Selasa 17 Maret 2020, 11:45 WIB

Pemkot Denpasar Bangun Wastafel di Ruang Publik Antisipasi Covid-

Arnoldus Dhae | Nusantara
Pemkot Denpasar Bangun Wastafel di Ruang Publik Antisipasi Covid-

MI/Arnoldus Dhae
Masyarakat memanfaatkan wastafel publik yang dibangun oleh Pemkot Denpasar, Senin (16/3/2020).

 

PEMKOT Denpasar membangun dan menempatkan wastafe atau tempat untuk mencuci tangan di berbagai ruang publik di Bali. Penempatan wastafel di ruang publik dilakukan untuk mencegah penyebaran virus korona dan edukasi cuci tangan bagi masyarakat. Ini adalah salah satu langkah strategis digalakkan Pemkot Denpasar guna mengantisipasi penyebaran COVID-19 atau virus korona. 

Setelah sebelumnya, dilaksanakan rapat koordinasi Mitigasi Penanganan, Pemkot Denpasar langsung bergerak nyata. Sejak Minggu (15/3) dilaksanakan penyemprotan disinfektan secara serentak. Tak hanya di ruang publik dan perkantoran, kali ini desa/lurah secara serentak turut melaksanakan penyemprotan disinfektan. Selain itu, juga dibangun wastafel di beberapa ruang publik guna mendukung terciptanya masyarakat, yang menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Cuci Tangan Pakai 
Sabun (CTPS).

Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar Dewa Gede Rai Kota Denpasar mengatakan bahwa Pemkot Denpasar secara berkelanjutan terus memaksimalkan langkah preventif guna mencegah penyebaran virus  korona. Beragam upaya telah dimaksimalkan, seperti halnya sosialisasi yang dilaksanakan dengan menggandeng desa/lurah hingga ke banjar-banjar. Pengecekan suhu tubuh dan penyediaan sanitizer di ruang publik, kantor, sarana transportasi siswa serta sekolah sekolah. Kali ini, langkah nyata dengan penyemprotan cairan disinfektan dengan menyasar fasilitas/tempat umum di Kota Denpasar. 

"Kali ini kami melaksanakan penyemprotan disinfektan secara serentak di desa/lurah serta pembuatan Westafel di ruang publik sebanyak 4 buah, sehingga diharapkan kawasan tersebut dapat steril dan upaya pencegahan penyebaran virus korona dapat dimaksimalkan,"  paparnya, Selasa (17/3).

Menurutnya saat sudah dibangun 4 buah wastafel yakni di Lapangan Puputan Badung dan di Taman Kota Lumintang. 

"Dengan dibangunnya wastafel ini masyarakat dapat menerapkan pola hidup bersih dan sehat dengan jalan mencuci tangan dengan baik dan benar," kata Dewa Rai seraya berharap agar fasilitas ini benar benar dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan masyarakat.

Sementara Kadis Kota Denpasar dr. Sri Armini menambahkan selain melakukan disinfektan juga dilaksanakan pemantauan bagi WNA/WNI dengan riwayat berkunjung ke negara tertular, orang yang kontak dengan positif COVID-19, bekerja atau mengunjungi faskes yang menangani kasus. Pengecekan dan pemeriksaan diprioritaskan pada orang yang memiliki riwayat perjalan ke negara tertular dengan sistem jemput bola. 

"Penyemprotan disinfektan ini akan terus kami laksanakan secara bertahap dan berkala dengan menyasar fasilitas publik, dan kami informasikan kepada masyarakat jika menemukan ciri-ciri kasus, masyarakat dapat melapor ke call center 112 dan 223333 yang telah terintegrasi dengan Damakesmas," ujar Sri Armini.

baca juga: Masuk Pintu Bandara Penumpang Dilarang Bersentuhan

Dalam kesempatan tersebut Sri Armini juga mengimbau masyarakat utamanya tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Untuk mencegah serta mengantisipasi penyebaran virus korona, diperlukan kesadaran masyarakat untuk aktif menerapkan PHBS dan CTPS. Hal ini dapat dimulai dari rumah tangga dan keluarga. Sri Armini mengatakan, selain dua hal di atas, diperlukan juga penerapan ketika batuk atau bersin dengan memperhatikan orang-orang sekitar. Hal lainya yang tak kalah penting adalah mengurangi bepergian ke tempat yang ramai atau terdapat kerumunan massa.

"Mari kita bersama waspada, dengan menerapkan bersama upaya cegah dini dan antisipasi, sehingga penyebaranya dapat di blokir dan diantisipasi," paparnya. (OL-3)
 

Baca Juga

MI/Januari Hutabarat

Petani Tapanuli Utara Diminta tidak Jual Beras ke Luar Daerah

👤Januari Hutabarat 🕔Selasa 07 April 2020, 17:43 WIB
Menurutnya  luas lahan panen padi sawah dan padi gogo di daerah tersebut 2020 49.253,34 hektare dengan produksi gabah kering ...
MI/Palce Amalo

PDP Sembuh di NTT Lima Orang, 18 Sampel Negatif Korona

👤Palce Amalo 🕔Selasa 07 April 2020, 17:39 WIB
"Saat ini ODP yang dirawat enam orang dan PDP yang dirawat sembilan orang,"...
blog.ajengnurbayanti

Puskesmas Kejaksaan Cirebon Buka Pelayanan Daring

👤Nurul Hidayah 🕔Selasa 07 April 2020, 17:35 WIB
PUSKESMAS Kejaksan, Kota Cirebon, Jawa Barat membuka layanan daring/online. Hal ini untuk mencegah sebaran virus korana (Covid-19) dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya