Selasa 17 Maret 2020, 16:00 WIB

Abaikan Covid-19 Pejabat BUMD Cianjur Liburan ke Eropa

Benny Bastiandy | Nusantara
Abaikan Covid-19 Pejabat BUMD Cianjur Liburan ke Eropa

istimewa
Plt Bupati Cianjur Hrman Suherman

 

SEJUMLAH pejabat teras Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengambil cuti dan berlibur  ke sejumlah negara di Eropa.  Semula mereka akan melaksanakan umrah, karena  ada kebijakan penundaan sementara ibadah umrah oleh pemerintah Arab Saudi, mereka pun mengalihkan liburan selama masa cuti keliling Eropa.

Padahal, di sisi lain, Pelaksana Tugas Bupati Cianjur Herman Suherman, telah melarang para pejabat di lingkungan Pemkab Cianjur termasuk pegawai BUMD, bepergian ke luar daerah bahkan ke luar negeri menyusul mewabahnya virus korona (Covid-19).

Terkait ini, Direktur Teknik Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur, Syamsul Hadi, mengaku tak mengetahui persis negara mana saja yang dikunjungi para pejabat teras Perumdam Tirta Mukti. Hanya sepengetahuannya, mereka sedang mengambil cuti.

"Iya, memang sedang cuti. Perkara berangkat ke mananya, saya tidak tahu persis," kilah Hadi, Selasa (17/3).

Hadi juga mengatakan tak mengetahui persis proses cuti. Biasanya, proses cuti pegawai BUMD diketahui Kepala Daerah ataupun Dewan Pengawas.Cuti pegawai setiap tahun diberikan selama 14 hari. Namun menurut informasi, mereka mengambil cuti selama 9 hari.

Dari informasi beredar, pejabat teras di lingkungan Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur yang sedang mengambil cuti di antaranya Direktur Utama, Direktur Umum, Kepala Bagian Produksi, Kasubbag Kas, dan seorang staf Bagian Produksi.

Mereka berangkat pada 13 Maret lalu. Sesuai jadwal, mereka akan tiba di Indonesia pada 23 Maret. "Tapi kabarnya akan dipercepat kepulangan ke Indonesia. Kabarnya akan pulang pada tanggal 19 Maret," ungkap Hadi.

Plt Bupati Cianjur Herman Suherman membela anak buahnya, menurut Herman, keberangkatan mereka ke luar negeri jauh sebelum menyebarnya virus korona di Indonesia.  Padahal WHO telah mengumumkan virus korona menjadi wabah global awal Maret.

"Jadi, itu kan sebelum ada kejadian luar biasa seperti ini. Mulai sekarang hingga ke depan, sebelum ada pemberitahuan kondisinya seperti apa dari pemerintah pusat, saya imbau agar para pejabat diam di tempat saja," dalih Herman. (OL-13)

Baca Juga: Plt Bupati Cianjur Daftar Bakal Calon Bupati ke PDIP

Baca Juga:  Akibat Korona, Italia Lakukan Karantina Secara Nasional

Baca Juga

Antara

Tambahan 7500 APD dan 37.500 Masker untuk Bali

👤Arnoldus Dhae 🕔Jumat 03 April 2020, 23:50 WIB
Pemprov Bali mendapatkan tambahan 7500 Alat Pelindung Diri (APD) dan 37.500 buah masker dari Pemerintah Pusat untuk mendukung pencehan dan...
MI/Susanto

Gedung Karantina Babel punya Tim Medis Khusus Covid-19

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Jumat 03 April 2020, 23:15 WIB
Pemprov kepulauan Bangka Belitung menyiapkan tim dokter dan perawat untuk menangani ODP dan PDP yang dirawat di gedung...
MI/Widjajadi

Pasien Meninggal karena Covid-19 Bertambah Satu Orang

👤Widjajadi 🕔Jumat 03 April 2020, 22:35 WIB
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (PPC) Kota Solo menginformasikan satu pasien covid-19 meninggal...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya