Rabu 18 Maret 2020, 21:55 WIB

Muktamar Nasional PII ke XXXI di Ternate Ditunda

Hijrah Ibrahim | Nusantara
Muktamar Nasional PII ke XXXI di Ternate Ditunda

MI/Hijrah Ibrahim
Cegah korona Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman melarangan kegiatan yang menghadirkan massa

 

UNTUK mencegah merebaknya virus korona atau covid-19,  Pemerintah Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara,  menunda Muktamar Nasional ke XXXI Pelajar Islam Indonesia (PII) yang dijadwalkan dilaksanakan di Ternate, pada 21 hingga 27 Maret 2020.

Hal ini disampaikan Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman seusai rapat terbatas bersama Sekretaris Daerah Kota Ternate Tamrin Alwi dan Pengurus Wilayah PII Maluku Utara (Malut), di ruang rapat Walikota Ternate, Rabu
(18/03).

Menurut Wali kota, pihaknya sudah mengeluarkan edaran larangan untuk melakukan kegiatan yang menghadirkan banyak orang. Upaya ini dilakukan, guna mencegah penularan virus korona yang menjadi pandemi dunia.

Karena itu, jelas dia, Pemkot Ternate meminta kepada Pengurus Wilayah PII Maluku Utara untuk menunda hajatan Muktamar Nasional XXXI yang dilaksanakan di Ternate.

Wali kota juga menyebutkan, Pemkot Ternate selalu mendukung setiap hajatan yang dilakasanakan di Ternate, apalagi ini merupakan hajatan nasional yang dihadiri seluruh kader PII se Indonesia. Baginya, jika kegiatan tetap dipaksakan, maka tidak efektif karena masyarajkat dilarang terlibat dalam kerumunan.

"Kalau teman-teman memaksakan, maka kegiatan ini berjalan tidak efektif. Sayangkan kalau hajatan nasional tapi jalannya biasa-biasa saja. Kalau teman-teman menunda, Insya Allah Pemkot akan tetap mendukung kapan saja
dilaksankan,"janjinya.

Semntara itu, Ketua Wilayah PII Maluku Utara Sadam Hardi, menyebutkan, jika kebijakan Pemkot Ternate ini demi kebaiakan bersama, maka PW PII Maluku Utara akan menyampaikan laporan ke Pengurus Besar (PB) PII, sehingga
memungkinkan Muktamar XXXI ditunda.

"Ini juga demi kebaikan masyarakat Kota Ternate dan kita bersama, maka kami mendukung dan menerima keputusan Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman," tandasnya. (OL-13)

Baca Juga: Presiden FIFA Usulkan Piala Dunia Antarklub Diundur
Baca Juga: Dicurigai Terkena Korona, 10 WNI Dirawat RS Gandhi, India 

Baca Juga

Antaranews.com

Citeureup Bogor Masuk Zona Merah Covid-19

👤Antara 🕔Selasa 07 April 2020, 21:30 WIB
Jumlah zona merah Covid-19 di Kabupaten Bogor menjadi sembilan...
MI/John Lewar

Bupati Manggarai Barat Serukan Gunakan Masker, Warga: Stok Kosong

👤John Lewar 🕔Selasa 07 April 2020, 21:08 WIB
"Sudah diimbau ke seluruh masyarakat. Karena virus ini bisa menyerang melalui pernafasan,"...
MI/Reza Sunarya

Pemkab Subang Temukan Kasus Pertama Positif Covid-19

👤Reza Sunarya 🕔Selasa 07 April 2020, 21:05 WIB
PEMERINTAH Kabupaten Subang, Jawa Barat mengkonfirmasi  1 pasien positif korona pertama di sana. Pasien merupakan warga  Subang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya