Kamis 19 Maret 2020, 05:59 WIB

Tamu Mancanegara dan Lokasi Ijtima Ulama di Gowa Diisolasi

Antara | Nusantara
Tamu Mancanegara dan Lokasi Ijtima Ulama di Gowa Diisolasi

Medcom
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan YL

 

BUPATI Gowa Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo memastikan acara Ijtima Ulama Dunia Zona Asia di wilayahnya batal digelar. Pemerintah setempat akan mengisolasi para tamu yang terlanjur hadir menunggu jadwal kepulangan mereka.

"Kita sepakat mengisolasi diri sementara di lokasi kegiatan sampai menunggu jadwal pemulangan ke negara masing-masing," ucap Adnan di Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (18/3).

Adnan menyampaikan acara tersebut sedianya diikuti sekitar 8.000 peserta dari 48 negara. Panitia sepakat acara yang dijadwalkan berlangsung lima hari itu ditunda karena mewabahnya pandemi Covid-19 atau virus korona.

Baca juga: Ijtima Ulama Dunia di Gowa Dipastikan Batal

"Baru saja dapat kabar dari Pak Kapolres dan Pak Dandim kalau panitia pelaksananya sepakat menunda kegiatan hingga situasi kembali membaik dari wabah virus corona atau COVID-19," ujar Adnan.

Adnan mengaku terus mendapat penolakan dari berbagai pihak mengenai kegiatan yang terlaksana tanpa izin tersebut. Sejatinya, masyarakat tidak melarang kegiatan tersebut namun tidak tepat di tengah penularan pandemi virus korona.

"Masyarakat kita itu sangat bersahabat dengan siapa saja dan senang dikunjungi. Kegiatan ini dinanti masyarakat kita, tetapi jika itu dalam situasi dan kondisi normal. Tapi sekarang berbeda, ada hal luar biasa terjadi yang masalahnya sama di hampir seluruh dunia yakni Covid-19," katanya.

Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah mengonfirmasi acara Ijtima Ulama Dunia zona Asia di Kabupaten Gowa batal digelar. Pembatalan itu merupakan hasil koordinasi Pemerintah Kabupaten Gowa dan Polda Sulawesi Selatan.

"Setelah berkoordinasi dengan Kapolri serta Kapolda Sulsel dan Bupati Gowa sepanjang malam ini, acara Ijtima Jemaah Tabligh yang akan berlangsung besok resmi kita batalkan," kata Nurdin di akun Instagram pribadinya @nurdin.abdullah, Kamis (19/3).

Sebelumnya, Pemprov Sumsel dan Pemkab Gowa sudah meminta panitia agar menunda acar tersebut karena merebaknya wabah covid-19. Namun, panitia tetap menggelar acaranya dan tamu dari mancanegara kadung berdatangan ke Gowa. (OL-1)

Baca Juga

Antara

Imbas Covid-19 Ribuan Karyawan Hotel di Lombok Barat Dirumahkan

👤Yusuf Riaman 🕔Minggu 05 April 2020, 14:40 WIB
SEDIKITNYA 1.316 karyawan hotel di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) terpaksa dirumahkan akibat merebaknya...
Ilustrasi/Media Indonesia

Dana Reses DPRD Bengkulu Rp6 Milar untuk Penanganan Covid-19

👤Marliansyah 🕔Minggu 05 April 2020, 14:15 WIB
DPRD Provinsi Bengkulu sepakat mengalihkan dana reses atau kegiatan penjaringan aspirasi dari masyarakat untuk penanganan penyebaran wabah...
ilustrasi/mediaindonesia.com

Peran Wartawan Vital untuk Edukasi Covid-19 tapi Minim Dukungan

👤Ardi Teristri Hardi 🕔Minggu 05 April 2020, 13:40 WIB
Wartawan bisa memperjuangkan orang lain, tapi susah memperjuangkan dirinya. Bahkan, untuk mendapatkan masker dan hand sanitizer pun...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya