Rabu 18 Maret 2020, 15:23 WIB

Gubernur Sulsel Akui Beli Alat Uji Covid-19 Tanpa Izin Kemenkes

Henri Siagian | Nusantara
Gubernur Sulsel Akui Beli Alat Uji Covid-19 Tanpa Izin Kemenkes

MI/Lina Herlina
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

 

PEMERINTAH Provinsi Sulawesi Selatan membeli dua alat untuk menguji laboratorium virus korona atau covid-19 meski belum mendapatkan izin dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Saya sudah minta Dinas Kesehatan segera menghadap Menkes supaya kita ditetapkan sebagai pemilik laboratorium yang bisa mendeteksi (sampel covid-19)," ujar Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Rabu (18/3).

Baca juga: Bagi Sisiwi SMA Sukma Bangsa Ini Covid-19 Peluang Usaha

Nurdin mengaku menginstruksikan pengadaan alat itu karena melihat penanganan selama ini terlalu lamban.

"Ada empat sampel kita kirim, sudah hari kelima belum ada jawaban. Ini membuat masyarakat jadi stres. Kalau kita bisa mengecek sendiri, hitungan menit saja bisa selesai," jelasnya.

Baca juga: Gubernur Babel Semangati Peserta UNBK di Tengah Wabah Covid-1

Nurdin mengatakan, alat tersebut akan ditempatkan di RS Pendidikan Unhas dan RSUP Wahidin Sudirohusodo.

Menurutnya, RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar dan RS Pendidikan Unhas memiliki tenaga kesehatan yang teruji untuk mengelola alat itu.

"Itu orang-orang sudah teruji semua. Kita cuma belum ada legitimasi dari Kemenkes," ujarnya.

Baca juga: Abaikan Covid-19 Pejabat BUMD Cianjur Liburan ke Eropa

Dengan kehadiran alat itu, lanjut dia, tidak perlu lagi mengirim sampel ke Jakarta. Alat tersebut, imbuh dia, juga bisa digunakan untuk provinsi lain yang membutuhkan.

"Pemprov akan segera melakukan pembenahan laboratorium, kita menambah peralatan yang belum ada. Tinggal menunggu legitimasi atau izin dari Kemenkes," tegas Nurdin.

Adapun dalam upaya mencegah penyebaran virus covid-19 di Sulsel, sejumlah pintu masuk ke daerah ini telah dilakukan pemeriksaan seperti di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dengan memasang thermal scanner atau pemindai suhu tubuh di bagian kedatangan domestik dan internasional.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Prof. Nurdin Abdullah (@nurdin.abdullah) on

Selain itu, seperti tertulis dalam akun Instagram terverifikasi Nurdin Abdullah @nurdin.abdullah, masyarakat Sulsel juga diimbau untuk mengurangi aktivitas, tidak bepergian jika tidak begitu penting, sekolah dan kampus melaksanakan proses belajar jarak jauh, dan tempat bermain anak ditutup.

"Dan melakukan social distancing atau pembatasan interaksi sosial, saya menghimbau untuk melakukannya secara disiplin dan penuh kesadaran untuk mengurangi resiko tertular dan mengurangi penyebaran virus covid19." (Ant/X-15)

Baca Juga

ANTARA/Mohammad Ayudha

KAI Daop 6 Siapkan Aturan Hadapi Normal Baru

👤Agus Utantoro 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 02:40 WIB
Pada pedoman New Normal ini lanjutnya, nantinya pemesanan tiket hanya dapat dilakukan secara online yaitu Aplikasi KAI Access, Web KAI, dan...
ANTARADidik Suhartono

Ratusan Tenaga Medis di Jatim Terpapar Korona

👤Faishol Taselan 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 02:30 WIB
Ratusan tenaga media tersebut terdiri dari 62 perawat, dan 47 dokter dan sisanya adalah tenaga kesehatan dari unsur lain. Semua tenaga...
ANTARA

Dana BLT Mulai Dicairkan di Timor Tengah Selatan

👤Palce Amalo 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 02:15 WIB
Pencarian BLT dana desa dilakukan dilakukan serentak di 266 desa di kabupaten...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya