Selasa 17 Maret 2020, 10:28 WIB

Minimalisir Virus, Bersihkan Ruang Duduk Anda di Pesawat

Fetry Wuryasti | Weekend
Minimalisir Virus, Bersihkan Ruang Duduk Anda di Pesawat

ANTARA/Nyoman Budhiana
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan ke ruangan kabin dan kursi penumpang pesawat Airbus 330 Garuda yang baru tiba dari Korea

JIKA Anda terpaksa harus berpergian dengan pesawat di tengah merebaknya wabah Korona seperti saat ini, tak usah khawatir. Tips ala Naomi Campbell ini mungkin bisa Anda praktekkan.

Belum lama ini, dalam akun instagramnya artis Hollywood tersebut, tampil dengan pakaian lengkap ala astronot dan mendisinfeksi ruang duduknya di dalam pesawat.

"Bersihkan semua yang Anda sentuh," kata Campbell. Meski terlihat berlebihan, apa yang dikatakan Campbell sudah benar.

"Pesawat dan kursi pesawat adalah ruang publik. Kami tahu bahwa kuman dapat hidup di permukaan untuk waktu yang lama, jadi tidak ada salahnya untuk membersihkannya," kata Aaron Milstone, ahli epidemiologi di Rumah Sakit Johns Hopkins, seperti dikutip channelnewsasia.com, Selasa (17/3).

Maskapai besar, termasuk Delta Air Lines dan American Airlines, juga membersihkan pesawat mereka ke berbagai sudut di antara waktu penerbangan.

Andrew Mehle, associate professor mikrobiologi dan imunologi di University of Wisconsin Madison, menekankan bahwa sanitasi ruang penumpang di pesawat harus dilakukan bersamaan dengan mencuci tangan dan mengikuti langkah terbaik lainnya.

Partikel virus, kendaraan transmisi Virus Korona, bergerak di dalam lendir atau air liur. Mereka masuk melalui mata, hidung atau mulut.Virus Korona dapat bertahan di permukaan seperti meja baki, layar sentuh, gagang pintu, dan faucet. Salah satu studi menemukan bahwa virus korona lain, seperti SARS dan MERS tetap menempel pada logam, kaca, dan plastik hingga sembilan hari. Oleh karena itu, desinfektan pada permukaan, atau sabun saat mencuci tangan, akan membunuh virus tersebut.

Ketika Anda sampai di kursi, gunakan tisu desinfektan untuk membersihkan sandaran kepala dan lengan, gesper sabuk pengaman, remote, layar, saku belakang kursi, dan meja baki.

"Seseorang yang sakit dan batuk mungkin menyentuh pintu dan keran, jadi gunakan tisu di kamar mandi lalu gunakan tisu untuk membuka pintu dan untuk menutup keran kemudian membuang yang ada di tempat sampah saat keluar," kata Bernard Camins, direktur medis untuk pencegahan infeksi di Mount Sinai Health System.

Sebuah studi dari Emory University menemukan bahwa selama musim flu, tempat teraman untuk duduk di pesawat adalah di sudut jendela. Para peneliti mempelajari penumpang dan awak pesawat pada 10 penerbangan durasi tiga-lima jam. Mereka mengamati bahwa orang yang duduk di kursi dekat jendela memiliki lebih sedikit kontak dengan orang yang berpotensi sakit. (M-4)

Baca Juga

AFP

Baru Umur Tiga Bulan, Penjualan Album Taylor Swift Lewati 1Juta

👤Bagus Pradana 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 01:05 WIB
Folklore digadang-gadang akan menerima sejumlah nominasi Grammy...
123RF

Spirit Dua Festival dalam KEMBALI20

👤Abdillah Marzuqi 🕔Senin 26 Oktober 2020, 23:10 WIB
Festival daring ini menggantikan Ubud Writers & Readers Festival serta Ubud Food Festival yang tahun ini...
Dok. Blakcwood

Label Tanah Air Hadirkan Furnitur Paduan Italia - Amerika

👤MI Weekend 🕔Senin 26 Oktober 2020, 15:40 WIB
Koleksi terbaru Blackwood dan Ary bergaya campuran Italia dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya