mediaindonesia.com | Humaniora
107 Museum dari Aceh hingga Jayapura Ikut Perangi Covid-19

MI/Dede Susianti
Museum Tanah dan Pertanian Bogor

 

MUSEUM di Indonesia bergerak bersama untuk turut mencegah penyebaran virus korona ke masyarakat luas. Hal itu dilakukan lewat berbagai tindakan preventif seperti melakukan tindakan sterilisasi, edukasi wabah dalam bentuk pameran, hingga penghentian sementara operasional 107 museum Indonesia.

Sejak diumumkan adanya pasien Covid-19 di Indonesia, museum-museum di Indonesia memberikan perhatian khusus kepada pengunjung karena museum senantiasa ramai dengan berbagai kunjungan perorangan maupun kelompok.

Seperti yang dijelaskan Koordinator Bidang Program Publik Museum Listrik dan Energi Baru TMII Suryana Adang mengenai kebijakan museum yang dikelolanya.

Baca juga: Beralih ke Kuliah Daring, Kampus UBL Disemprot Disinfektan

“Kunjungan kelompok, kami batasi dengan membagi kelompok besar menjadi kelompok-kelompok kecil 5 hingga 10 orang agar mudah dilakukannya pemantauan saat kunjungan. Kami juga melakukan deteksi suhu tubuh di pintu masuk sebelum kunjungan dilakukan.”

Lain halnya dengan langkah Museum Gunarsa Klungkung, Bali.

“Kami putuskan menunda menerima kunjungan pelajar sementara waktu hingga kondisi menjadi lebih kondusif. Langkah ini kami ambil untuk melindungi para pelajar yang merupakan tunas bangsa” ujar Indrawati Nyoman Gunarsa dari Museum Gunarsa Klungkung.

Saat ini, museum dari berbagai daerah di Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Papua telah melakukan berbagai langkah pencegahan penyebaran. Edukasi dalam bentuk pameran dipilih Museum Sonobudoyo Yogyakarta dengan menggelar Pameran Kesehatan bertajuk “Wabah Semacam Covid-19 Pernah Terjadi Tahun 1918”.

Langkah-langkah pencegahan juga telah dilakukan museum-museum sejak sebelum pengunjung memasuki museum dengan melakukan deteksi suhu tubuh, cuci tangan dengan sabun atau dengan hand sanitizer, dan penyemprotan disinfektan maupun pembersihan dengan alkohol di museum yang dilakukan secara berkala.

“Kami mengapresiasi inisiatif pengelola museum yang secara mandiri telah mengambil langkah-langkah pencegahan penyebaran virus korona ke dan melalui pengunjung museum. Mengelola museum tidak sebatas pada pengelolaan dan konservasi artefak namun memastikan pengujung merasa aman dan nyaman pada saat kunjungan serta tetap sehat setelah kunjungan juga penting. Karena itu, kami terus mendorong pengelola museum untuk mengikuti arahan yang sudah diberikan pemerintah dalam melakukan pencegahan penyebaran virus korona” tegas President ICOM Indonesia Hilmar Farid.

“Dengan terus bertambahnya jumlah pasien Covid-19 di tengah tingginya minat kunjungan museum yang terus berlangsung, langkah penghentian sementara operasional museum yang diputuskan 107 museum negeri maupun swasta dari Aceh hingga Papua merupakan sebuah langkah yang tepat. Saya paham hal ini bukan merupakan sebuah keputusan yang mudah bagi pengelola namun merupakan keputusan yang akan menyelamatkan banyak nyawa manusia” pungkas Hilmar. (RO/OL-1)

Baca Juga

dok pemprov jatim

Rumah Dinas Gubernur Jatim Jadi Posko Command Center Covid-19

👤Aries Wijaksena 🕔Minggu 05 April 2020, 09:56 WIB
Rumah dinas Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang berlokasi di sisi timur Gedung Negara Grahadi Jalan Gubernur Suryo...
Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI)/Tim MI

Jenazah tidak Tularkan Virus

👤Ata/Aiw/RF/J-1 🕔Minggu 05 April 2020, 09:05 WIB
Saat orang meninggal, selnya mati sehingga virus tidak akan berkembang. Sifat virus dalam jenazah sama dengan virus yang ada di tanah,...
MI/ROSMERY C SIHOMBING

Sido Muncul Hadirkan Kebaikan di Tengah Pandemi

👤Ykb/Ten/I-2 🕔Minggu 05 April 2020, 09:05 WIB
Bantuan tersebut untuk membantu upaya melawan pandemi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya