Selasa 17 Maret 2020, 23:35 WIB

Kota Medan Tiadakan KBM di Sekolah Karena Covid-19

Yoseph Pencawan | Nusantara
Kota Medan Tiadakan KBM di Sekolah Karena Covid-19

Antara
Seorang pelajar Madrasah Tsanawiyah menunjukan proses belajar mengajar dengan cara daring yang diberikan sekolah di Pondok Cabe,

 

Sejalan dengan surat edaran Gubernur Sumatera Utara yang sudah terbit sebelumnya, Pemerintah Kota Medan memutuskan untuk menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution mengimbau seluruh siswa sekolah, mulai tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga perguruan tinggi untuk belajar mandiri di rumah masing-masing. "Belajar mandiri ini diberlakukan mulai Selasa 17 Maret hingga Senin 30 Maret mendatang," tulis Akhyar dalam surat edarannya, Selasa (17/3).

Menurut Akhyar, kebijakan ini menjadi salah satu langkah preventif yang dilakukan untuk meminimalkan kemungkinan terjadinya penularan virus korona di lingkungan sekolah.

Oleh karena itu, Akhyar menginstruksikan satuan pendidikan di wilayah Kota Medan untuk meniadakan sementara pembelajaran tatap muka di kelas dan melakukan kegiatan belajar di rumah melalui e-learning (belajar online) dengan menggunakan whatsapp (WA) group mata pelajaran, rumah belajar, ruang guru atau jenis pembelajaran online lain dengan bimbingan orang tua hingga waktu belajar mandiri yang telah ditetapkan.

Satuan pendidikan juga diminta untuk menunda pelaksanaan evaluasi pembelajaran atau evaluasi diganti dengan penugasan. Selain itu, Dinas Pendidikan dan satuan pendidikan agar menunda kegiatan perlombaan pendidikan dan perlombaan lain di luar sekolah, termasuk kegiatan outing class/study tour.

Baca juga: Covid-19, Mulai Besok Sekolah di Belitung Libur Dua Pekan

Pada Senin (16/3), Akhyar telah menetapkan Kota Medan berstatus siaga darurat Covid-19. Keputusan ini diambil melalui rapat yang dilakukan bersama sejumlah stakeholder terkait dan unsur forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda).

Selain itu, ada beberapa langkah yang akan dilakukan menyikapi penyebaran virus Covid-19 di Kota Medan. Salah satunya membentuk gugus tugas sesuai Keppres No 7 tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Sebelumnya, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menerbitkan surat edaran mengenai peningkatan kewaspadaan terhadap risiko penularan infeksi Covid-19 di Sumatera Utara.

Dalam surat edaran Gubernur disebutkan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara disepakati untuk belajar mandiri di rumah masing-masing melalui metode belajar jarak jauh bagi siswa kelas X dan XI SMA, SMK dan SLB negeri/swasta mulai tanggal 17 Maret sampai 3 April 2020. (OL-14)

Baca Juga

Antara

Penyelundupan Puluhan Ribu Baby Lobster di Jambi Digagalkan

👤Solmi 🕔Rabu 08 April 2020, 19:30 WIB
BENIH lobster yang akan disleundupkan tersbeut bernilai sekitar Rp4,5...
Antara

Kasus PDP Naik tapi Lampung Klaim Masih Zona Hijau Covid-19

👤Eva Pardiana 🕔Rabu 08 April 2020, 18:30 WIB
Kendati kasus pasien dalam pengawasan (PDP) dan  orang dalam pemantauan (ODP) grafiknya naik terus, Dinas Kesehatan Lampung nyatakan...
MI/Agus Utantoro

DIY Tambah Dua Laboratorium untuk Tes Covid-19

👤Ardi Teristri Hardi 🕔Rabu 08 April 2020, 17:55 WIB
Mulai  Selasa (7/4),  tes Covid-19 di DIY dilaksanakan di Laboratorium  RSUP Sardjito dan Laboratorium di Universitas Gadjah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya