Rabu 18 Maret 2020, 10:23 WIB

Angin Segar Buat para Pelaku UMKM

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Angin Segar Buat para Pelaku UMKM

Istimewa
Pelaku usaha micro kerap kesulitan dalam mencari pinjaman.

 

TUNAIKU kembali menunjukkan komitmennya untuk mewujudkan inklusi keuangan melalui pendanaan kredit mikro untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Hal itu mereka tunjukan dengan menyalurkan pinjaman kepada lebih dari 100.000 UMKM dalam lima tahun terakhir.

Kepala Kredit Retail Tunaiku Abraham Lumban Batu, mengungkapkan selain berkomitmen  mewujudkan inklusi keuangan melalui pendanaan kredit mikro, mereka juga mengusung prinsip bahwa teknologi harus  meningkatkan taraf hidup seseorang. 

''Oleh karenanya, kami memberikan kemudahan akses pinjaman modal usaha dalam perannya mendorong pertumbuhan UMKM utamanya usaha mikro untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami bersyukur sekaligus bangga, hingga saat ini manfaat dari Tunaiku telah dirasakan oleh lebih dari 100.000 UMKM utamanya pengusaha mikro," ujar Abraham dalam siaran persnya, Rabu (18/3).

Dukungan mereka terhadap pertumbuhan usaha UMKM, lanjut dia, sejalan dengan fokus pembangunan pemerintah Indonesia. Dari data Kementerian Koperasi dan UMKM per 2018, sebanyak 98.7% usaha di Indonesia merupakan UMKM dan sektor ini menyumbang Rp8.400 triliun atau setara dengan 60% dari total PDB Indonesia. 

Dari angka tersebut, UMKM dinilai mampu menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia.

"Persoalannya adalah pelaku usaha masih sulit mendapat akses pinjaman untuk modal usaha dan kalaupun ada bunganya tinggi. Ini tantangan terbesarpengusaha mikro karena sebagian besar dari mereka tidak memiliki agunan."

Untuk menjawab tantangan dan kesulitan yang dialami oleh pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya, Tunaiku hadir melalui layanan kredit tanpa agunan dengan proses yang cepat dan periode angsuran yang relatif lama sampai 20 bulan, sehingga pembayaran setiap bulannya ringan.

Salah seorang pengusaha warung pempek di Depok, Yulaika, mengaku mendapat pendanaan modal usahanya sebesar Rp25 juta rupiah. 

“Awalnya, saya membutuhkan tambahan modal usaha karena saat itu, kondisi keuangan dan keuntungan dari usaha saya sedang mengalami penurunan. Padahal, usaha dan uangnya harus terus diputar untuk mencukupi kehidupan sehari-hari, sekolah anak saya dan untuk usaha,” ujarnya.

"UMKM memberikan kontribusi yang cukup besar dalam pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Oleh karena itu, kami akan terus menyempurnakan pelayanannya untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat utamanya dalam menjawab kesulitan finansial sehingga harapannya bersama Tunaiku kehidupan mereka akan jauh lebih baik kedepannya," kata Abraham lagi.

"Khusus untuk pelaku UMKM, sejalan dengan BI dan OJK yang terus mendorong pembiayaan UMKM, kami berkomitmen untuk memberikan akses dan kemudahan kepada mereka untuk kemajuan perekonomian Indonesia,” pungkasnya. (RO/A-1)

Baca Juga

Istimewa/bpjamsostek

Pelayanan Lapak Asik BPJAMSOSTEK Berjalan Lancar 

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 April 2020, 15:21 WIB
Kegiatan Lapak Asik (Pelayanan Tanpa Kontak Fisik) BPJAMSOSTEK Cabang Jakarta Cilandak demi mencegah penyebaran pandemi Covid-19 sudah...
MI/AKHMAD SAFUAN

​​​​​​​Kementerian Siap Percepat Program Padat Karya Tunai

👤Andhika Prasetyo 🕔Selasa 07 April 2020, 15:20 WIB
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, bekerja sama dengan balai-balai latihan kerja, melaksanakan program...
Antara/M Agung Rajasa

Hampir Semua Industri Telah Turunkan Produksi

👤 Suryani Wandari Putri Pertiwi 🕔Selasa 07 April 2020, 15:10 WIB
Saat ini hanya industri besar dan pasarnya masih ada yang mampu bertahan untuk bisa tetap berproduksi, seperti halnya industri makanan,...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya