Selasa 17 Maret 2020, 11:17 WIB

Satu Pegawai Positif Korona, BNI  Berlakukan Kerja Dari Rumah

Despian Nurhidayat | Humaniora
Satu Pegawai Positif Korona, BNI  Berlakukan Kerja Dari Rumah

Dok BNI
Ilustrasi

 

SATU pegawai PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) dinyatakan positif covid-19, namun saat ini kondisi yang bersangkutan dalam kondisi stabil.

Corporate Secretary BNI Meiliana mengatakan,dalam kesehariannya, pegawai tersebut bertugas di unit yang tidak berhubungan langsung masyarakat, sehingga potensi penularan kepada masyarakat dapat diminimalisir.

“Kami sangat prihatin dengan kondisi ini. Kami berharap proses penyembuhan Beliau berjalan lancar dan dapat segera pulih 100%. Untuk keluarga, kami sampaikan simpati kami, semoga diberi kekuatan dalam menghadapi situasi ini,” ungkap Meiliana dilansir dari keterangan resmi, Selasa (17/3).

Atas hal tersebut, saat ini BNI telah menerapkan penyesuaian sistem kerja yang bertujuan untuk menekan penyebaran virus korona atau covid-19. Tindakan ini merupakan langkah yang diambil BNI dalam rangka memberikan perlindungan maksimal kepada pegawai, keluarganya, dan bahkan nasabah dari kemungkinan terpapar covid-19 yang kini telah menjadi Pandemi global.

BNI menetapkan tiga penyesuaian sistem kerja yaitu Split Operation, Shift Operations, dan Work From Home. Split dan Shift Operation diberlakukan untuk fungsi yang terkait dengan operasional utama dan layanan perbankan.

"Sementara itu, posisi lainnya diterapkan sistem Work From Home atau bekerja dari rumah. Sistem ini hanya diterapkan pada daerah yang telah ditetapkan sebagai daerah dengan kondisi risiko tinggi. Langkah ini diharapkan akan turut menekan laju penyebaran virus korona atau yang dikenal sebagai covud-19 di pusat-pusat penyebarannya, termasuk di DKI Jakarta dan sekitarnya," lanjutnya.

Keputusan tersebut merupakan bentuk kepatuhan BNI terhadap kebijakan pemerintah untuk menghambat penyebaran covid-19. Kebijakan Work From Home ini juga sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo pada Minggu, 15 Maret 2020.

Meiliana menambahkan bahwa, penyesuaian sistem kerja ini berlaku mulai Selasa 17 Maret 2020. Langkah ini diharapkan dapat mengoptimalkan upaya pegawai untuk menjaga kesehatan orang-orang terdekatnya di rumah sekaligus memberikan perlindungan maksimal dari potensi tertular covid-19 selama berinteraksi dengan masyarakat selama bekerja atau dalam perjalanan dari dan menuju kantor.

"Pelayanan perbankan dapat tetap dinikmati oleh nasabah dan masyarakat yaitu dengan memanfaatkan electronic channel yang telah dikembangkan oleh BNI. Teknologi yang diterapkan pada electronic channel BNI ini dapat menemani nasabah dan masyarakat untuk tetap dapat bertransaksi, bahkan 24 jam sehari selama tujuh dari dalam seminggu," ujar Meiliana.

Untuk keperluan transaksi, BNI dikatakan telah menyiagakan layanan digital yang memungkinkan transaksi terjadi tanpa interaksi langsung dengan pegawai bank. BNI Mobile Banking, BNI Internet Banking, BNI SMS Banking, dan ATM BNI dapat dimanfaatkan oleh nasabah selama 24 jam. Bahkan untuk masyarakat yang membutuhkan layanan konsultasi BNI siap untuk melayani melalui Call Center pada nomor 1500046.

Apabila tetap membutuhkan layanan perbankan di cabang, masyarakat pun tidak perlu khawatir karena di setiap kantor cabang, BNI menerapkan protokol pengamanan korona. Protokol tersebut antara lain tindakan Preventif, yakni melakukan pengecekan suhu tubuh kepada semua orang yang masuk dan keluar dari Kantor Cabang BNI.(OL-2)

Baca Juga

Dok Edo Musiclive

Glenn Fredly Meninggal Diduga Meningitis

👤Retno Hemawati 🕔Rabu 08 April 2020, 20:18 WIB
Pelantun Kasih Putih itu dikabarkan meninggal diduga karena menderita meningitis dan sempat dirawat beberapa saat di rumah...
MI/Ramdani

Sembuh dari Korona, Dua Komisioner Ombudsman Pulang ke Rumah

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Rabu 08 April 2020, 19:02 WIB
Ninik mengaku selama menjalani isolasi tidak ada gejala yang signifikan. Meski tanpa gejala, dia tetap mengikuti anjuran dokter selama...
Antara

Dari 218 Kasus Baru Positif Korona, 101 di Jakarta

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Rabu 08 April 2020, 18:25 WIB
Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat, kasus baru terbanyak ditemukan kembali di ibu kota dengan 101 pasien positif....

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya