Selasa 17 Maret 2020, 21:30 WIB

Petugas Kesehatan Sangihe Belum Kenakan Baju Pengaman

Antara | Nusantara
Petugas Kesehatan Sangihe Belum Kenakan Baju Pengaman

ilustrasi
Kotak P3K

 

KEPALA Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Jopy Thungari mengatakan, untuk penanganan pasien COVID-19, petugas kesehatan membutuhkan baju pengamanan.

"Petugas kesehatan di Kepulauan Sangihe sampai saat ini belum memiliki baju khusus untuk melindungi petugas kesehatan bila ada pasien yang terjangkit COVID-19," katanya di Sangihe, Selasa.

Kabupaten Kepulauan Sangihe merupakan daerah kepulauan di perbatasan yang membutuhkan perhatian khusus bila ada pasien COVID-19.

"Kita semua masyarakat di Kabupaten Sangihe semuanya sehat dan tidak terjangkit virus korona sebab sampai saat ini petugas kesehatan belum memiliki baju pelindung. Kalau sampai ada yang terjangkit maka sangat membahayakan petugas medis yang akan menanganinya," kata dia.

Dia berharap pemerintah pusat khususnya Kementerian Kesehatan dapat memperhatikan kebutuhan fasilitas kesehatan termasuk baju pelindung bagi tenaga medis di wilayah kepulauan termasuk Sangihe.

"Kami berharap, kebutuhan para medis di wilayah kepulauan menjadi perhatian, sebab bila ada pasien COVID-19, pasti harus ditangani di Sangihe karena tidak ada transportasi khusus untuk membawa pasien tersebut ke Manado, sebab tidak mungkin menggunakan transportasi umum seperti kapal laut dan pesawat," kata dia. (OL-12)

Baca Juga

Antara

Polda Papua akan Bertindak Tegas Selama Tanggap Darurat Covid

👤Ant 🕔Jumat 10 April 2020, 03:18 WIB
Peningkatan status menjadi tanggap darurat  akan berlangsung hingga 6 Mei akibat terus meningkatnya jumlah warga yang positif covid-19...
Antara

Ini Jadwal Rute Kereta yang Terimbas PSBB

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 10 April 2020, 01:28 WIB
Selama periode 10- 23 April 2020 hanya terdapat 7 KA Jarak Jauh yang berangkat dari area Daop 1 Jakarta dengan pengurangan waktu...
Antaranews.com

Aparat Keamanan Papua Tindak Tegas Sepanjang Tanggap Darurat

👤Antara 🕔Jumat 10 April 2020, 00:44 WIB
Peningkatan status menjadi tanggap darurat  akan berlangsung hingga 6 Mei mendatang akibat terus meningkatnya jumlah warga yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya