Selasa 17 Maret 2020, 13:16 WIB

Rentan Terjangkit, Ini Upaya untuk Ibu Hamil Tangkal Covid-19

Atalya Puspa | Humaniora
Rentan Terjangkit, Ini Upaya untuk Ibu Hamil Tangkal Covid-19

MI/RAMDANI
Ilustrasi Ibu Hamil

 

PERHIMPUNAN Obstetri dan Ginekologi Indonesia Jakarta Raya (POGI JAYA) mengimbau agar perempuan hamil dan anak-anak waspada akan penularan virus novel korona (Covid-19).

Pogi Jaya menilai, perempuan hamil dan bayi yang baru lahir seharusnya dianggap sebagai populasi berisiko utama dalam strategi yang berfokus pada pencegahan dan manajemen Infeksi Covid-19.

Baca juga: Ini 4 Alternatif Salam Tanpa Jabat Tangan Cegah Covid-19

Pasalnya, berdasarkan beberapa contoh kasus pada penanganan Coronavirus sebelumnya (SARS-CoV dan MERS-CoV) dan beberapa kasus Covid-19, dipercaya bahwa ibu hamil memiliki risiko lebih tinggi untuk terjadinya penyakit berat, morbiditas dan mortalitas dibandingkan dengan populasi umum.

Sejen POGI JAYA Ulul Albab menyatakan, meski masih belum diumumkan adanya kasus terpaparnya Covid-19 pada perempuan hamil dan menyusui di Indonesia, namun kedua kelompok ini juga tetap perlu waspada dengan lebih meningkatkan imunitas tubuh mereka.

"Ibu hamil dan ibu menyusui rentan dengan berbagai penyakit akibat perubahan hormonal sehingga secara otomatis daya tahan tubuh mereka lebih rendah," kata Ulul dalam keterangan resmi, Selasa (17/3).

Ulul mengimbau, apabila para ibu hamil dan menyusui mengalami gejala flu dan ataupun gejala yang sama seperti Covid-19, maka harus segera periksakan diri ke dokter kandungan dan mintalah untuk sekaligus melakukan pemeriksaan Covid-19.

Apabila diketahui lebih awal, maka dokter dapat merekomendasikan perawatan terbaik bagi pasien untuk mencegah pemaparan virus tersebut lebih jauh.

Selain itu, POGI JAYA juga meminta agar pihak Rumah Sakit memperhatikan keselamatan para tenaga medis yang sedang hamil saat bertugas. Prioritas alat peralatan keselamatan harus diutamakan bagi para tenaga medis yang sedang hamil tersebut.

Meski demikian, dalam penelitian yang dilakukan dan dipublikasikan oleh Royal College of Obstetricians and Gynecologists, Royal College of Midwives (bidan) and Royal College of Paediatrics and Child Health, dengan masukan dari Royal College of Anaesthetists, Public Health England (Lembaga Keseatan Masyarakat Inggris) and Health Protection Scotland (Lembaga Perlindungan Kesehatan di Skotlandia), hingga kini masih belum ada bukti bahwa virus dapat menular ke bayi selama kehamilan.

Sebagai pencegahan, Ulul mengimbau agar ibu hamil dengan dugaan atau dikonfirmasi coronavirus ketika mereka akan melahirkan, disarankan untuk segera menemui dokter kandungannya serta mengatur rencana kelahiran mereka.

Selain itu, hingga kini belum ditemukan bukti bahwa virus dapat dibawa dalam ASI, sehingga sang bayi dapat merasakan manfaat menyusui melebihi potensi risiko penularan virus korona melalui ASI. POGI JAYA juga menyarankan agar Ibu hamil dengan dugaan atau konfirmasi infeksi Covid-19 harus diobati dengan terapi suportif dengan mempertimbangkan adaptasi fisiologis kehamilan.

Persalinan darurat dan keputusan darurat lainnnya didasarkan pada banyak faktor: usia kehamilan, kondisi sang ibu, dan stabilitas janin. Konsultasi dengan spesialis kebidanan, neonatal, dan perawatan intensif sangatlah penting.

Di tengah penyebaran Covid-19, Ulul mengimbau kepada ibu hamil agar melakukan langkah pencegahan, diantaranya:

  • Konsumsi makanan yang bergizi dan sehat beserta vitamin bagi ibu hamil
  • Hindari keluar rumah apabila tidak diperlukan. Apabila harus keluar rumah, kenakan pakaian tertutup rapat dan masker. Sekembalinya dari rumah, bersihkan badan segera dengan mandi, dan jangan dekati anak sebelum membersihkan badan.
  • Hindari berada di keramaian. Upayakan menjaga jarak satu sama lain apabila beraada di keramaian.
  • Apabila pada ibu menyusui terdapat gejala flu, demamm, sewaktu memberikan ASI, sebaiknya tidak diberikan secara langsung, melainkan dipompa terlebih dahulu dan diberikan melalui peralatan lainnya
  • Segera periksakan diri ke dokter apabila merasa kurang sehat dan memiliki gejala mirip flu.
  • Konsultasikan dengan dokter kandungan mengenai tindakan pencegahan lainnya yang perlu dilakukan sesuai dengan kondisi tubuh.

(OL-6)

Baca Juga

Dok The Media Hotel & Tower

PT Savoria Sumbang Minuman Isotonik dan Masker ke The Media Hotel

👤Henri Siagian 🕔Selasa 07 April 2020, 18:16 WIB
Bantuan untuk tenaga medis dan relawan yang ada di hotel bintang lima itu diterima oleh Director The Media Hotel & Tower Rachmadi...
DOK PARTAI GOLKAR

Golkar Kembali Sumbang Alat Pencegahan Covid-19 Untuk Tangsel

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 April 2020, 17:13 WIB
Selain disinfektan, Golkar juga menyumbang 15 galon hand sanitizer untuk...
ANTARA FOTO/Moch Asim

Kebutuhan Ventilator di Indonesia Baru Terpenuhi Separuh

👤Hilda Julaika 🕔Selasa 07 April 2020, 16:57 WIB
Saat ini jumlah ventilator di ruang ICU rumah sakit pemerintah (BUMN) baru mencapai 50%. Padahal kebutuhan ventilator untuk penanganan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya