Selasa 17 Maret 2020, 15:04 WIB

Social Distancing Lebih Baik Ketimbang Lockdown

Rifaldi Putra Irianto | Humaniora
Social Distancing Lebih Baik Ketimbang Lockdown

MI/Fransisco Carollio
Ilustrasi Social Distancing

 

PENGAMAT Transportasi, Djoko Setijowarno, menilai pendekatan menjaga jarak atau social distancing lebih tepat untuk dilakukan saat ini ketimbang melakukan upaya penutupan atau lockdown dalam meminimalkan penyebaran Covid-19 atau virus korona.

Menurutnya, bila pemerintah memberlakuan lockdown dikhawatrikan nantinya akan berimbas pada sektor perekonomian.

"Pendekatan social distancing atau menjaga jarak lebih dikedepankan, agar ekonomi masyarakat tetap berjalan. Dengan kondisi seperti sekarang saja, perekonomian masyarakat mulai menurun. Sektor pariwisata salah satunya mulai menurun yang juga berimbas pada rantai bisnis pendukungnya, seperti persewaan kendaraan, penginapan hotel, kuliner, usaha katering," kata Djoko dalam keterangan resmi yang diterima, Jakarta, Selasa (17/3).

Baca juga: Ancam Sebar Adegan Porno, Seorang Pelajar Diperas

Tak hanya itu, ia juga meminta Pemerintah untuk terus menggencarkan sosialisasi penerapan prilaku hidup sehat kepada masyatakat, serta menggencarkan social distancing dengan menghindari lokasi keramaian seperti area transportasi publik jika tidak terlalu di perlukan.

"Penumpang yang mengalami demam, batuk atau flu, sebaiknya menggunakan masker selama berada di dalam kendaraan. Lakukan pembersihan menggunakan desinfektan terutama setelah mengangkut penumpang yang mengalami demam, batuk atau flu," sebutnya.

Ia menyebutkan, saat mengangkut penumpang dengan gejala mirip flu, disarankan penumpang untuk mengenakan masker. Jika penumpang tidak memiliki masker, diharapkan dapat memberikan masker kepada penumpang.

"Ukur suhu tubuh setidaknya dua kali sehari pada saat sebelum dan sesudah mengemudi. Terutama setelah membawa penumpang yang mengalami demam, batuk atau flu," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Koodinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menyampaikan bahwa social distancing perlu diefektifkan dan disosialisasikan secara gencar untuk meminimalkan penyebaran virus Corona (COVID-19).

Social distancing yang dimaksudkan Mahfud adalah menghindari pertemuan, perkumpulan, dan persentuhan dengan orang lain di dalam kehidupan bersama.

Menurutnya, menghindari kerumunan kalau tidak terlalu penting dan jangan berdekatan dengan orang lain mendorong semua pihak bisa meminimalisir serangan COVID-19.

.

(OL-6)

Baca Juga

Dok. Instagram @ditakarang

Dita Karang Debut di Industri K-Pop

👤Ihfa Firdausya 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 03:35 WIB
NAMA Dita Karang, 23, menjadi perbincangan penggemar K-pop di Indonesia. Dita, gadis asal Yogyakarta, baru saja melakukan...
MI/Mohammad Ghazi

Jelang Kupatan, Penjual Bungkus Ketupat Penuhi Pasar-Pasar

👤Mohammad Ghazi 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 03:15 WIB
Pedagang memanfaatkan momen lebaran ketupat yang menjadi salah satu tradisi di Madura setelah lebaran Idul Fitri untuk menjual bungkus...
ANTARA

Klaim 291 RS Rujukan Diverifikasi

👤MI 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 02:05 WIB
BADAN Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan telah melakukan verifikasi terhadap 291 rumah sakit...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya